Kepenulisan

Kalimat Interogatif – Tidak hanya Bermanfaat untuk Interogasi

Ketika kita ingin mendapatkan suatu informasi atau jawaban, maka kalimat interogatif adalah kuncinya. Baik itu dari struktur atau pun penyampaiannya.

Loh, memangnya apa itu kalimat interogatif dan contoh kalimatnya?

Apa Itu Kalimat Interogatif?

Kalimat interogatif adalah kalimat yang berfungsi untuk memancing respon berupa sebuah jawaban dari pertanyaan. Bisa dibilang, kalimat interogatif dan kata tanya itu punya persamaan.

Jenis Kalimat Interogatif

a. Total

Kalimat interogatif total digunakan jika kita menginginkan keseluruhan jawaban atas pertanyaan kita. Biasanya jawabannya punya kesimpulan apakah setuju/mengiyakan atau menolak suatu hal.

b. Parsial

Kalimat interogatif total digunakan jika kita cukup mengetahui informasi penting saja, tidak sampai menanyakan opini atau pro/kontra dari pertanyaan kita.

Pertanyaan seperti siapa, dimana, berapa, atau kapan biasanya ada di kalimat interogatif parsial.

Ciri-Ciri Kalimat Interogatif

Mudah saja, ciri-ciri kalimat interogatif sangat terlihat jelas:

  • Ada penegasan -kah jika jenisnya kalimat interogatif total
  • Punya intoasi/tone of voice tinggi/rendah di akhir kalimatnya
  • Memiliki simbol tanda tanya di akhir
  • Menggunakan 5W1H atau kata tanya seperti berapa, bilamana
  • Bertujuan untuk memperoleh jawaban

Manfaat Kalimat Interogatif

a. Mendapatkan Informasi/Knowledge

Tidak tahu akan suatu hal? Kalimat interogatif bermanfaat untuk mendapatkan informasi, sehingga pengetahuan kita bertambah.

b. Membandingkan Informasi antar Narasumber agar Tidak Terjadi Hoax

Menanyakan suatu hal sebaiknya tidak hanya dari satu narasumber atau referensi saja. Ambil/tanya juga dari perspektif lain agar ada POV yang berimbang.

c. Mencegah Miskomunikasi

Miskomunikasi sebenarnya bisa diatasi jika kita bisa bertanya dengan kalimat interogatif yang tepat.

Justru, tidak berani bertanya adalah sumber dari miskomunikasi.

d. Menambah Ide

Suatu pertanyaan bisa jadi sumber inspirasi atau ide. Hal ini diperlukan oleh pekerja kreatif.

Cara Membuat Kalimat Interogatif

Basis dari cara membuat kalimat interogatif adalah jawaban yang kamu inginkan. Contohnya, kalau ingin mengetahui jumlah, maka “berapa” jadi kata tanya yang tepat.

Tentukan juga tone of voice dari kalimat interogatifnya berdasarkan siapa yang ingin kamu tanya. Berbicara dengan bos dan anak buah pastinya harus punya tone of voice yang berbeda?

Contoh Kalimat Interogatif

  • Darimana saja kamu baru pulang jam segini?
  • Dimana pelaku pencurian itu sekarang?
  • Siapa bos komplotanmu?
  • Mengapa kamu melakukan perbuatan ini?
  • Berapa apel yang telah kamu makan hari ini?
  • Apa yang telah kamu kerjakan kemarin?
  • Kapan kamu pergi ke museum?

Dilihat dari contoh kalimat interogatif di atas, mungkin profesi yang paling sering menggunakan kalimat ini adalah jurnalis atau penegak hukum seperti polisi.

Namun, di kehidupan sehari-hari, semua orang bisa menggunakan kalimat interogatif.

Gunakan Kalimat Interogatif dengan Benar!

Kalimat interogatif berfungsi agar kita memperoleh jawaban, jadi, gunakan dan sampaikan dengan benar.

Tidak semua orang ingin memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan, apalagi kalau informasinya berharga, confidential, atau penting.

Semoga dengan kalimat interogatif, kita bisa mendapatkan jawaban atas kekepoan kita 🙂

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *