Dalam optimasi SEO, pilar-pilarnya adalah termasuk on-page dan off-page. Wah, on dan off ya. Apa tuh perbedaannya? Bukan hidup mati seperti tombol on dan off di alat elektronik ya.
Berikut perbedaan dari pilar tersebut!
Tempat optimasi on-page adalah di dalam situs (misalnya blog atau landing page), sementara optimasi off-page SEO dilakukan di luar situs seperti blog orang lain (content placement) dan media sosial.
Komponen dan metrik yang terkait dengan on-page SEO adalah:
Sementara itu, komponen yang terkait dengan off-page SEO adalah:
Subjektif pemilik blog ini, on-page SEO lebih mudah dioptimasi karena punya kuasa lebih besar (karena optimasinya di situs sendiri). Sementara itu, off-page SEO lebih sulit karena bukan kita yang punya kuasa atas situs, tetapi orang lain (misalnya, pemilik situs tempat kita ingin content placement).
Dampak dari on-page SEO bisa lebih cepat dirasakan seperti pertumbuhan traffic karena rajin buat blog post. Namun, dampak off-page SEO akan lebih lama terasa karena pada dasarnya, off-page SEO itu mirip dengan membangun reputasi.
Prioritas ini subjektif, kembali kepada tujuan SEO-nya. Jika kurang branding, maka off-page SEO harus lebih agresif. Sementara itu, jika ingin membangun topical authority, maka on-page SEO bisa jadi prioritas pertama.
Tergantung prioritas, keduanya sama-sama butuh budget dan besarannya sebaiknya setara 1-5 juta rupiah per bulan (paling sedikit, dengan catatan tidak perlu advertorial di media nasional dan semua penulis berstatus freelancer).
Ada juga cara gratis seperti membuat post atau page sendiri dan cara-cara seperti backlink exchange dan SEO outreach. Namun, cara ini pasti butuh waktu dan tenaga ekstra.
Untuk mengerjakan on-page SEO, biasanya SEO akan bekerja sama dengan departemen/tim konten dan product/tech. Sementara itu, untuk off-page, umumnya, SEO akan bekerja sama dengan tim PR.
Baik itu on-page SEO atau pun off-page SEO, dua-duanya sama-sama penting dan sebaiknya jalan berbarengan.
Kalau tidak jalan barengan, maka perjalanannya akan “pincang”.
Tinggal masalah mana yang mau diprioritaskan, sesuai dengan tujuan dan strategi SEO-nya.
Meski terdapat perbedaan yang jelas antara on-page SEO dan off-page SEO, keduanya sama-sama penting dalam SEO.
Kalau tidak ada budget untuk off-page, maka kamu bisa maksimalkan on-page dan media non website yang gratis seperti media sosial.
Jadi, kamu sudah optimasi yang mana?
Terdapat berbagai jenis backlink, tidak sekedar tautan yang mengarah ke situs kita saja dalam bentuk…
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…