SEO

7 Perbedaan Google Ads dan Google Adsense – Sama-Sama Ada “Ads”, Ternyata Beda!

Google ads dan Google adsense itu berbeda loh meski penyedia teknologinya sama-sama dari Google. Apa perbedaannya? Berikut jawabannya!

1. Target Pemakai

Target pemakai Google ads adalah advertiser atau orang yang ingin beriklan di Google. Sementara itu, target pemakai Google adsense adalah publisher atau kreator konten yang ingin memonetisasi situs/akunnya dengan adsense dari Google.

2. Cara Kerja

Google ads bekerja dengan bid keyword agar bisa ranking lebih di atas pada kueri atau keyword tertentu di SERP dan menggunakan sistem pay per click. Sementara itu, cara kerja Google adsense adalah menampilkan iklan pada situs atau video YouTube. Bisa iklan otomatis atau ditentukan oleh publisher-nya sendiri untuk monetisasinya.

3. Monetisasi

Monetisasi Google ads adalah dengan return dari pembelian lewat kanal tersebut (SEM). Sementara itu, monetisasi lewat Google adsense adalah murni lewat jumlah tayangan dari adsense-nya. Jadi, tayangan iklan Google ads tidak menjamin adanya monetisasi.

4. Biaya yang Dikeluarkan

Google ads secara jelas menentukan biaya yang dikeluarkan per kata kunci yang ditarget. Sementara itu, Google adsense gratis pendaftarannya. Namun, biaya yang dikeluarkan bagi publisher adalah “usaha” untuk memperbagus blog atau konten YouTube-nya agar bisa diterima sebagai publisher Google adsense.

5. Persyaratan Usia untuk Memiliki Akun

Google ads tidak memiliki persyaratan usia untuk memiliki akunnya. Berbeda dengan Google adsense yang perlu KTP, terutama untuk nanti ketika verifikasi dan pengiriman PIN.

6. Penarikan Saldo

Google adsense perlu 100 USD untuk bisa menarik saldo. Sementara itu, Google ads tidak ada saldo minimal untuk penarikan.

7. Risiko dari Klik Iklan

Risiko dari klik iklan di Google ads cenderung hanya berkurang saldo saja. Sementara itu, risiko dari klik iklan Google adsense, secara berlebihan atau disebut bom klik adalah penutupan akun Google adsense untuk selamanya.

Perbedaan antara Google Ads dan Google Adsense Sangat Jelas!

Jadi, meskipun sama-sama ada Google dan ada “ads”, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dan jelas. Terutama dari target pemakai. Google ads ditargetkan untuk advertiser atau pengiklan, sementara Google adsense menarget publisher seperti blogger dan YouTuber.

Kalau kamu? Apakah pernah pakai dua-duanya? Jangan lupa bahwa situs yang memakai Google adsense sama sekali tidak boleh memakai paid traffic seperti Google ads.

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Perbedaan Writer dan Author – Sesama Penulis? Ada Bedanya!

Istilah writer (penulis) dan author (pengarang/pencipta) sering kali dianggap memiliki makna yang persis sama. Padahal,…

8 hours ago

Perbedaan Content Writer dan Script Writer – Mulai dari Tugas hingga Output Pekerjaan

Memahami perbedaan antara content writer dan script writer sangat penting bagi pemilik bisnis, pemasar digital,…

11 hours ago

Blog vs Media Sosial – Ada Perbedaan, tetapi Integrasi lebih Baik!

Di era digital yang bergerak cepat, pertanyaan mengenai efektivitas antara blog dan media sosial sering…

17 hours ago

Mengenal Dunia Trading Saham: Antara Peluang Keuntungan dan Manajemen Emosi

Aktivitas perdagangan aktif di bursa efek menawarkan dinamika yang sangat menarik bagi mereka yang memiliki…

19 hours ago

Potensi dan Masa Depan Penerapan Sistem Solar Panel Indonesia

Sebagai negara kepulauan yang terletak tepat di garis khatulistiwa, Indonesia dianugerahi intensitas radiasi sinar matahari…

20 hours ago

Membalas Google Review dengan Template Pesan? Apakah Boleh?

Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…

1 day ago