Content Writing

Merangkum Tulisan dengan Generative AI? Ini yang harus Kamu Pahami!

Generative AI adalah teknologi di zaman sekarang yang memungkinkan kita untuk merangkum dokumen tebal dalam waktu singkat saja. Tidak bisa dipungkiri, pasti banyak yang memakai generative AI untuk merangkum, misalnya mahasiswa pascasarjana memakai generative AI untuk merangkum buku atau jurnal ilmiah, orang awam memakai generative AI untuk merangkum Thread panjang, dsb.

Apakah kamu sering merangkum dengan generative AI? Ini yang harus kamu pahami!

Mengapa Banyak Orang yang Merangkum Tulisan dengan Generative AI?

Wajar saja sering dipakai. Teknologi ini bisa merangkum poin utama dari buku tebal atau jurnal yang tulisannya panjang dalam kurun waktu kurang dari 2 menit. Tentu hal ini akan menghemat banyak waktu, terutama pada poin membaca keseluruhan tulisan.

Keterbatasan dalam Merangkum Tulisan dengan Generative AI

Pertama-tama, kamu harus paham bahwa generative AI pun berpeluang untuk salah atau berhalusinasi, sehingga rangkuman dari alat tersebut harus dicek juga kebenerannya. Dengan kata lain, meski merangkum dengan generative AI, kita tetap harus membaca tulisan yang mereka rangkum.

Contohnya, kalau generative AI merangkum jurnal ilmiah, maka kita juga harus baca jurnal ilmiah juga, terutama pada bagian yang mereka rangkum. Tidak hanya abstrak saja.

Cara Merangkum Tulisan dengan Generative AI

Sebenarnya cara merangkum dengan generative AI itu cukup sederhana:

1. Pilih generative AI yang kamu mau, bisa GPT, Deepseek, Perplexity, dsb. Untuk contoh, pemilik blog ini akan memakai perplexity.ai

2. Download tulisan yang ingin kamu rangkum

3. Upload tulisan yang ingin kamu rangkum di generative AI-nya

4. Rangkumannya selesai dibuat

Sederhana kan?

Apakah Merangkum Sesuatu Wajib Memakai Generative AI?

Dengan perkembangan teknologi, generative AI ini sebaiknya dipakai sebagai tools, tetapi kita sebagai pengguna juga jangan terlalu bergantung. Tetaplah jadi orang yang kritis, termasuk pada rangkuman yang dibuat oleh generative AI.

Etika dalam Memakai Generative AI untuk Merangkum Tulisan

Meski kita memakai generative AI untuk merangkum, kita tetap harus mencantumkan referensi originalnya. Jadi, jangan katakan kalau referensinya dari AI.

Dalam artikel jurnal ilmiah, jika suatu tulisan dibuat oleh bantuan AI, maka harus ada pernyataannya. Namun, AI tidak boleh dicantumkan sebagai author (first author, dst.). Menurut dosen pemilik blog ini, peneliti tetap harus membaca karena merupakan bagian dari penelitian. Jangan sitasi AI ya, sitasilah sumber aslinya yang dipakai oleh generative AI.

Untuk praktisi SEO, Google tidak menyarankan untuk mencantumkan generative AI sebagai author dari suatu tulisan. Jadi, tetap pakai nama asli seseorang atau nama brand situsnya sebagai author.

Yuk Pakai Generative AI dengan Bijak!

Generative AI bisa membantu pekerjaan kita, salah satunya untuk merangkum dokumen atau tulisan yang tebal sekali. Namun, bukan berarti kita lagsung percaya saja. Kita harus jadi orang yang kritis dan tetap membaca tulisannya meski sudah dirangkum oleh AI.

Kalau kamu? Apakah masih merangkum dengan cara manual? Generative AI bisa membantu loh!

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Kelebihan SEO – Yakin Bisnis Tidak Mau Pakai?

SEO adalah kanal yang bermanfaat untuk jangka panjang, terutama jika bisnismu butuh kanal digital marketing…

2 days ago

Sleeping Bag sebelum Mendaki Gunung Ungaran – Pentingnya Kualitas, Sewa vs Beli, dan Pertimbangannya

Gunung Ungaran yang terletak di Semarang menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di Jawa Tengah,…

6 days ago

Blogging di Era AI Overview dan LLM – Masihkah Relevan dan Apa Tipsnya?

Pemilik blog ini yakin, frustasi akan traffic yang tergerus karena hadirnya AI overview dan LLM…

1 week ago

Traffic Website Tinggi/Besar, tetapi Leads Sedikit? Ini Potensi Penyebab dan Hal yang harus Dilakukan!

Salah satu KPI atau target dari SEO adalah traffic website atau pengunjung, terutama dari organic…

2 weeks ago

Berapa Jumlah Maksimal Website yang Ditangani Praktisi SEO? Berikut Insight dari Praktisi!

SEO umumnya tidak hanya menangani satu website saja, terutama praktisi yang bekerja di agensi, sebagai…

2 weeks ago

Sewa Tenda Camping di Salatiga: Panduan Liburan Outdoor dan Estimasi Biayanya

Salatiga dan sekitarnya, seperti kawasan Kopeng, lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, hingga area Danau Rawa…

2 weeks ago