Kepenulisan

9 Persiapan sebelum Menulis Artikel/Blog

Sebelumnya, penulis pernah menulis soal apa yang harus dilakukan setelah menulis artikel/blog. Nah, kebalikannya, untuk kali ini, fokusnya adalah persiapan sebelum menulis artikel/blog.

Olahraga butuh pemanasan sebagai persiapan. Begitupula dengan menulis, pastinya ada persiapan yang harus dilakukan.

Apa saja persiapan sebelum menulis artikel/blog? Yuk simak artikel ini!

1. Media yang Dipakai

Pertama, kita harus menyiapkan dulu media menulisnya. Kalau blog sudah pasti butuh gadget dan content management system. Untuk menulis dengan tangan, perlu alat tulis dan kertas.

Beda media, beda juga alatnya. Meski berkat perkembangan teknologi, sekarang penulis lebih membutuhkan gadget untuk menulis, terutama jika menjalani profesi sebagai content writer. Sudah jarang ada klien yang meminta menulis di atas kertas.

2. Mengonfirmasi Tujuan Artikel/Blog

Ohh, tentu saja menentukan tujuan dari artikel/blog yang mau dibuat harus jelas sebelum kita menulisnya.

Beberapa tujuan dari artikel:

  • Mengedukasi orang-orang soal informasi
  • Konversi
  • Menunjukkan expertise
  • Membangun kepercayaan
  • Menarget audiens yang diinginkan
  • Memberikan arahan kepada audiens

Dalam content marketing, sebaiknya satu artikel/blog hanya fokus pada satu tujuan saja. Jangan maruk ingin punya awareness dan conversion sekaligus karena hasil dan prosesnya nanti jadi tidak fokus.

3. Menentukan Tema

Setelah tujuan tercapai, kita bisa menentukan tema dari tulisannya. Untuk blog, pastikan niche-nya sesuai dengan apa yang mau kita bangun, sesuai dengan prinsip E-E-AT.

Tema ini akan menjadi pilar utama dalam pembuatan konten.

Contoh tema/niche:

  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
  • Agama
  • Kuliner
  • Motivasi
  • Dunia kerja

4. Menciptakan Audience Persona

Kita tidak bisa menargetkan semua orang. Bahkan air putih yang tidak ada rasa saja punya target pasar.

Nah, untuk itulah, sebelum menulis artikel, kita bisa menciptakan user persona yang merupakan pembaca ideal dari tulisan kita.

Bagaimana cara membuatnya? Selengkapnya di tautan ini.

5. Pemilihan Bahasa yang Digunakan

Mungkin ini bisa dibilang beririsan dengan bagian sebelumnya karena bahasa berganutung pada audience persona.

Contohnya, kalau artikelnya menggunakan bahasa Jaksel, itu berarti targetnya adalah warga Jakarta Selatan.

6. Persiapkan Tools Menulis

Wah, sudah mau menulis juga akhirnya ya. Sebelum mulai menulis, persiapkan dulu tools penulis.

Tools ini bergantung pada media menulisnya. Apakah digital atau kertas. Selain itu, bahasa juga yang digunakan juga memengaruhi jumlah/jenis tools menulis yang digunakan.

Beberapa tools menulis pernah penulis jabarkan di tautan ini.

7. Mencari Referensi

Mungkin ada penulis yang mencari referensi di tengah-tengah penulisan. Namun, penulis termasuk tim yang mencari referensi dulu baru menulis agar proses menulis tidak melambat akibat kurang atau tidak ada nya referensi.

Referensi bisa dalam bentuk wawancara narasumber, buku, googling, dll.

Yang terpenting, pastikan referensinya layak dan valid.

8. Waktu Menulis yang Pas

Untuk yang bukan penulis profesional yang jam kerjanya tidak terikat waktu tertentu, biasanya kita bebas saja menentukan kapan mau menulis dan hal ini termasuk persiapan sebelum menulis.

Waktu terbaik untuk menulis adalah pada pagi hari karena manusia berada pada paling kreatif di masa tersebut. Namun, tidak masalah kalau kamu mau menulis di waktu yang lain.

9. Membangun Lingkungan Menulis yang Nyaman

Tidak hanya soal momen, lingkungan menulis juga termasuk persiapan yang wajib dilakukan.

Beberapa lingkungan menulis yang ideal menurut hemat penulis:

  • Tenang
  • Tidak ada polusi suara
  • Sendirian
  • Bersih

Setiap orang punya preferensi yang berbeda-beda.

Persiapan sebelum Menulis Artikel/Blog yang Matang akan Menghasilkan Output yang Luar Biasa

Untuk bisa punya performa olahraga yang bagus, pemanasan adalah salah satu kuncinya. Begitu pula saat menulis, persiapan yang dilakukan sebelum melakukannya perlu dilakukan agar output penulisannya sesuai dengan ekspektasi kita.

Yuk kita persiapkan diri sebelum menulis artike/blog!

Happy writing!

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *