Sebagai praktisi yang sudah hampir 4 tahun berkarir di SEO, pemilik blog ini ingin sedikit berbagi keluh kesah atau lika-liku. Terdapat juga kekurangan berkarir dalam SEO, sehingga ada saatnya jenuh atau bahkan mungkin ada rasanya ingin coba yang lain.
Wah, memang apa saja kekurangan berkarir/bekerja sebagai SEO? Berikut penjelasannya. Kalau kamu newbie, siap-siap dengan hal ini ya!
Sejujurnya, pekerjaan SEO itu cukup repetitif, terutama jika bagian technical SEO-nya sudah diperbaiki semua. Rutinitas yang paling sering adalah bikin riset audiens, riset keyword, content plan dan upload blog post atau mengecek potensi backlink. Analisa kompetitor juga tidak setiap hari dilakukan. Melihat data dalam mingguan juga tidak terlalu kelihatan hasilnya.
SEO adalah “pekerja di balik bayangan”. Hasil pekerjaan lama terlihat. Combo sudah untuk rawan dianaktirikan oleh manajemen. Berbeda dengan media sosial yang kalau kontennya viral atau digital ads yang jika ROAS-nya moncer, bisa dipamerkan di meeting, sehingga mendapatkan tepuk tangan para manajer.
Untuk orang SEO level individual contributor. Bisa jadi hanya mereka saja yang mengerti soal SEO di tempat mereka bekerja, sehingga menghasilkan banyak tantangan, terutama di komunikasi.
Tidak jarang, banyak kejadian miskomunikasi dengan klien atau manajemen, serta tim lainnya.
Banyak potensi kolaborasi yang harus dilakukan orang SEO, misalnya dengan tim:
1. IT/developer
2. Konten
3. PR
4. Frontliner
5. Manajemen
6. Finance
7. Tim marketing lain
8. Pemilik situs lain
Sehingga, banyak harus komunikasi dan kolaborasi. SEO kerjaan yang pas untuk introvert? Yakin?
SEO itu penuh dengan istilah teknis karena kita bekerja dengan mesin juga (mesin pencari). Untuk orang yang baru terjun, pasti akan kaget karena berasa menambah vocabulary yang banyak dalam waktu singkat.
Contoh istilah yang cukup advanced di SEO:
1. Crawl budget
3. Google dance
4. Click depth
Sering banget SEO itu dikira tukang sulap. Hanya dengan optimasi sekian cepat, tiba-tiba ranking 1 di Google. Padahal, effort untuk mencapai hal itu tidaklah instan.
Parahnya, terkadang klien dengan budget tidak memadai meminta hasil yang tidak realistis.
SEO itu harus banyak sabar karena:
1. Orang lain belum tentu mengerti apa yang kita lakukan
2. Kolaborasi dengan banyak orang/tim
3. Dependensi dengan tim lain. Kalau tim lain juga tidak kerja, hasil dari SEO juga tidak akan terlihat. Contoh, jika aspek technical SEO tidak kunjung diperbaiki tim IT, ya performa SEO akan terus zonk
4. Banyak perubahan yang terjadi pada lanskap pencarian
5. Hasilnya belum tentu terlihat dengan cepat, bahkan bisa jadi lama
6. Suka disangka cuma tukang upload artikel saja
7. Terkadang, atasan atau klien tidak mau teredukasi
Lanskap pencarian/mesin pencari terus mengalami perubahan dengan cepat (pernah saya jelaskan di kekurangan SEO). Contoh yang terbaru adalah munculnya LLM seperti ChatGPT serta Google membuat AI overview. Jadi, SEO harus adaptif dengan perubahan tersebut.
Yang tidak mau adaptif? Pasti akan pensiun dini.
SEO harus sering membaca berita SEO terkini, serta terus belajar lagi karena “waktu paruh” ilmu ini sangat pendek.
Terakhir ya, kalau mau naik jenjang karir, misal menjadi CMO (chief marketing officer) atau marketing lead/manager, maka seorang SEO juga harus belajar dan mengerti kanal lain juga seperti media sosial dan digital ads, serta e-mail dan komunitas.
Dari penjelasan ini, apakah kamu masih tertarik untuk berkarir/bekerja sebagai SEO? Kalau pemilik blog ini sih masih. Mau bagaimana pun, SEO akan tetap dipakai karena bisnis tidak bisa terus-terusan bergantung dengan digital ads.
Jika kamu masih mau berkarir/bekerja sebagai SEO. Pahami tulisan ini baik-baik ya 🙂
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…