SEO

Data Google Search Console/GA 4 Berbeda dengan Similarweb, Ahrefs, Semrush, dan Tools SEO Lain, Apakah Wajar?

Mungkin ini adalah kebingungan yang sering dilihat dari praktisi SEO. Ketika data dari 1st party seperti Google Search Console (GSC) tidak sinkron dengan 3rd party tools seperti similarweb, Ahrefs, dsb.

Jadi, mana yang harus dipercaya ketika tools SEO pada menghasilkan data yang berbeda?

Jawaban: 1st Party Tools seperti Google Search Console dan GA 4 jadi Rujukan Utama

Ketika data 1st party tools seperti GSC dan GA  4 berbeda dengan 3rd party tools, maka data yang faktual dan dijadikan rujukan adalah 1st party tools seperti Google Search Console.

Hal ini karena tools 1st party mengambil data langsung dari Google dan merupakan tools internal Google itu sendiri. Hal ini berlaku juga pada Bing webmaster untuk data dari Bing.

Mengapa Data 1st Party dan 3rd Party Tools Berbeda?

Alasannya adalah 3rd party tools menggunakan scraper/crawler mandiri yang tidak mengakses data internal Google. Ditambah lagi, crawler dari 3rd party tools bersifat terbatas (scraper tentu punya cost).

Sebagai tambahan, Google seiring waktu semakin meningkatkan agresivitas terhadap 3rd party scraper.

Karena itu, data 1st party adalah rujukan dan data absolut, sementara itu, data 3rd party hanya sebagai estimasi saja.

Apakah Berlangganan 3rd Party Tools Menjadi Sia-Sia karena Perbedaan Signifikan dengan 1st Party Tools?

Sama sekali tidak.

Mau bagaimana pun, untuk mengecek situs kompetitor, dibutuhkan 3rd party tools. Tidak mungkin dong mereka mau memamerkan data Google Search Console dan GA 4 mereka ke kompetitor atau umum. Apalagi jika ada NDA yang mereka tanda tangani.

3rd party tools juga bisa membantu dalam SEO audit ketika 1st party tools tidak diberikan aksesnya.

Jadi, langganan 3rd party tools untuk SEO seperti Ahrefs, Semrush, Ubersuggest, dsb. masih sangat worth it. Terutama untuk audit dan analisis kompetitor.

Data yang Berbeda antar Tools itu Wajar

Kalau kamu mendapati data yang berbeda seperti traffic pada tiap tools baik itu 3rd party dengan 1st party atau antar 3rd party, maka itu adalah hal yang wajar. Tidak perlu baper apalagi merasa ditipu.

1st party tools adalah data absolut, sementara 3rd party tools adalah estimasi.

Kalau dari pengalamanmu, seberapa jomplang data 1st party dengan 3rd party?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *