Pemilik blog ini yakin, frustasi akan traffic yang tergerus karena hadirnya AI overview dan LLM tidak hanya dirasakan oleh situs bisnis atau brand, tetapi juga blogger.
Brand masih memiliki solusi seperti halaman yang menarget transactional quries seperti product page. Blogger? Justru lebih rentan karena mayoritas tentu mengandalkan konten informational intent.
Jadi, apakah blogging masih relevan di era AI overview? Bagaimana tips blogging di era seperti ini?
Oke, pemilik blog ini tidak akan sugar coating. Blogging di era AI overview masih relevan karena AI butuh informasi baru, tetapi tantangan bagi blogger atau publisher yang blogging semakin berat karena user belum tentu masuk ke situs karena adanya AI overview yang memungkinkan user untuk dapat informasi tanpa mengklik situs.
Pengalaman pemilik blog ini, sejak ada Google AI overview dan LLM, traffic dari Google cukup berkurang. AI assistant traffic juga tidak sebanyak organic traffic.
Memang tantangan berat, karena itu perlu cara untuk bertahan atau survive. Berikut tips blogging, baik itu untuk personal blogger atau brand yang blogging di situsnya:
Jadi, tidak hanya dari traffic saja cuannya. Kamu juga harus menjual sesuatu di blog kamu. Misalnya, blog ini menjual:
1. Jasa SEO
2. Content placement/guest posting
Sebagai target search intent transactional.
Non-commodity content adalah konten first hand experience yang sulit ditiru oleh AI.
Contohnya, di blog ini ada penjelasan pengalaman SIMAK UI Pascasarjana dan pengalaman menyusun tesis.
Brand mention penting di era AI overview dan LLM. Jangan lupa untuk cantumkan brand-mu dan jelaskan brand-nya secara konsisten.
Jangan terlalu gado-gado, cantumkan expertise yang jelas, serta perkuat topical authority di topik tertentu.
Teks saja sepertinya mulai tidak cukup.
Berikan modalitas tambahan seperti gambar atau embed video.
Bahkan repurposing bisa jadi jalan yang bagus. Misalnya konten blog post di-mirroring ke media sosial.
Implementasi off-page SEO seperti lakukan content placement di blog lain.
Jangan lupa untuk cantumkan brand mention dan penjelasan tentang brand-mu.
Contohnya kerja sama blog ini dengan blog momopururu.com -> https://www.farisyudza.com/cari-inspirasi-liburan-bersama-anak-di-momopururu-com/
Di era Google AI overview, memang tantangan jadi lebih berat. Namun, ada peluang visibilitas di AI overview dan LLM.
Untuk bertahan, kamu bisa menjual sesuatu, perbanyak kerja sama dengan blog/situs lain, repurposing, buat non-commodity content, dan brand mention yang tepat.
Apakah kamu masih blogging saat ini? Semangat!
Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…
Ketika masuk kelas baru habis naik kelas atau naik tingkat, serta berbaur dengan mahasiswa jurusan…
Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia SEO, Anda mungkin pernah mendengar istilah "domain authority." Banyak…
Memilih warna untuk hunian kadang terlihat sederhana, namun hasil akhirnya bisa sangat berbeda dari yang…
Memahami bagaimana audiens berinteraksi dengan media merupakan langkah awal yang krusial dalam menyusun strategi konten.…
Dalam tata bahasa Indonesia, setiap kata memiliki peran tertentu untuk menyampaikan pesan secara jelas dan…