Di artikel sebelumnya, penulis pernah menyampaikan opini tentang apakah content writer perlu S1 di tautan ini. Nah, bagaimana dengan editor? Apakah perlu S1 untuk menjadi editor/proofreader?
Yuk kupas tuntas jawabannya di artikel ini!
Faktanya, menjadi editor/proofreader itu tidak membutuhkan gelar sarjana, terutama untuk editor/proofreader blog dan e-mail.
Dikutip dari omproofreading.com, ada pengecualian untukk editor/proofreader di bidang legal. Mereka harus mengerti tentang transkrip hukum.
Jika secara umum, editor/proofreader tidak butuh gelar sarjana. Lalu, apa yang dibutuhkan untuk menjadi editor/proofreader? Berikut jawabannya!
Skill tentu saja hal utama yang dibutuhkan bagi seorang editor/proofreader. Contohnya adalah atensi terhadap detail, memberikan masukan konstruktif, dan mau membaca. Selengkapnya ada di tautan ini.
Sertifikasi tertentu seperti yang berhubungan dengan bahasa, misalnya TOEFL ITP dapat bermanfaat untuk editor/proofreader, terutama jika kamu ingin menjadi editor/proofreader untuk dokumen berbahasa Inggris.
Menurut pengalaman penulis, pekerjaan editor/proofreader itu masih sangat minim di Indonesia, sehingga kamu akan sangat butuh koneksi untuk pekerjaan ini.
Jadi, jangan sampai ragu untuk berkoneksi dengan sesama editor/proofreader ya!
Ohh tentu saja ya! Meski tidak harus merupakan sarjana, seorang calon editor/proofreader tetap dianjurkan untuk kuliah karena akan membentuk pola pikir yang mantap dan banyak manfaat lainnya ketika bekerja sebagai editor/proofreader.
Sesi selanjutnya akan membahas jurusan yang cocok untuk seorang editor/proofreader.
Jurusan yang cocok untuk editor/proofreader mirip dengan jurusan yang cocok untuk content writer, yaitu:
Namun, pada niche tertentu yang butuh ilmu khusus seperti kesehatan, maka sarjana di bidang kesehatan akan punya keunggulan di sana.
Jadi, apa pun jurusannya, akan sangat bermanfaat untuk menjadi editor/proofreader.
Menjadi editor/proofreader memang tidak wajib S1, namun seorang editor/proofreader tetap dianjurkan untuk kuliah karena akan sangat banyak sekali manfaatnya, apa pun jurusan kuliahnya.
Selain gelar, jangan lupakan juga apa-apa yang dibutuhkan untuk menjadi editor/proofreader yang handal seperti skill, sertifikasi, dan koneksi.
Ingat bahwa menjadi editor tidak sekedar menyunting saja!
Happy editing!
Majas simile adalah salah satu jenis majas yang digunakan untuk membandingkan dua hal berbeda berdasarkan…
Dalam pengelolaan website, kode status HTTP menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui apakah halaman…
Dalam pengelolaan website, pengalihan URL menjadi salah satu aspek teknis SEO yang perlu diperhatikan. Salah…
Bangunan komersial seperti ruko, gudang, bengkel, mall, restoran, hingga area parkir membutuhkan material atap yang…
Kesuksesan dalam SEO... bisa dicapai dengan bikin banyak konten seperti artikel? Apakah betul? Content velocity…
Majas metafora adalah salah satu jenis majas yang sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu melalui perbandingan…