Ads

Pengalaman Berhasil Verifikasi Google Ads setelah Gagal Berkali-Kali

Gagal verifikasi Google ads pasti jadi momok tersendiri bagi praktisi SEM/digital marketing. Apalagi, konsekuensi dari gagalnya verifikasi ini adalah iklannya diberhentikan hingga verifikasinya berhasil.

Google memberikan banyak pertanyaan dan keruwetan dalam sertifikasinya yang diklaim agar hanya pengiklan yang “legit” yang beriklan di mereka. Tidak salah, tetapi sangat membuat risih pengiklan.

Pemilik blog ini juga sempat gagal berkali-kali dalam verifikasi Google ads karena salah menjawab. Berikut adalah pengalaman berhasil verifikasi Google ads-nya pemilik blog ini. Semoga bermanfaat.

Gagal Berkali-Kali Verifikasi Google Ads

Jadi, pertama kali verifikasi Google ads, ada pemberitahuan sebulan sebelum di-pause iklannya di mana harus verifikasi. Setelah mencoba mengisi, gagal ada 3-5 kali dengan alasan Google tidak bisa mengidentifikasi organisasinya. Padahal, dokumen legalitas tempat pemilik blog ini bekerja sudah legit dan diberikan oleh atasan serta approved dari tim legal.

Bikin akun baru Google ads juga seminggu setelah aktif, diminta verifikasi lagi. Ya gak akan ada habisnya kalau begini terus.

Akhirnya Berhasil Verifikasi Google Ads

Pada akhirnya, pemilik blog ini berhasil verifikasi Google Ads. Setelah gagal berulang kali, akhirnya berhasil. Berikut hal yang pemilik blog ini perhatikan dan lakukan:

1. Pastikan apa yang diisi/dijawab di kolom jawaban dari verifikasi Google ads sesuai dengan dokumen legal, bahkan termasuk huruf kecil/kapital. Misalnya juga, pakai nama PT, jangan nama brand

2. Isi dengan kepala dingin, jangan dengan emosi karena rawan menyebabkan typo dan kasih jawaban yang salah

3. Berikan dokumen legal yang sesuai, bahkan pastikan isinya dulu, misalnya terdapat NIB, dan identitas legal perusahaan lainnya

4. Perhatikan alasan gagal verifikasi sebelumnya

5. Jika agensi, maka jangan ragu untuk bertanya dengan klienmu karena verifikasi untuk in-house/agensi atau vendor itu berbeda jawaban saat verifikasinya

Setelah melakukan empat hal ini, akhirnya pemilik blog ini sukses verifikasi Google ads dan bisa menjalankan akun/iklan yang telah distop sebelumnya.

Verifikasi Google Ads memang Ribet, Semoga Berhasil!

Pemilik blog ini akui, verifikasi Google ads ini memang ribet dan menyita waktu. Apalagi kalau gagal, pasti rasanya menjengkelkan.

Karena itu, semoga blog post ini bisa menolongmu yang sedang mengalami kegagalan dalam verifikasi Google ads. Semoga berhasil ya!

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Click to WhatsApp Ads (CTWA) – Simpel dan Cepat untuk Pelanggan

Ketika memasang meta ads, kita bisa mengarahkan prospek atau pelanggan untuk langsung ke WhatsApp. Cara…

4 days ago

Salah Kaprah Penerapan E-E-A-T, Tidak Sesimple Ataupun Serumit Itu!

November 2022, pekerja kreatif di seluruh dunia dikejutkan oleh hadirnya produk OpenAI bernama ChatGPT. Perusahaan…

6 days ago

CPL (Cost per Leads) – Biaya untuk Mendapatkan 1 Prospek

Metrik di performance marketing ada banyak, salah satunya adalah CPL atau cost per leads yang…

2 weeks ago

CAC (Customer Acquisition Cost) – Biaya yang Diperlukan untuk Mendapat 1 Pelanggan

Dalam performance marketing, bahkan SEO. Kita bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi satu…

2 weeks ago

7 Perbedaan SEO dan GEO – Tidak hanya Beda di S dan G

Dengan kemunculan AI generatif, terdapat istilah baru, yaitu GEO. GEO cukup berbeda dengan SEO karena…

2 weeks ago

Studi Kasus GEO Indonesia dengan Local Query – Studi pada Prompt “Rekomendasi Nasi Goreng Terdekat” pada Gemini

Studi sebelumnya, pemilik blog ini menguji rekomendasi blog untuk belajar SEO. Studi dengan kueri lokal…

3 weeks ago