SEO

Blue Link (Tautan Biru) – Fungsi, Komponen, dan Apakah Masih Relevan di Era AI Search/LLM?

Kalau kamu sedang cari informasi dengan mesin pencari, umumnya mereka akan memberikan barisan berupa tautan yang bisa diklik dengan teks berwarna biru.

Apakah blue link ini masih relevan di era AI search dan LLM? Apa fungsinya?

Apa itu Blue Link

Blue link atau tautan biru adalah title tag berisi judul yang berwarna biru dan muncul di SERP pada mesin pencari dengan secara organik, non Google ads.

Sebelum adanya fitur bermacam-macam di SERP, blue link dikenal sebagai 10 blue link, 10 tautan biru yang ada pada halaman pertama Google.

Fungsi Blue Link

Blue link berfungsi menjadi perwakilan suatu halaman pada SERP dan menjadi pintu masuk bagi user untuk menuju ke suatu halaman pada website.

Bagi brand, blue link bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan brand awareness.

Komponen Blue Link di SERP

Komponen blue link di SERP adalah:

1. Title tag

2. URL

Karena itu, untuk memaksimalkan klik dan peluang untuk terlihat di SERP, kedua komponen ini harus dioptimasi dengan baik.

Perbedaan Blue Link dan Featured Snippet

a. Posisi di SERP

Featured snippet sudah pasti ada di rank paling atas pada SERP jika tidak ada AI overview, sementara blue link belum tentu paling atas.

b. Frekuensi Kemunculan di SERP

Featured snippet juga belum tentu muncul di semua SERP, sementara blue link hampir pasti selalu ada di SERP.

Apakah Blue Link masih Relevan di SERP?

Jawabannya masih. Terlepas adanya efek mulut buaya semenjak ada AI overview, blue link masih relevan, terutama untuk halaman di mana user perlu masuk ke website, seperti halaman yang menarget transactional intent dan lead magnet.

Menurut pengalaman dan data dari pemilik blog ini, blue link masih tetap diklik pada tautan lead magnet dan halaman layanan, tetapi cukup berkurang di artikel/blog post.

Mengapa Title Tag bisa Berbeda dengan Blue Link di SERP?

Google bisa mengubah blue link (hanya pada title tag) sesuai relevansi dengan pencarian user. Mirip meta description, title tag yang kamu set dan di blue link pada SERP bisa berbeda karena alasan tersebut.

Cara Optimasi Blue Link

Cara optimasi blue link sebenearnya sederhana saja:

1. Buat title tag atau judul yang menarik dan memberi sinyal tertentu ke mesin pencari bahwa ini relevan dengan konteks tertentu dan menarik untuk diklik

2. Buat URL yang jelas dan mewakili isi dari halamannya

Yuk Optimalkan Blue Link karena Masih Relevan!

Blue link masih relevan terlepas adanya AI overview, karena itu pastikan komponennya sudah teroptimasi dengan baik (title tag dan URL-nya).

Apakah menurutmu blue link masih relevan?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Studi Kasus SEO – Perbandingan CTR Halaman yang Menarget Transactional Intent vs Informational Intent

Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…

2 days ago

Strategi SEO Content yang Masih Efektif di Era AI

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…

2 days ago

SPIL, Perusahaan Shipping dan Logistic Terbaik di Indonesia – Bukan Tanpa Alasan!

Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…

3 days ago

7 Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…

4 days ago

Pintu: Aplikasi Investasi dan Trading Saham Tertokenisasi

Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…

5 days ago

Website Ada tapi Traffic Nol? Audit Website Gratis via Konsultasi Creativism!

Memiliki website di era digital bukan lagi sekadar gengsi atau formalitas. Banyak pemilik bisnis yang…

1 week ago