GEO/AEOSEO

Studi Kasus SEO: Impresi di Google AI Generatif vs Klik Organik di Google

Di lanskap pencarian sekarang, muncul di AI generatif Google seperti Google AI overview atau Google AI mode sudah menjadi kemenangan, paling tidak impresi sudah dapat.

Bagaimana dengan klik? Katanya tergerus? Dari pengalaman empiris iya.

Namun, kurang afdol kalau belum diuji. Kali ini, pemilik blog ini mencoba mengecek apakah semakin besar tayangan di AI generatif, klik organik makin banyak? Atau justru malah sebaliknya?

Metode

Metode studi ini menggunakan korelasi spearman (non parametrik) dengan variabel dependen (yang dipengaruhi) adalah klik dan variabel independen (yang memengaruhi) adalah impresi di AI generatif.

Data daimbil dari performa farisyudza.com 3 bulan terakhir dan diolah dengan software SPSS.

Hasil

Berikut hasil korelasinya berdasarkan pengolahan data SPSS:

Dari korelasi non paramterik ini, koefisien korelasinya adalah 0,497 yang berarti ada hubungan positif linear yang cukup kuat antara impresi di AI generatif dengan klik organik. Karena sig. (2-tailed) atau p-value < 0,01, maka hubungan impresi di AI generatif dan klik organik signifikan.

Jika dilakukan plot dengan excel, terdapat juga korelasi positif dan hubungannya cukup kuat.

Implikasi/Diskusi

Jadi, impresi pada AI generatif punya korelasi yang cukup kuat dengan klik organik. Jadi, jika ingin klik situsmu naik, maka tingkatkan juga impresi pada AI generatifnya Google.

Caranya? Terapkan SEO secara holistik.

Di sisi lain, studi ini juga menunjukkan secercah harapan bahwa semakin tinggi impresi AI generatif, maka semakin tinggi juga kliknya. Meski demikian, hal ini berlaku pada klik, bukan CTR.

Limitasi

Studi ini tentu tidak lepas dari limitasi:

1. Hanya ambil 92 data

2. Terbatas pada data Google

3. Data klik dari performance GSC karena performa AI generatif hanya memperlihatkan impresi

4. Terbatas pada situs farisyudza.com yang rutin update konten baru

Studi kasus selanjutnya bisa menggunakan data lebih banyak, pada platform lain, dan tentu di situs selain farisyudza.com

Tingkatkan Visibilitas untuk Mendapatkan Klik dari User Mesin Pencari

Jadi, bukan lagi masalah muncul di AI generatif atau mesin pencari tradisional, tetapi bagaimana caranya muncul di mana pun (search everywhere) ketika user mencari.

Muncul di AI generatif -> klik juga mungkin untuk bertambah.

Lampiran

Impresi Klik
331 11
442 24
545 9
619 11
524 16
415 15
511 15
572 12
606 24
475 22
473 15
407 13
341 18
445 16
442 16
470 19
455 19
426 10
363 11
234 8
336 6
492 12
551 13
483 16
373 7
329 8
285 7
431 17
554 12
594 21
681 13
608 26
552 16
271 10
704 17
812 22
823 15
692 15
659 24
372 16
343 9
675 15
697 22
826 10
755 10
766 17
584 11
585 9
898 17
1036 18
957 10
887 15
706 24
525 16
394 14
416 12
742 15
859 18
974 21
814 21
547 15
500 13
848 22
562 17
912 25
1007 13
776 18
536 9
371 16
769 19
882 25
908 23
908 18
695 16
535 20
513 13
1285 16
1314 29
1234 22
1202 21
1006 19
732 24
646 19
1303 16
1463 19
1410 23
1238 19
923 28
628 14
564 21
1119 12
1368 22

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

One thought on “Studi Kasus SEO: Impresi di Google AI Generatif vs Klik Organik di Google”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *