Shared media merupakan salah satu pilar dalam strategi digital marketing yang mengacu pada distribusi dan penyebaran konten melalui media sosial serta kanal digital yang melibatkan interaksi dan partisipasi audiens/user. Jadi, syaratnya memang media yang memungkinkan komunikasi dua arah dan interaksi (bukan komunikasi satu arah seperti media massa).
Berbeda dengan paid media yang mengandalkan iklan berbayar dan owned media yang dikendalikan langsung oleh brand, shared media menekankan pada aktivitas berbagi, interaksi, dan distribusi konten antara brand dengan audiens. Konsep ini juga menjadi salah satu bagian dari model PESO (Paid, Earned, Shared, Owned Media).
Shared media adalah media pemasaran yang melibatkan proses berbagi dan mendistribusikan konten melalui kanal digital, terutama media sosial, baik dilakukan oleh brand mau pun audiens.
Contohnya, ketika sebuah perusahaan mengunggah konten di Instagram, kemudian audiens membagikannya ke Instagram Story atau melakukan repost. Aktivitas tersebut membuat konten brand menjangkau pengguna lain melalui jaringan sosial audiens.
Karena melibatkan interaksi dua arah, shared media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran/diseminasi informasi, tetapi juga dapat digunakan untuk membangun hubungan dan komunitas di sekitar sebuah brand.
Shared media memiliki beberapa fungsi penting dalam strategi pemasaran digital, di antaranya:
Salah satu fungsi utama shared media adalah membantu memperluas jangkauan konten di luar audiens yang sudah dimiliki brand.
Ketika pengguna membagikan konten ke jaringan mereka, konten tersebut berpotensi dilihat oleh orang-orang yang sebelumnya belum mengikuti akun atau kanal milik brand.
Shared media memungkinkan brand berinteraksi secara langsung dengan audiens melalui komentar, share, mention, reply, dan berbagai bentuk interaksi lainnya.
Interaksi tersebut dapat membantu meningkatkan engagement sekaligus membuat komunikasi antara brand dan audiens menjadi lebih dekat.
Media sosial memungkinkan brand tidak hanya mengumpulkan audiens, tetapi juga membangun komunitas berdasarkan minat atau kebutuhan tertentu.
Misalnya, brand olahraga dapat membangun komunitas melalui konten mengenai olahraga, tips latihan, hingga aktivitas yang mendorong audiens untuk ikut berpartisipasi.
Ketika audiens secara sukarela membagikan konten, brand dapat memperoleh distribusi tambahan tanpa harus selalu membayar untuk mendapatkan jangkauan tersebut.
Meski demikian, distribusi organik melalui shared media tetap berbeda dengan earned media. Pada shared media, aktivitas berbagi dan interaksi di media sosial menjadi elemen utama dalam distribusi konten.
Ada berbagai bentuk aktivitas yang dapat dikategorikan sebagai shared media. Beberapa di antaranya adalah:
Brand dapat mengunggah konten melalui Instagram, TikTok, Facebook, LinkedIn, X, atau platform lainnya.
Audiens kemudian dapat memberikan like, komentar, membagikan konten, atau membuat percakapan baru berdasarkan konten tersebut.
Misalnya, post timnas banyak yang repost setelah juara ASEAN Cup.
User-generated content (UGC) merupakan konten yang dibuat oleh pengguna dan berkaitan dengan sebuah brand atau produk.
Contohnya adalah pelanggan yang mengunggah video ketika menggunakan suatu produk dan kemudian menandai akun brand tersebut.
Brand juga dapat membagikan kembali konten yang dibuat oleh audiens ke kanal media sosial miliknya.
Aktivitas ini menciptakan hubungan timbal balik karena audiens mendapatkan eksposur, sementara brand memperoleh konten sekaligus meningkatkan interaksi dengan komunitasnya.
Penggunaan hashtag tertentu dapat mendorong audiens untuk membuat dan membagikan konten dengan tema yang sama.
Jika berhasil, kampanye tersebut dapat menghasilkan percakapan dan distribusi konten yang lebih luas di media sosial.
Balasan komentar, quote post, mention, duet, stitch, hingga diskusi antara brand dan audiens juga dapat menjadi bagian dari aktivitas shared media.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa komunikasi dalam shared media tidak hanya berupa publikasi konten, tetapi juga interaksi setelah konten dipublikasikan.
Agar shared media dapat memberikan hasil maksimal, brand perlu membuat konten yang memang memiliki alasan untuk dibagikan oleh audiens.
Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:
Audiens cenderung membagikan konten yang sesuai dengan kebutuhan, minat, atau pengalaman mereka.
Karena itu, brand perlu memahami siapa target audiensnya sebelum menentukan topik dan format konten.
Konten dapat dibuat dengan elemen yang mendorong audiens memberikan respons, seperti pertanyaan, polling, opini, atau ajakan untuk berbagi pengalaman.
UGC dapat menjadi cara untuk melibatkan audiens sekaligus memperbanyak konten yang berkaitan dengan brand di media sosial.
Brand dapat mendorong pelanggan untuk mengunggah pengalaman mereka menggunakan produk dengan hashtag atau mekanisme kampanye tertentu. Misalnya, give away.
Shared media bukan hanya tentang mempublikasikan konten. Brand juga perlu aktif merespons komentar, pertanyaan, dan percakapan yang muncul.
Respons yang konsisten dapat membuat audiens merasa lebih dihargai dan mendorong terbentuknya komunitas.
Mirip dengan merespon Google review karena bagian dari local SEO. Harus aktif!
Shared media akan lebih efektif apabila dikombinasikan dengan kanal lainnya.
Misalnya, brand dapat menggunakan paid media untuk meningkatkan jangkauan awal sebuah konten, kemudian memanfaatkan shared media untuk mendorong interaksi dan distribusi lebih lanjut. Konten tersebut juga dapat diarahkan ke owned media, seperti website atau landing page.
Beberapa kelebihan shared media dalam digital marketing adalah:
Meskipun memiliki banyak manfaat, shared media juga memiliki beberapa tantangan.
Brand tidak sepenuhnya dapat mengendalikan bagaimana audiens merespons atau membagikan sebuah konten. Konten yang diharapkan mendapatkan respons positif juga dapat memicu kritik atau percakapan negatif.
Selain itu, performa konten di media sosial dapat dipengaruhi oleh algoritma platform. Karena itu, brand sebaiknya tidak menjadikan shared media sebagai satu-satunya kanal dalam strategi digital marketing.
Shared media adalah media pemasaran yang mengandalkan aktivitas berbagi, interaksi, dan distribusi konten melalui kanal sosial antara brand dan audiens.
Berbeda dengan paid media yang mengandalkan pembayaran, owned media yang berada dalam kendali brand, dan earned media yang berasal dari eksposur pihak ketiga, shared media menempatkan partisipasi dan interaksi sosial sebagai elemen utama.
Dengan strategi konten yang relevan, interaktif, dan mudah dibagikan, shared media dapat membantu brand memperluas jangkauan, meningkatkan engagement, serta membangun komunitas yang lebih kuat di lingkungan digital.
Kesuksesan dalam SEO... bisa dicapai dengan bikin banyak konten seperti artikel? Apakah betul? Content velocity…
Majas metafora adalah salah satu jenis majas yang sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu melalui perbandingan…
Dalam pengelolaan website, kode status HTTP menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi halaman…
Halo, untuk kamu yang baru banget join ke Reddit, pasti ada rasa frustasi ketika komentar…
Paid media merupakan salah satu pilar utama dalam strategi digital marketing modern dan termasuk bagian…
Google memang tidak melaporkan klik pada laporan AI generatif mereka. Hanya impresi saja. Namun, ternyata…