Kepenulisan

Penulisan Gelar yang Benar – D1-D4, S1-S3, dan Profesi

Gelar adalah salah satu bukti bahwa orang pernah mengenyam pendidikan tinggi. Nah, penulisan gelar yang benar pastinya perlu diterapkan untuk tidak menodai perjuangan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga jadi penguat kredibilitas.

Dalam Google E-E-A-T sendiri, penulisan gelar penulis/editor termasuk dari penerapannya karena melambangkan expertise, authoritiveness, dan trustworthiness. Contohnya, tulisan soal kesehatan (YMYL) yang di-review oleh dokter pasti lebih terpercaya kan? Sama saja dengan tulisan engineering yang di-review oleh orang bergelar S.T. (sarjana teknik).

Jadi, bagaimana cara penulisan gelar yang benar (sesuai dengan EYD (edisi V))?

Cara Menulis Gelar Diploma

Gelar diploma terdiri dari D1, D2, D3, dan D4 serta magister terapan. Berikut cara menulis gelar diploma:

  • A.P. yang berarti ahli pratama (D1)
  • A.M. yang berarti ahli muda (D2)
  • A.Md. yang berarti ahli madya (D3)
  • S.Tr. yang berarti sarjana terapan (D4)
  • M.Tr. yang berarti magister terapan
  • Dr.Tr. yang berarti doktor terapan

Contoh penulisan gelar diploma:

  • Alakazam, A.P.
  • Grogerus, A.Md.
  • Bainuy S.Tr.

Cara Menulis Gelar Sarjana

Gelar sarjana ditulis di belakang nama. Dimulai dari huruf S dan diikuti dengan keilmuan S1-nya.

Berikut berbagai gelar sarjana:

  1. Sarjana Administrasi Bisnis, S.A.B.
  2. Sarjana Administrasi Publik, S.A.P.
  3. Sarjana Administrasi Negara/Niaga, S.Adm.
  4. Sarjana Agama, S.Ag.
  5. Sarjana Agroteknologi atau sebelumnya Sarjana Pertanian, S.P.
  6. Sarjana Antropologi, S.Ant.
  7. Sarjana Arsitektur, S.Ars.
  8. Sarjana Desain, S.Ds.
  9. Sarjana Ekonomi, S.E.Sarjana Akuntansi, S.A.
  10. Sarjana Ekonomi Islam, S.E.I.
  11. Sarjana Farmasi, S.Farm.
  12. Sarjana Filsafat, S.Fil.
  13. Sarjana Hubungan Internasional, S.H.Int.
  14. Sarjana Hukum, S.H.
  15. Sarjana Hukum Islam, S.H.I.
  16. Sarjana Humaniora, S.Hum.
  17. Sarjana Ilmu Gizi, S.Gz.
  18. Sarjana Ilmu Kelautan, S.Kel.
  19. Sarjana Ilmu Kepolisian, S.I.K.
  20. Sarjana Ilmu Komunikasi, S.I.Kom.
  21. Sarjana Ilmu Politik, S.I.P./S.I.Pol.
  22. Sarjana Ilmu Pemerintahan, S.I.P.
  23. Sarjana Ilmu Perpustakaan, S.I.P./S.Ptk.
  24. Sarjana Intelijen, S.In.
  25. Sarjana Kedokteran, S.Ked.
  26. Sarjana Kedokteran Gigi, S.K.G.
  27. Sarjana Kedokteran Hewan, S.K.H.
  28. Sarjana Kehutanan, S.Hut.
  29. Sarjana Kebidanan, S.Keb.
  30. Sarjana Keperawatan, S.Kep.
  31. Sarjana Kesehatan Masyarakat, S.K.M.
  32. Sarjana Komputer, S.Kom.
  33. Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, S.K.P.M.
  34. Sarjana Manajemen, S.M./S.Mn.
  35. Sarjana Manajemen Bisnis, S.M.B.
  36. Sarjana Matematika, S.Mat.
  37. Sarjana Pariwisata, S.Par.
  38. Sarjana Pendidikan, S.Pd.
  39. Sarjana Pendidikan Islam, S.Pd.I.
  40. Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar, S.Pd.SD.
  41. Sarjana Perikanan, S.Pi.
  42. Sarjana Pertahanan, S.Han.
  43. Sarjana Peternakan, S.Pt.
  44. Sarjana Psikologi, S.Psi.
  45. Sarjana Sains, S.Si.
  46. Sarjana Sains Teologi, S.Si.
  47. Sarjana Sains Terapan Pemerintahan, S.S.T.P.
  48. Sarjana Sastra, S.S.
  49. Sarjana Seni, S.Sn.
  50. Sarjana Sistem Informasi, S.SI.
  51. Sarjana Sosial, S.Sos.
  52. Sarjana Syari’ah, S.Sy.
  53. Sarjana Teknik Otomotif, S.T.
  54. Sarjana Teknik Sipil, S.T.
  55. Sarjana Teknik Kelautan, S.T.
  56. Sarjana Teknik Kimia, S.T.
  57. Sarjana Teknik Telekomunikasi, S.T.
  58. Sarjana Teknik Lingkungan, S.T.
  59. Sarjana Teknik Metalurgi, S.T.
  60. Sarjana Teknik Mekatronika, S.T.
  61. Sarjana Teknik Mesin, S.T.
  62. Sarjana Teknik Nuklir, S.T.
  63. Sarjana Teknik Perminyakan, S.T.
  64. Sarjana Teknik Pertambangan, S.T.
  65. Sarjana Teknik Transportasi Laut, S.T.
  66. Sarjana Teknik Elektro, S.T.
  67. Sarjana Teknologi Informasi, S.TI.
  68. Sarjana Teknologi Pertanian, S.T.P.
  69. Sarjana Teologi Islam, S.Th.I.
  70. Sarjana Teologi Kristen, S.Th.
  71. Sarjana Terapan Kepolisian, S.Tr.K.
  72. Sarjana Sains Terapan Pertahanan, S.T.Han./S.S.T.Han.
  73. Sarjana Terapan Pekerjaan Sosial, S.Tr.Sos.

Bisa dilihat bahwa seluruh keilmuan teknik memiliki gelar S.T.

Gelar sarjana matematika S.Mat. tetapi bisa juga menjadi S.Si.

Contoh penulisan gelar sarjana yang benar:

  • Aktuari, S.Si.
  • Barus, S.Kom.

Cara Menulis Gelar Magister

Menulis gelar magister cukup mirip dengan penulisan gelar sarjana. Perbedaannya adalah sarjana diikuti huruf S, sementara gelar magister diikuti huruf M di belakang nama serta rumpun keilmuannya.

  1. Magister Agama, M.Ag.
  2. Magister Kehutanan, M.Hut.
  3. Magister Manajemen, M.M.
  4. Magister Sains, M.Si.
  5. Magister Ilmu Komputer, M.Kom.
  6. Magister Teknologi Informasi, M.TI.
  7. Magister Manajemen Sistem Informasi, MMSI.
  8. Magister Pendidikan, M.Pd.
  9. Magister Akuntansi, M.Ak.
  10. Magister Administrasi Rumah Sakit, M.A.R.S.
  11. Magister Seni, M.Sn.
  12. Magister Farmasi, M.Farm.
  13. Magister Psikologi, M.Psi.
  14. Magister Kenotariatan, M.Kn.
  15. Magister Manajemen Pendidikan, M.MPd.
  16. Magister Teknik, M.T.
  17. Magister Humaniora , M.Hum.
  18. Magister Statistik, M.Stat.
  19. Magister Hukum, M.H.
  20. Magister Administrasi Bisnis, M.AB.
  21. Magister Administrasi Publik, M.AP.
  22. Magister Teknik Industri Sistem, MSIE.
  23. Magister Sistem Teknik Listrik, MSEE.
  24. Magister Sains Akuntansi, MSA.
  25. Master Ekonomi, M.Econ.

Berikut contoh penulisan gelar yang benar:

  • Ayupz, M.H.
  • Arpo, M.Ak.

Cara Menulis Gelar Doktor

Berbeda dengan sarjana dan magister yang mana gelarnya diletakkan di belakang nama. Gelar doktor disematkan di depan nama. Gelarnya adalah Dr. dengan D menggunakan huruf kapital dan r memakai huruf kecil.

Gelar doktor diberikan kepada orang yang lulus S3. Sementara itu, jika pemberian gelarnya adalah kehormatan atau honoris causa, maka gelarnya menjadi Dr. (H.C.).

Berikut contoh penulisan gelar doktor:

  • Dr. Copz.
  • Dr. (H.C.) Amprop

Cara Menulis Gelar Dokter

Penulisan gelar dokter itu hanya berbeda tipis dengan doktor. Gelar dokter adalah dr. sementara doktor adalah Dr.

Gelar dr. disematkan di depan nama. Sementara itu jika dokternya telah menyelesaikan spesialis, maka bidang keilmuannya disematkan di belakang nama.

Beberapa gelar dokter spesialis adalah:

  1. Dokter Spesialis Anak (Sp.A).
  2. Dokter Spesialis Bedah Umum (Sp.B).
  3. Dokter Spesialis Anestesi (Sp.An).
  4. Dokter Spesialis Bedah Anak (Sp.BA).
  5. Dokter Spesialis Bedah Onkologi (Sp.B.Onk).
  6. Dokter Spesialis Bedah Ortopedi (Sp.BO).
  7. Dokter Spesialis Kedokteran Forensik (Sp.F).
  8. Dokter Spesialis Bedah Plastik (Sp.BP).
  9. Dokter Spesialis Bedah Saraf (Sp.BS).
  10. Dokter Spesialis Gizi (Sp.G).
  11. Dokter Spesialis Gizi Klinik (Sp.GK).
  12. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JT).
  13. Dokter Spesialis Konservasi Gigi (Sp.KG).
  14. Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp.KGA).
  15. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (Sp.KO).
  16. Dokter Spesialis Mata (Sp.M).
  17. Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi (Sp.Ok).
  18. Dokter Spesialis Paru (Sp.P).
  19. Dokter Spesialis Radiologi (Sp.R).
  20. Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik (Sp.RM).

Jika dokter spesialisnya adalah lulusan S3, maka Dr. ditulis lebih dahulu daripada dr. Contohnya:

  • Dr. dr. Abuz, Sp.An.
  • Dr. dr. Kope, Sp.G.

Cara Menulis Gelar Lulusan dari Luar Negeri

Gelar akademik dalam negeri (Indonesia) berbeda dengan lulusan luar negeri.

Sarjana disebut dengan Bachelor, magister masih disebut Master, dan doctor of philosophy ditulis Ph.D. Huruf p dan d memakai kapital, sementara h tidak.

Beberapa contoh gelar lulusan luar negeri:

  1. B.A. (Bachelor of Arts)
  2. B.Sc. (Bachelor of Science)
  3. M.A. (Master of Arts)
  4. M.A.T. (Master of Arts in Teaching)
  5. M.B.A. (Master of Business Administration)
  6. M.Ed. (Master in Education)
  7. M.Sc. (Master of Science)
  8. D.B.A. (Doctor of Business Administration)
  9. D.M. (Doctor of Management)
  10. D.P.H. (Doctor of Public Health)
  11. Ph.D. (Doctor of Philosophy)

Contoh penulisan gelar lulusan dari luar negeri:

  • Atyr, B.A.
  • Hurtew, Ph.D.

Biasanya dosen memiliki gelar Ph.D. di belakangnya. Luar biasa bukan? Mencapai gelar doktor, apalagi di luar negeri itu bukanlah perkara mudah.

Bagaimana dengan Drs., Dra., dan Ir.?

Dikutip dari situs Gramedia, gelar tersebut merupakan gelar lama sebelum munculnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 036/U/1993.

  • Drs.: Doktorandus
  • Dra.: Doktoranda
  • Ir.: Insinyur

Yuk Terapkan Penulisan Gelar yang Benar!

Memang ada banyak sekali gelar di dunia ini, tetapi itu bukan alasan untuk menulis gelar dengan salah/asal-asalan ya.

Dalam mendapatkan suatu gelar, pastinya ada perjuangan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Banyak yang dikorbankan untuk mencapai prestasi (gelar) tersebut. Jadi, jangan sampai salah dalam menulis gelar ya.

Cara menghargai perjuangan seseorang untuk mencapai suatu gelar yang bisa kita lakukan adalah menuliskan gelarnya dengan benar jika kita mencantumkan namanya dalam suatu tulisan.

Penulisan gelar seorang penulis/editor bisa bermanfaat dalam penerapan Google E-E-A-T untuk SEO.

Happy writing!

Sumber:

https://www,gramedia.com/best-seller/cara-penulisan-gelar/

https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230822134320-569-989010/cara-penulisan-gelar-yang-benar-diploma-sarjana-magister-doktor#:~:text=Misalnya%20untuk%20gelar%20sarjana%2C%20cara,diikuti%20oleh%20singkatan%20program%20studi.

obgin,usk.ac.id/bagaimana,-penulisan-gelar-dokter-spesialis-berikut-penjelasannya/

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *