Hidup setelah Lulus S2 – Berdasarkan Pengalaman Pribadi
Hidup setelah lulus S2…
Yah, ada banyak opsinya memang. Ada yang nyaranin aku lanjut S3, ada juga yang nawarin projek karena tahu aku udah gak sibuk lagi di perkuliahan, dan lain sebagainya.
Oke, jadi gimana hidup setelah lulus S2? Berikut pengalaman pribadi pemilik blog ini.
Rasa setelah Lulus S2
Jujur ada perasaan lega setelah lulus S2. Tidak ada lagi keriwehan tesis, apalagi publikasi ilmiah di jurnal.
Namun, ada juga rasa yang hilang. Misalnya, sekarang aku sudah gak serajin itu untuk baca paper.
Ada juga rasa harus berkontribusi lebih karena magister Indonesia itu sedikit. Salah satu kontribusi yang bisa kulakukan adalah menyeberakan ilmu lewat blog ini, di bidang komunikasi dan pemasaran (pekerjaan).
Setiap orang pasti punya perasaan berbeda menanggapi rasa setelah lulus S2.
Pemilik blog ini mixed feeling. Di sisi lain kangen juga kuliah S2, tapi life must go on. Apalagi tidak ada rencana untuk S3.
Rasa syukur juga muncul karena akhirnya bisa terima projek lebih banyak karena beban waktu dan mental karena tesis sudah hilang. Ditambah lagi, karena banyak projek yang digarap, penghasilan sekarang lebih tinggi daripada dulu jaman lulus S1.
Beberapa Opsi/Pilihan setelah Lulus S2
Yah, mungkin beberapa opsi/pilihan setelah lulus S2. Umumnya ada:
1. Mulai atau melanjutkan karir
2. Lanjut studi alias S3, baik itu di dalam atau luar negeri
3. Memulai atau melanjutkan usaha
4. Tetap meneliti dan menerbitkan paper, tetapi independen. Kalau mau mencantumkan institusi, pastikan izin ke kaprodi institusinya
5. Berbakti sesuai keilmuan masing-masing
6. Melamar/dilamar atau menikah
Secara pengalaman, pemilik blog ini melanjutkan ke nomor 1, 3, dan 5. Nomor 6 tidak mungkin haha, karena pemilik blog ini sudah menikah bahkan sebelum lanjut studi.
Blog ini adalah bentuk bakti keilmuan ilmu komunikasi yang kutekuni selama kuliah. Ilmunya aku put in practice di blog ini.
Tips setelah Lulus S2
Dari pengalaman pemilik blog ini, pastinya memang life after graduate agak-agak gimana gitu, tapi bisa diminimalkan jika punya tujuan sejak awal S2. Meski tentu bisa berubah di tengah jalan.
Berikut beberapa tips umum setelah lulus S2:
1. Keep in touch dengan teman-teman seangkatan S2. Lagipula, berbeda dengan S1, S2 lebih variatif demografinya. Tidak ada salahnya juga untuk bercengkrama bersama anak-anak S1 (junior)
2. Tetap kontak dengan dosen pembimbing
3. Istirahat dan “muhasabah”, setelah selesai ini mau apa
3. Cari informasi dari tujuan selanjutnya setelah lulus S2, seperti cari beasiswa untuk S3, persyaratan S3, lowongan kerja yang memungkinkan untuk lulusan S2, melanjutkan bisnis, tetapi bersama teman kuliah S2, dsb.
4. Berkontribusi secara keilmuan, sesuai jurusan, apa pun bentuknya
5. Jaga baik-baik dokumen setelah kelulusan seperti ijazah
6. Jika berjanji untuk melamar/menikahi seseorang, tepatilah janjinya
Semoga Semua Sukses setelah Lulus S2
Setelah lulus S2, tentu banyak pilihan. Mau itu lanjut studi lagi alias S3, lanjut/mulai berkarir, usaha, dsb.
Apa pun yang kamu lakukan setelah lulus S2, semoga sukses dan berhasil.
Bingung wajar, tapi ingat bahwa life must go on!
Pemilik blog ini sendiri setelah lulus S2 banyak menggarap projek SEO, termasuk blog ini sendiri 😀