SEO

Cara Embed Google Maps di WordPress – Bantu Konversi dari Local SEO-mu!

Di website seperti WordPress, embed Google maps menjadi bagian krusial, terutama jika kamu mengimplementasikan local SEO. Pertanyaannya, bagaimanac cara embed Google Maps (di WordPress)? Di mana tempat embed Google Maps yang enak? Di footer? Atau di content area? Berikut tutorial dan jawabannya.

Cara Embed Google Maps di WordPress

1. Buka Google Maps

2. Ketik lokasi yang kamu ingin embed

3. Klik tombol bagikan

4. Klik sematkan peta, kemudian tentukan ukuran dari embed Google Maps beserta salin HTML-nya

5. Paste HTML yang disalin pada tempat yang ingin kamu embed, contohnya di blog post ini, pakai text ketika paste kode HTML-nya,jangan mode visual ya

6. Selesai

Mudah bukan? Jangan lupa tentukan ukuran embed yang tepat. Kalau bisa, enak untuk dibaca di HP.

Dimana Tempat Embed Google Maps yang Cocok?

Karena embed Google Maps ini bisa menyebabkan distraksi, sebaiknya diletakkan pada footer website atau pada call to actionnya blog post yang biasanya ada sebagai penutup suatu blog post.

Mengapa Embed Google Maps di Website?

Embed Google Maps di Website bisa membantu user-mu untuk mengetahui lokasi dari bisnismu lebih lanjut. Selain itu, adanya embed Google Maps juga meningkatkan kepercayaan user terhadap suatu lokasi. Hal ini jelas positif bagi local SEO.

Ujungnya, embed Google Maps ini bisa meningkatkan kunjungan fisik dan konversi bagi bisnis.

Etika Embed Google Maps di Website

Jika ingin embed Google Maps bisnis orang lain, sebenarnya minta izin dulu, terutama jika sedang kerja sama seperti content placement. Harusnya, pemilik bisnis akan senang dapat embed Google Maps organik, selama sentimen review-nya positif.

Yuk Embed Google Maps di Website, misalnya Wordperss

Dengan embed Google Maps, local SEO akan semakin bagus karena meningkatnya kepercayaan user dan konversi seperti kunjungan fisik. Meski demikian, letakkan embed Google Maps di tempat minim distraksi seperti footer atau akhir dari sebuah blog post (misalnya call to action).

Kalau kamu? Biasanya embed Google Maps di bagian mana Website?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Salah Kaprah Penerapan E-E-A-T, Tidak Sesimple Ataupun Serumit Itu!

November 2022, pekerja kreatif di seluruh dunia dikejutkan oleh hadirnya produk OpenAI bernama ChatGPT. Perusahaan…

8 hours ago

CPL (Cost per Leads) – Biaya untuk Mendapatkan 1 Prospek

Metrik di performance marketing ada banyak, salah satunya adalah CPL atau cost per leads yang…

6 days ago

CAC (Customer Acquisition Cost) – Biaya yang Diperlukan untuk Mendapat 1 Pelanggan

Dalam performance marketing, bahkan SEO. Kita bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi satu…

6 days ago

7 Perbedaan SEO dan GEO – Tidak hanya Beda di S dan G

Dengan kemunculan AI generatif, terdapat istilah baru, yaitu GEO. GEO cukup berbeda dengan SEO karena…

1 week ago

Studi Kasus GEO Indonesia dengan Local Query – Studi pada Prompt “Rekomendasi Nasi Goreng Terdekat” pada Gemini

Studi sebelumnya, pemilik blog ini menguji rekomendasi blog untuk belajar SEO. Studi dengan kueri lokal…

2 weeks ago

Studi Kasus GEO Indonesia – Studi pada Prompt “Rekomendasi Blog untuk Belajar SEO yang Memakai Bahasa Indonesia

Studi sebelumnya menyoroti bahwa GEO memberikan jawaban yang tidak selalu sama meski prompt-nya sama. Meski…

2 weeks ago