GEO/AEO

Studi Kasus GEO – Prompt Rekomendasi Bank Digital untuk Menyimpan Uang dengan Nominal Tertentu

Studi GEO sebelumnya, pemilik blog ini banyak memakai kueri local intent. Nah, bagaimana kalau di niche sensitif seperti rekomendasi bank tertentu untuk menyimpan uang dalam jumlah tertentu. Berbeda dengan studi kasus sebelumnya yang memakai ChatGPT dan Gemini. Kali ini pemilik blog menggunakan Perplexity karena sering menyitasi sumber.

Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana isi rekomendasi atau output dari prompt, serta bagaiamna karakteristik output seperti bank yang direkomendasikan dan AI citation-nya.

Berikut metode, hasil, hingga insight studi kasusnya:

Metode

Pemilik blog ini menggunakan prompt “Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas x rupiah” di Perplexity. Nominal yang dipakai adalah 2 milyar, 1 milyar, 500 juta, 200 juta, 100 juta, 50 juta, 20 juta, 10 juta, 5 juta, dan 2 juta. Step seperti ini dilakukan karena adalah milestone keuangan pribadi bagi orang-orang (terutama 2 digit pertama, 100 juta pertama, dan 1 milyar pertama) serta ingin melihat apakah perbedaan nominal memengaruhi rekomendasi bank yang diberikan serta sitasinya.

Hasil

Berikut tabel hasil dari rekomendasi bank-nya, serta sitasi dan catatannya.

Nomor Prompt Rekomendasi Sitasi Note
1 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 2 milyar rupiah Bank Jago, Allo Bank, Superbank, Bank Saqu, Amar Bank CNBC
2 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 1 milyar rupiah Bank Jago, Allo Bank, Superbank, Bank Saqu, Amar Bank Bank Jago, Allo Bank, Superbank, SeaBank, blu by BCA Kontan, Ponggok ponggok.id broken link
3 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 500 juta rupiah Bank Jago, Allo Bank, Superbank, Bank Saqu, Amar Bank deposito.co.id, Metro TV News
4 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 200 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, SeaBank, Amar Bank Bisnis, deposito.co.id, Nanovest
5 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 100 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, SeaBank, Amar Bank Bisnis, deposito.co.id, CNBC, Metro TV News
6 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 50 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, DBS, Amar Bank deposito.co.id,  CNBC, YouTube, DBS, https://bprartomoro.co.id/
7 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 20 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, DBS, Amar Bank MSN, deposito.co.id, Kontan, DBS
8 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 10 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, SeaBank, Amar Bank, Bank Jago CNBC, YouTube, https://gentonggotri.id/,
9 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 5 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, SeaBank, Amar Bank, Bank Jago https://www.mikirduit.com/, YouTube, desanob.id, https://www.khairpedia.com/ desanob.id broken link
10 Rekomendasi bank digital untuk menyimpan uang di atas 2 juta rupiah Krom Bank, Allo Bank, Superbank, SeaBank, Amar Bank, Bank Jago YouTube, desanob.id, CNBC desanob.id broken link

 

Temuan dan pola:

1. Allo Bank, Superbank, dan Amar Bank muncul di setiap rekomendasi, terlepas berapa pun nominalnya

2. Bank Saqu dan blu by BCA hanya muncul di rekomendasi nominal besar

3. Krom bank baru muncul di nominal 200 juta dan selalu muncul pada nominal lebih kecil

4. DBS hanya muncul di orde nominal puluhan juta

5. Bank Jago cukup anomali karena muncul di nominal 500 juta ke atas serta 10 juta ke bawah

6. Dari sitasi, terlihat bahwa media besar masih sering dikutip dan menjadi AI citation dan karakteristiknya lebih banyak ke media ekonomi seperti CNBC dan Kontan

7. Terdapat sitasi dari situs yang lebih kaya modalitas seperti YouTube

8. Terdapat broken link pada AI citation

9. Rekomendasi yang diberikan berjumlah 5-6

Secara kualitatif, dari output Perplexity. Berikut beberapa temuannya:

1. Rekomendasi karena alasan seputar: bungan, likuiditas, tenor, brand authority

2. Tidak ada unsur keamanan yang dicantumkan

Diskusi

GEO adalah hal yang masih baru, sehingga perlu banyak studi untuk menemukan pola, terlepas cara kerjanya yang probabilistik.

Temuan menariknya, apa pun rekomendasi bank-nya. Alasan rekomendasi bank digital ini adalah pemberian bunga, tenor, hingga brand authority (seberapa terkenal atau familiar brand-nya). Tidak ada unsur keamanan yang dibahas, padahal topik keuangan termasuk niche yang cukup sensitif. Alasan rekomendasi justru fokus pada benefit dari produk.

Di sisi lain, off-page SEO dan advertorial/media placement masih relevan untuk GEO karena Perplexity mengutip dari media besar dan niche ekonomi seperti CNBC dan Kontan. Kalau pun dari non media besar, deposito.co.id sering mendapatkan sitasi. Hal ini juga menandakan bahwa perlunya brand mention di media dengan niche yang relevan. Misalnya, bank mendapatkan rekomendasi dari website niche ekonomi.  YouTube juga mendapat sitasi, sehingga kolaborasi dengan tim pengurus video juga jadi relevan dengan SEO.

Broken link pun ternyata bisa dapat sitasi, tetapi jika user mengklik halaman 404-mu, ini bisa berdampak negatif pada reputasi situsnya.

Persaingan di GEO juga lebih sempit. Terlihat dari jumlah rekomendasi hanya 5-6 brand saja. Tidak seperti page 1 Google yang umumnya berupa 10 blue links.

Kesimpulan dan Saran

Dari studi ini, dapat disimpulkan bahwa:

1. Rekomendasi tempat penyimpanan uang (bank digital) oleh Perplexity di studi ini berfokus pada benefit yang diterima user berupa bunga, tenor, dan fleksibilitas, bukan keamanan

2. Media placement masih relevan untuk GEO, terutama media besar dan masih satu niche dengan topik, termasuk media ultra-niche

3. Brand authority vital karena menjadi alasan mengapa suatu brand direkomendasikan oleh AI (Perplexity)

Saran untuk praktisi SEO/GEO/Pebisnis:

1. Jangan ragu atau pelit budget untuk media placement atau advertorial di media besar atau media niche yang relevan. Hindari media gado-gado

2. Branding sangat penting untuk mendapat rekomendasi AI. Utilisasi kanal digital marketing TOFU seperti press release dan media sosial

3. Informasikan benefit produk secara eksplisit dalam media placement mau pun situs sendiri (on-page)

Limitasi

Beberapa limitasi studi ini adalah:

1. Menggunakan Perplexity saja. LLM lain mungkin bisa memberi hasil yang berbeda

2. Studi ini bersifat cross-sectional, dilakukan pada 3 Agustus 2026. Hasil di luar periode tersebut bisa berbeda

3. Dilakukan saat akun masih login, sehingga personalisasi bisa ada pengaruhnya (terlepas akun ini jarang browsing soal bank digital)

4. Hanya 10 prompt saja karena keterbatasan Perplexity gratisan. Orde ratusan ribu rupiah mungkin akan memberikan rekomendasi berbeda

5. Fokus pada bank digital. Tidak termasuk bank konvensional dan bank syariah.

6. Prompt hanya menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa lain bisa memberikan output yang berbeda

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *