Ketika membuat campaign di Google ads, kita pasti akan melihat optimization score atau skor pengoptimalan. Biasanya, selesai mengisi bagian-bagian campaign, seperti headline atau description, optimization score akan naik.
Pertanyaannya, apakah optimization score di Google ads ini harus 100% nilainya? Berapa nilai idealnya?
Optimization score di Google ads adalah skor perkiraan atau estimasi dari performa Google ads. Nilainya 0-100% dengan 100% dianggap sebagai yang sempurna.
Skor ini hanya tersedia di iklan penelusuran, display, tindakan video, aplikasi, performance max, peningkatan peminatan, dan active shopping.
Google mengaku bahwa mereka menghitung optimization score berdasarkan statistik, setelan, status akun, dan kampanye kita sendiri.
Jawabannya, optimization score tidak harus 100%. Namun, jangan terlalu rendah juga.
Setidaknya, skor harus ada tanda centang, bukan tanda tanya atau rambu dilarang masuk.
100% jelas adalah optimization score yang ideal, tetapi dari pengalaman pemilik blog ini, optimization 50% saja masih bisa mendatangkan leads yang sesuai dengan target, bahkan mendatangkan closingyang besar revenue-nya. Namun, tetap perlu skor optimasi yang tinggi, apalagi jika sarannya bagus semua.
Jadi, menurut pemilik blog ini, maksimalkan saja dulu saran-saran dari Google ads agar optimization score-nya maksimal. Namun, dikembalikan lagi ke:
1. Strategi bisnis
2. Tujuan iklan/kampanye
3. Hasil evaluasi berkala
Insight dari praktisi Google ads lainnya, menurut Miftahul Khoir, sebaiknya optimization score minimal 85% dan menurut Jafarul, dijaga minimal 80% agar performanya maksimal. Biasanya, saran jika sudah di atas 80%, suka agak “nyeleneh”, sehingga ketika skor sudah di atas 80-85%, dikembalikan lagi ke kita untuk optimasi/sarannya.
Mudah saja, yang terpenting dalam meningkatkan optimization score adalah melakukan apa yang direkomendasikan oleh Google ads seperti:
1. Menambah kata kunci (tidak semua rekomendasi bagus, bahkan harusnya ada yang masuk ke negative keyword)
2. Mengisi headline dan description
3. Menambah sitelink
Jadi, optimization score Google ads itu tidak harus 100%, tetapi sebaiknya jangan terlalu rendah saja. Yang terpenting, terdapat tanda centang pada iklan Google ads-mu.
Jangan lupa untuk evaluasi berkala performa dari Google ads-mu. Skor optimasi tidak 100%, tetapi mendatangkan konversi dan closing yang diinginkan justru itu tetap baik kok, karena ujungnya yang dilihat adalah konversi atau tujuan dari iklannya sendiri sudah tercapai atau belum.
Referensi:
https://support.google.com/google-ads/answer/9061546?hl=id
Terdapat berbagai jenis backlink, tidak sekedar tautan yang mengarah ke situs kita saja dalam bentuk…
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…