Kalau kamu mau jadi praktisi SEO, pasti penasaran bagaimana day to dayatau keseharian dalam pekerjaan mereka. Karena pemilik blog ini sudah beberapa tahun menjadi praktisi SEO, berikut ini adalah day to dayatau keseharian pekerjaan SEO specialist.
Disclaimer: setiap SEO di kantor atau agensi pastinya berbeda-beda. Blog post ini murni dari pengalaman pribadi.
Pemilik blog ini memasukkan ini menjadi nomor 1 karena memang ini yang dilakukan di kantor setiap paginya. Pantau Google analytics untuk memantau bagaimana perilaku pengunjung di situs serta memantau Google Search Console untuk mengetahui bagaimana performa situs di Google.
Selain dua alat ini, praktisi SEO juga biasanya memantau rutin laporan/dashboard di tools SEO mereka.
Mau bagaimana pun, SEO itu bagian dari marketing atau pemasaran. Jika masih baru, maka perlu belajar industri serta bagaimana perilaku dari target pasar, belum lagi mempelajari bisnis seperti product knowledge.
Jangan riset keyword dll. jika belum mengerti bagaimana industri, target pasar, dan suatu bisnis bekerja. Setiap lini ini punya ciri khasnya masing-masing.
Yah, mungkin ini jadi makanan sehari-hari atau bahkan terkenalnya orang SEO, yaitu riset keyword. Namun, ada juga teknik yang sebaiknya kamu pelajari seperti riset query dan terms, karena SEO itu dipengaruhi geografis, sehingga perlu adanya konteks lokal.
Namanya profesi, pasti ada diskusi atau brainstorming. Baik itu dengan atasan atau rekan kerja. Jika dengan rekan kerja atau peers, bisa dengan sesama SEO atau tim marketing. Namun, jika menjadi individual contributor, maka diskusi akan lebih banyak dengan atasan.
Diskusi ini termasuk evaluasi dalam projek SEO jika sedang ongoing.
SEO itu kolaborasinya antar departemen, sehingga akan banyak juga komunikasi dengan departemen lain. Misalnya, jika ada masalah teknis di situs, maka SEO akan berkomunikasi dengan tim IT/dev. Sementara itu, jika berkaitan dengan prospek dari SEO, maka SEO akan berkomunikasi dengan sales.
Mesin pencari itu terus berubah. Dulu SERP hanya berisi 10 blue link atau tautan biru. Sementara itu, sekarang, isi SERP sudah ada Google AI overview, gambar, schema markup, dsb. Karena itu, kita perlu memantau update terbaru di mesin pencari. Jangan sampai ketinggalan info! Contohnya, di local SEO, sekolah sudah tidak ada lagi rating berupa bintang, maka strategi local SEO-nya pasti harus berubah.
Namanya marketing, pasti tidak akan lepas dari analisa kompetitor, termasuk SEO. Analisa kompetitor termasuk keseharian dalam SEO. Bisa cek bagaimana kunjungan organik situs mereka, kata kunci apa saja yang mendatangkan kunjungan, bagaimana content gap, dan banyak lagi.
Optimasi halaman ini tidak hanya blog post doang loh ya, tetapi juga termasuk halaman yang fokusnya untuk konversi seperti service page, product page, dsb. Ini adalah pekerjaan utama orang SEO secara teknis selain melakukan SEO audit.
Content plan di situs atau blog post jelas adalah keseharian mutlak orang SEO, meski biasanya pekerjaan ini dilakukan bulanan atau tiga bulanan, tergantung bagaimana strategi atau pendekatan yang diinginkan.
Pembuatan content plan ini juga tidak boleh asal-asalan karena pembentukan otoritas topik tergantung dari perencanaan konten. Ini belum ngomongin target pasar dan bisnis 🙂
Selain membuat content plan, SEO juga membuat content brief untuk content writer. Umumnya, content brief berisi:
1. Outline
2. Tone of voice
3. Call to action
3. Do and don’t
Mengaudit situs juga jadi keseharian dari praktisi SEO. Biasanya, audit dilakukan secara rutin seperti mingguan/bulanan, tergantung dari permintaan klien, performa situs, dll. Jika situsnya mengalami kenaikan performa secara konsisten, biasanya frekuensi SEO audit akan berkurang.
Ini opsional, biasanya budget SEO akan dikeluarkan untuk membeli backlink, baik itu dari media nasional, blogger, atau pun PBN. Namun, lebih ideal membeli di media nasional atau blogger legit, serta sesuai dengan aturan dari Google.
SEO outreach adalah bagian dari keseharian SEO juga, meski prosesnya lumayan lama dan kurang efisien, serta inilah yang membuat orang SEO bagusnya ikut komunitas. Outreach via e-mail biasanya memakan waktu dan energi, sebaiknya pendekatan langsung saja lewat WhatsApp atau komunitas.
Tim SEO bisa membantu dalam mengeset Google Tag Manager untuk memantau konversi atau perilaku situs seperti klik pada floating button. Jika bukan orang SEO, maka web dev bisa ikut membantu juga.
Namanya kerja, ya buat laporan dong. Praktisi SEO membuat laporan SEO untuk manajemen, biasanya dalam frekuensi mingguan, dua mingguan, atau bulanan. Selain membuat, tidak lupa juga dengan mempresentasikannya. Jadi, jangan jadikan introvert makanya gak mau presentasi ya.
Oke, setelah baca artikel ini, apakah kamu masih mau jadi SEO specialist? Atau mundur alon-alon karena terdengar membosankan atau sulit?
Jika kamu mau jadi SEO specialist, maka baca artikel ini dengan seksama ya. Memang pekerjaan SEO itu repetitif, tetapi hasilnya sangat-sangat worth it, terutama untuk orang yang sabar 🙂
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…
Memiliki website di era digital bukan lagi sekadar gengsi atau formalitas. Banyak pemilik bisnis yang…