Ilmu Komunikasi

Tier/Level/Tingkatan dalam Komunikasi – Diri Sendiri hingga dengan Masyarakat Luas

Dalam ilmu komunikasi, terdapat level komunikasi loh. Eh, tapi maksud level di sini bukan tingkat kejagoan/keahlian komunikasi. Level komunikasi ini juga bisa dikatakan sebagai tier atau tingkat.

Apa saja Tingkatan dalam komunikasi? Berikut jawabannya berdasarkan McQuail.

Tingkatan dalam Komunikasi

a. Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi intrapersonal ini adalah komunikasi dengan diri sendiri atau bisa dibilang adalah self-talk atau pemrosesan infromasi di dalam diri seseorang/kognisi.

Contoh komunikasi intrapersonal adalah menulis, berpikir, dan menggambar.

Contoh teori komunikasi intrapersonal: social cognitive theory

b. Komunikasi Antarpribadi (Interpersonal)

Komunikasi antarpribadi atau interpersonal adalah komunikasi secara langsung dengan orang lain dan bersifat informal/pribadi.

Contoh komunikasi interpersonal adalah suami dan istri yang sedang berbincang soal keuangan rumah tangga mereka (hubungan bersifat diadik).

Contoh teori komunikasi interpersonal: social penetration theory

c. Komunikasi dalam Grup/Kelompok

Komunikasi dalam grup/kelompok adalah komunikasi yang terjadi dalam grup/kelompok secara langsung. Setiap orang punya peran dalam grup, tetapi tidak ada hierarkinya. Kepentingan komunikasi juga bukan pribadi, tetapi untuk grup.

Contoh komunikasi dalam grup adalah komunikasi untuk menentukan mau main bola di mana dan jam berapa selanjutnya setelah beres bermain sepak bola.

Contoh teori komunikasi dalam grup: teori kovergensi simbolis

d. Komunikasi Antarkelompok/grup

Komunikasi antarkelompok/grup adalah komunikasi yang jelas terjadi antara satu grup dengan grup lainnya. Nah, setiap wakil grup ini punya peran dan melibatkan kepentingan kelompok masing-masing.

Contoh komunikasi antarkelompok/grup adalah wakil komunitas bola A dan wakil komunitas bola B mau sparing dan pengaturan jadwal ketika mereka bertemu secara tidak sengaja.

Contoh teori komunikasi antar grup: teori identitas sosial

e. Komunikasi Organisasi

Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang terjadi di organisasi, bersifat formal, dan hierarkis, serta mengedepankan efisiensi. Contohnya, anak buah punya rantai komando ke atasannya. Jadi, jalur komunikasi tidak ke CEO langsung.

Contoh komunikasi organisasi adalah SPV yang memberikan informasi berupa delegasi tugas kepada masing-masing anak buahnya.

Contoh teori komunikasi organisasi: network theory

f. Komunikasi dengan Masyarakat Luas/Komunikasi Massa

Komunikasi dengan masyarakat luas atau komunikasi massa adalah komunikasi yang dilakukan kepada masyarakat luas, baik itu lewat media massa atau pun secara langsung. Umumnya, tidak ada respon langsung dari pesan yang disampaikan komunikasi serta pesannya punya kepentingan bagi masyarakat luas.

Contoh komunikasi secara langsung: lewat orasi atau pidato

Contoh komunikasi secara tidak langsung: lewat berita media cetak

Contoh teori komunikasi massa: teori kultivasi

Manfaat Mengetahui Tingkatan dalam Komunikasi

Banyak manfaatnya, termasuk secara akademis atau pun praktis.

a. Manfaat Akademis

Contoh manfaat akademis:

1. Membuat esai akademik yang menarik

2. Ide penelitian atau tugas akhir

3. Berkontribusi pada ilmu pengetahuan dengan membuat jurnal ilmiah, sesuai dengan teori pada tingkatan komunikasi

4. Mengisi kesenjangan (gap) dalam dunia riset

b. Manfaat Praktis

Contoh manfaat praktis:

1. Mengembangkan/menjaga hubungan dengan orang lain

2. Menurunkan peluang terjadinya miskomunikasi

3. Menulis press release atau berita dengan lebih beretika

4. Lebih ekstra hati-hati dalam merangkai/menyusun pesan (encoding)

Komunikasi Terjadi di Berbagai Tingkatan/Level!

Jadi, banyak sekali ya tingkatan dalam komunikasi. Komunikasi antarpribadi jelas akan berbeda dengan komunikasi dengan masyarakat luas. Karena itu, kita sebagai komunikator perlu membuat pesan yang berbeda-beda, tergantung/sesuai dengan jumlah orang yang akan menerima pesan, tipe audiens, kepentingan yang dibawa, dll.

Kalau kamu, sedang mempelajari tingkatan komunikasi apa?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Salah Kaprah Penerapan E-E-A-T, Tidak Sesimple Ataupun Serumit Itu!

November 2022, pekerja kreatif di seluruh dunia dikejutkan oleh hadirnya produk OpenAI bernama ChatGPT. Perusahaan…

9 hours ago

CPL (Cost per Leads) – Biaya untuk Mendapatkan 1 Prospek

Metrik di performance marketing ada banyak, salah satunya adalah CPL atau cost per leads yang…

6 days ago

CAC (Customer Acquisition Cost) – Biaya yang Diperlukan untuk Mendapat 1 Pelanggan

Dalam performance marketing, bahkan SEO. Kita bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi satu…

6 days ago

7 Perbedaan SEO dan GEO – Tidak hanya Beda di S dan G

Dengan kemunculan AI generatif, terdapat istilah baru, yaitu GEO. GEO cukup berbeda dengan SEO karena…

1 week ago

Studi Kasus GEO Indonesia dengan Local Query – Studi pada Prompt “Rekomendasi Nasi Goreng Terdekat” pada Gemini

Studi sebelumnya, pemilik blog ini menguji rekomendasi blog untuk belajar SEO. Studi dengan kueri lokal…

2 weeks ago

Studi Kasus GEO Indonesia – Studi pada Prompt “Rekomendasi Blog untuk Belajar SEO yang Memakai Bahasa Indonesia

Studi sebelumnya menyoroti bahwa GEO memberikan jawaban yang tidak selalu sama meski prompt-nya sama. Meski…

2 weeks ago