Automasi semakin digalakkan di era AI generatif. Awalnya pembuatan artikel harus melalui jasa content writer, sekarang penulisan artikel bisa dibantu dengan automasi lewat AI generatif. Pertanyaannya, apakah boleh membuat artikel SEO dengan AI/LLM? Berikut jawabannya.
Menurut Google sendiri, tidak masalah untuk membuat konten dengan AI karena buat mereka, yang terpeting adalah kontennya helpful atau tidak untuk user. Jadi, pada dasarnya, tidak masalah untuk membuat artikel dengan bantuan AI. Namun, dari sisi pemilik blog ini, pemakaian AI untuk artikel SEO sangat tidak disarankan untuk niche YMYL.
Kesalahan paling umum dalam membuat artikel dengan AI adalah melupakan “kurasi” atau “penyuntingan” pada prosesnya. Beberapa kesalahan lain adalah:
1. Tidak mempertimbangkan branding dalam penulisan artikelnya
2. Mengetahui ada halusinasi, tetapi tetap di-post
3. Tidak memastikan adanya indikasi plagiasi
4. Tidak menambahkan added value atau information gain dalam artikelnya
Mengautomasi artikel secara berlebihan di sini maksudnya adalah percaya sepenuhnya pada automasi tanpa adanya proses kurasi. Berikut bahayanya:
Ini dampak yang paling mengerikan dari perspektif SEO. Sudah banyak studi yang menunjukkan automasi artikel secara berlebihan hanya akan berdampak buruk bagi SEO dari website, seperti SEO heist dan Grokipedia. Yaitu penurunan traffic yang signifikan.
Karena percaya ke automasi tanpa kurasi, akhirnya tidak jelas bagaimana branding dari artikel karena mau bagaimana pun branding tetap ditentukan oleh manusia.
Jika artikel dari AI mengalami halusinasi, maka bisa menyebabkan kerusakan pada reputasi. Jadi, jangan lupa dengan proses kurasi.
Proses kurasi dan gatekeeping menjadi kunci ketika sudah mengautomasi pembuatan artikel SEO. Ketika workload dari penulisan konten berkurang, bebannya justru berpindah ke tugas kurasi. Kurasi tidak hanya sekedar fact checking, tetapi juga membuat human touch pada artikel AI. Penelitian oleh pemilik blog ini pada tesis S2 juga menunjukkan bahwa kolaborasi authorship AI dan manusia dapat meningkatkan persepsi kredibilitas pesan.
Jadi, jangan pernah melewatkan proses kurasi ya. Kurasi adalah bentuk tanggung jawab dan etika dalam pembuatan konten.
Memulai investasi tidak selalu membutuhkan modal besar. Saat ini, instrumen seperti reksadana pasar uang seperti yang…
Majas simile adalah salah satu jenis majas yang digunakan untuk membandingkan dua hal berbeda berdasarkan…
Dalam pengelolaan website, kode status HTTP menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui apakah halaman…
Dalam pengelolaan website, pengalihan URL menjadi salah satu aspek teknis SEO yang perlu diperhatikan. Salah…
Bangunan komersial seperti ruko, gudang, bengkel, mall, restoran, hingga area parkir membutuhkan material atap yang…
Kesuksesan dalam SEO... bisa dicapai dengan bikin banyak konten seperti artikel? Apakah betul? Content velocity…