SEO

SEO sudah Punya Performa yang Bagus, Apakah masih Tetap Perlu Google Ads?

Salah satu pertanyaan dari pebisnis atau digital marketer yang sudah lama mengoptimasi SEO adalah apakah masih perlu pakai Google ads atau tidak, terlebih jika SEO sudah memberikan hasil yang baik.

Oke, jadi apa jawabannya? Apakah Google ads sudah tidak diperlukan jika SEO sudah baik?

Apakah Masih Tetap Perlu Google Ads ketika SEO sudah Bagus?

Jawabannya tergantung. Alasannya adalah karena tidak semua halaman punya performa yang sama bagusnya di SEO. Jika halaman layanan atau menarget search intent yang transactional masih memiliki performa yang kurang baik dari sisi SEO, maka tidak ada salahnya untuk tetap memakai Google ads.

Di lain pihak, jika mayoritas halaman layanan sudah memiliki performa SEO yang baik, maka tidak menggunakan Google ads bisa jadi opsi. Terlebih lagi jika ingin menghemat budget marketing.

Kapan Masih Tetap Pakai Google Ads ketika Performa SEO sudah Bagus?

Beberapa kondisi ini bisa jadi pertimbangan untuk tetap memakai Google ads ketika SEO sudah bagus:

1. Halaman transactional masih banyak yang belum bagus performa SEO-nya

2. Halaman transactional yang performanya nanggung atau kurang, menghasilkan potensi revenue yang besar

3. Ada budget yang tersedia

4. Tidak hanya menggunakan search ads, tetapi juga di luar search ads

5. ROI dari Google ads masih bagus

Kapan Tidak Perlu Pakai Google Ads Lagi ketika Performa SEO sudah Bagus?

Berikut beberapa kondisinya:

1. Mayoritas halaman transactional punya performa yang baik

2. Ingin menghemat budget Google ads, misalnya alokasi pindah ke SEO atau meta ads

3. Performa SEO bagus, sementara selama ini hanya memakai search ads saja

4. ROI dari Google ads rendah/jelek

Perhitungkan Dampak jika Tetap atau Tidak Lagi Memakai Google Ads

Ketika SEO sudah bagus, memang terdapat opsi untuk tidak lagi memakai Google ads. Namun, pertimbangkan banyak hal, baik itu jika ingin tetap memakai Google ads atau hanya memakai SEO saja untuk mendapatkan traffic/leads/konversi dari mesin pencari.

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Google Autocomplete: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk SEO dan User

Google Autocomplete adalah fitur Google Search yang menampilkan prediksi kata atau frasa ketika pengguna mulai…

24 hours ago

Hari Blogger Nasional – Blogger Masih akan Terus Hidup!

Selamat hari blogger nasional! Hari blogger nasional bertepatan pada tanggal 27 Oktober 2026. Bagaimana sejarahnya?…

1 day ago

Cara Daftar GoFood untuk Perusahaan Beserta Dokumen yang Perlu Disiapkan

Membuka usaha kuliner melalui badan usaha memiliki kebutuhan administrasi yang berbeda dibandingkan bisnis perorangan. Ketika…

1 day ago

Kompres Gambar: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya untuk SEO

Kompres gambar merupakan salah satu langkah optimasi website yang sering dilakukan untuk mengurangi ukuran file…

3 days ago

Majas Alegori: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Majas alegori adalah gaya bahasa yang menyampaikan makna melalui cerita, gambaran, atau rangkaian lambang yang…

3 days ago

Superlatif: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, dan Penggunaannya

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata seperti "terbaik", "tertinggi", "tercepat", atau "paling besar" untuk…

5 days ago