SEO

Apakah SEO Specialist harus bisa Menulis Konten? Ini Jawabannya!

Apakah SEO specialist harus bisa menulis konten? Terkadang pertanyaan ini muncul, apalagi jika pekerjaan SEO-mu erat dengan content writer atau mengawali karir sebagai SEO content writer.

Hmmm menarik, berikut jawabannya, menurut pemilik blog ini:

SEO Specialist Tidak harus bisa Menulis Konten

Menurut opini pribadi pemilik blog ini, SEO specialist tidak harus bisa menulis konten. Pekerjaan tersebut bisa didelegasikan ke SEO content writer.

Jika bisa menulis, itu adalah kemampuan tambahan yang sangat bagus.

Yang lebih wajib dimiliki SEO specialist adalah skill dalam menyunting dan mengurasi konten agar konten di website bisa berkualitas dan helpful. Mau bagaimana pun content is king.

Kelebihan jika SEO Specialist bisa Menulis Konten

a. Lebih Empati Terhadap SEO Content Writer

Karena bisa menulis, pasti akan ada rasa empati dengan SEO content writer. Hal ini bisa meminimalkan potensi konflik dalam pekerjaan.

Load pekerjaan kepada SEO content writer pun tidak asal-asalan pemberiannya.

b. Lebih Mudah dalam Mengurasi Konten

Karena terbiasa menulis, SEO yang biasa menulis konten bisa lebih mudah dalam mengurasi atau menyunting konten, apalagi jika topiknya adalah expertise dari SEO specialist itu sendiri.

c. Bisa Membuat Blog Sendiri

SEO specialist yang bisa menulis juga bisa membuat blog post sendiri tanpa bantuan orang lain, sehingga lebih hemat biaya (tidak harus merekrut content writer).

Menulis dengan AI juga ada risikonya sendiri untuk SEO (tapi Google memperbolehkan kok haha).

d. Menambah Pundi-Pundi Cuan

SEO specialist yang bisa menulis konten bisa mendapatkan pekerjaan menulis juga, terutama di topik SEO atau digital marketing.

SEO Specialist yang bisa Menulis Konten punya Nilai Tambah

SEO specialist memang tidak harus bisa menulis konten, tetapi SEO specialist yang bisa menulis, akan punya nilai tambah.

Jadi, apakah kamu tidak mau belajar menulis konten atau mau coba belajar?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Majas Simile: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Majas simile adalah salah satu jenis majas yang digunakan untuk membandingkan dua hal berbeda berdasarkan…

4 hours ago

HTTP 200 OK: Pengertian, Penyebab, Dampak SEO, dan Cara Mengatasinya

Dalam pengelolaan website, kode status HTTP menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui apakah halaman…

1 day ago

302 Redirect: Pengertian, Penyebab, Dampak SEO, dan Cara Mengatasinya

Dalam pengelolaan website, pengalihan URL menjadi salah satu aspek teknis SEO yang perlu diperhatikan. Salah…

2 days ago

Atap untuk Bangunan Area Komersial yang Kuat dan Kokoh dengan INTEC Persada

Bangunan komersial seperti ruko, gudang, bengkel, mall, restoran, hingga area parkir membutuhkan material atap yang…

3 days ago

Apakah harus Bikin Konten/Artikel Sebanyak Mungkin agar SEO-nya Sukses?

Kesuksesan dalam SEO... bisa dicapai dengan bikin banyak konten seperti artikel? Apakah betul? Content velocity…

6 days ago

Majas Metafora: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Majas metafora adalah salah satu jenis majas yang sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu melalui perbandingan…

6 days ago