Dulu, featured snippet atau rank 0 adalah jawaban ringkas dari Google atas suatu kueri penelusuran. Sekarang, terdapat Google AI overview yang mirip.
Woah apa bedanya? Berikut penjelasannya!
Tampilannya cukup bereda. Google AI overview secara eksplisit memberikan penjelasan bahwa ada “ringkasan AI”. Sementara itu, featured snippet tidak.
Umumnya, penjelasan di Google AI overview lebih panjang dan komprehensif dari featured snippet. Featured snippet memberi jawaban yang lebih to the point.
Featured snippet umumnya hanya memberi 1 blue link saja. Sementara itu, blue link pada AI overview bisa banyak karena memberikan AI citation ke banyak situs.
Sumber sitasi featured snippet hanya dari satu situs saja, sementara itu Google AI overview bisa mengambil dari banyak sumber sekaligus.
Dari pengalaman, sekarang peluang muncul lebih besar pada Google AI overview, terutama pada kueri yang panjang.
Featured snippet umumnya muncul untuk menjawab kueri pendek dan jawaban to the point dan memancing zero click search.
Persaingan untuk masuk ke featured snippet jelas lebih sulit karena sumbernya hanya satu saja. Sementara itu, Google AI overview mengambil dari banyak sumber. Namun, bukan berarti akan mudah untuk mendapat AI citation di Google AI overview.
Lebih prioritas untuk masuk ke Google AI overview karena bermanfaat untuk branding, meski data kliknya belum diberikan oleh Google. Link di featured snippet masih punya CTR yang bagus dari pengalaman blog ini.
Featured snippet ada opsi opt out. Sementara itu, Google AI overview belum ada di Indonesia, meski pemerintah Inggris meminta untuk ada opsi opt-out.
Jawaban di featured snippet murni dari situs yang dikutip, sementara Google AI overview diringkas (narasi bisa tidak sepenuhnya sama dari sumber) oleh AI-nya Google.
Jawabannya bisa, meski cukup probabilistik. Masuk ke Google AI overview butuh otoritas yang lebih kuat untuk mendapatkan sitasi. Featured snippet bisa cukup dengan jawaban yang to the point dan ringkas.
Situs yang muncul di featured snippet dan Google AI overview memiliki visibilitas lebih tinggi dari situs lainnya. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba untuk mengoptimasi untuk muncul di dua fitur Google ini.
Meski demikian, opsi opt out tetap jadi pilihan, jika situsmu tidak mau dikutip oleh fitur tersebut.
Kamu tim yang mau situsnya muncul di dua-duanya atau tidak mau dimunculkan sama sekali?
How AI Search Changes Keyword Targeting and Authority for Boardinfinity Audiences Introduction Search has entered…
Apakah SEO specialist harus bisa menulis konten? Terkadang pertanyaan ini muncul, apalagi jika pekerjaan SEO-mu…
Menyusun tesis memang adalah bagian yang merupakan keniscayaan bagi mahasiswa S2. Pemilik blog ini telah…
Salah satu pertanyaan dari pebisnis atau digital marketer yang sudah lama mengoptimasi SEO adalah apakah…
Seminar hasil tesis pasti butuh persiapan. Setelah ambil data, analisis, dan ambil kesimpulan, waktunya menyampaikan…
Google update itu tidak hanya core update saja. Terdapat update lain bernama spam update. Woah,…