Content Writing

Keyword Placement – Dimana Peletakan Keyword yang Ideal?

SEO writer atau penulis blog yang newbie, biasanya bingung soal keyword placement. Sebaiknya diletakkan dimana saja ya keyword yang dikasih sama klien?

Meski pada prinsipnya sebuah konten itu harus memenuhi search intent di SEO. Namun, ternyata John Mueller pernah memberikan jawaban soal best practice dalam keyword placement loh.

Di mana saja sebaiknya keyword ditempatkan?

Mengapa Keyword Placement Penting?

Keyword placement itu penting untuk membantu Google dalam memahami situs dan konten kita serta memastikan tidak adanya praktek keyword stuffing.

Kalau penempatan keyword-nya dipaksakan tempatnya, terlihat tidak natural dan tidak enak juga untuk dibaca (readability-nya buruk).

Best Practice dalam Keyword Placement

Jawaban dari John Mueller ini mengacu kepada pertanyaan: “Apakah artikel sepanjang 20000 kata kalau keyword-nya cuma ada di penutup saja. Bagaimana pengaruhnya terhadap ranking?”

Menurut John Mueller, jangan menempatkan satu keyword saja. Namun, tempatkan juga di:

Tujuannya adalah agar user dan Google paham tentang lamannya. Laman ini tentang apa sih? Topiknya apa? Hal ini bisa dijelaskan dengan penempatan keyword pada hal yang disebutkan di atas.

Jadi, kalau user mengunjungi lamannya. Ia akan berkata “wah, aku mengunjungi laman yang tepat nih, sesuai dengan yang lagi dicari”.

Semua Kembali ke Prinsip User First

Meski best practice dari keyword placement telah dijelaskan oleh John Mueller, penjelasannya tentang saat menempatkan keyword, pastikan jika si user ini bisa tahu dengan jelas lamannya tentang apa itu sudah mencerminkan kalau pada intinya, semua kembali ke prinsip user first.

Untuk content writer, tidak perlu memikirkan keyword placement secara berlebihan. Kalau tempatnya pas dan pengalaman bertambah, maka keyword placement bisa diterapkan senatural mungkin loh!

Baik itu keyword placement dan density–nya, pastikan kalau user paham tentang garis besar halaman dan tidak membuatnya menyesal, bahkan sampai bounce ketika mengunjungi suatu laman.

Jadi, yuk tempatkan keyword dengan benar agar user kita paham tentang laman situs kita!

Referensi:

https://www.searchenginejournal.com/john-mueller-on-keyword-placement-on-a-page/411160/

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

View Comments

Recent Posts

Google Autocomplete: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk SEO dan User

Google Autocomplete adalah fitur Google Search yang menampilkan prediksi kata atau frasa ketika pengguna mulai…

23 hours ago

Hari Blogger Nasional – Blogger Masih akan Terus Hidup!

Selamat hari blogger nasional! Hari blogger nasional bertepatan pada tanggal 27 Oktober 2026. Bagaimana sejarahnya?…

23 hours ago

Cara Daftar GoFood untuk Perusahaan Beserta Dokumen yang Perlu Disiapkan

Membuka usaha kuliner melalui badan usaha memiliki kebutuhan administrasi yang berbeda dibandingkan bisnis perorangan. Ketika…

24 hours ago

Kompres Gambar: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya untuk SEO

Kompres gambar merupakan salah satu langkah optimasi website yang sering dilakukan untuk mengurangi ukuran file…

3 days ago

Majas Alegori: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Majas alegori adalah gaya bahasa yang menyampaikan makna melalui cerita, gambaran, atau rangkaian lambang yang…

3 days ago

Superlatif: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, dan Penggunaannya

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata seperti "terbaik", "tertinggi", "tercepat", atau "paling besar" untuk…

5 days ago