Untuk orang yang punya sifatnya tidak enakan atau terlalu selfless, berani berkata tidak itu adalah salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Padahal, “skill” tersebut sangat diperlukan agar punya manajemen waktu yang baik dan prioritas yang jelas dalam hidup.
Seberapa penting berani berkata tidak? Bagaimana cara menerapkannya? Apa ada kasus di mana kita tidak bisa menolak sama sekali?
Pada dasarnya, kita hanya diberikan waktu 24 jam dalam sehari, sehingga mustahil untuk mengiyakan semua ajakan. Apalagi jika ajakannya termasuk yang tidak urgent dan tidak penting dalam kuadran di matriks Eisenhower.
Berani berkata tidak juga termasuk dalam skill yang dibutuhkan jika kita ingin punya disiplin waktu/manajemen waktu yang baik.
Skill ini butuh kedisiplinan dan membuang rasa tidak enakan, sehingga perlu latihan dan mungkin sulit dilakukan, terutama di awal-awal dan orangnya punya sifat tidak enakan.
Kita punya batasan dalam beraktivitas karena kalau kita mencukupi kebutuhan tidur, kita hanya punya waktu 16 jam dalam sehari.
16 jam inilah yang harus diberikan batasan. Tidak semua harus diiyakan karena kita pun punya kapasitas.
Dengan berani berkata tidak, kita sebenarnya menghormati diri sendiri karena patuh dengan komitmen dan jadwal yang telah dibuat. Atau dengan kata lain self respect.
Terkadang, menjadi egois itu perlu, terutama jika kita punya tujuan yang jelas dan punya komitmen terhadap suatu jadwal.
Waktu yang pas untuk berkata tidak adalah ketika ajakan atau permintaan seseorang termasuk dalam kuadran tidak urgent dan tidak penting dalam matriks Eisenhower. Meski menolak, jangan lupa untuk berkata tidak dengan sopan.
Kalau termasuk urgent dan tidak penting, maka delegasikanlah urusan tersebut kepada orang lain.
Meski sebenarnya dari awal ingin menolak, ada baiknya kita mendegarkan orang yang memberi ajakan/permintaan secara keseluruhan.
Jika termasuk penting, tetapi tidak urgent, kita masih bisa mengiyakan, selama tidak mengganggu jadwal yang kita susun.
Setelah memahami seluruh konteksnya dan ternyata ajakan/permintaannya termasuk tidak urgent dan tidak penting, baru bilang tidak.
Daripada perasaan, saat memberikan suatu penolakan, lebih baik beri alasan yang logis. Jangan seperti wanita yang menolak perasaan pria dengan alasan “kamu terlalu baik buat aku”, sama sekali tidak ada logikanya.
Beri tahu bahwa kita punya urusan yang penting dan tidak bisa ditunda. Contohnya, kalau kamu ingin jadi pemusik handal, kebetulan di jam yang sama, kamu harus latihan di les musik. Logis bukan alasannya?
Katakan tidak dengan jelas to the point tanpa perlu basa-basi seperti orang yang ingin minta pinjam uang.
Jangan kasih jawaban ambigu seperti “kayaknya bisa deh, lihat entar ya”.
Singkat, jelas, padat juga harus jadi prinsip saat berkata tidak. Berikan alasan yang sesuai dengan tiga hal itu saat berkata tidak.
Tidak perlu terlalu panjang agar orang yang ditolak bisa langsung paham mengapa kita berkata tidak.
Jangan lupa untuk berterimakasih karena telah diberi kepercayaan atas suatu permintaan atau diajak ke suatu kegiatan karena itu juga merupakan simbol kepercayaan.
Hal ini juga menempatkan posisimu lebih positif saat berkata tidak.
Pasti ada orang yang butuh alternatif saat kita menolak suatu permintaan. Kita bisa berikan alternatif seperti orang lain atau teknologi yang bisa menggantikan peran kita. Bahasa kerennya adalah delegasi dan bahasa kasarnya adalah taichi.
Beberapa tips ini bisa digunakan untuk berkata tidak:
Berani berkata tidak adalah life skill yang harus bisa dilakukan oleh setiap orang. Skill ini dapat membuatmu punya manajemen waktu yang baik dan punya fokus/komitmen terhadap suatu hal.
Meski awalnya berat, apalagi kalau punya sifat tidak enakan, berani berkata tidak akan membuatmu fokus pada tujuan dan prioritas yang utama.
Yuk mulai berani berkata tidak!
Sumber:
https://in.indeed.com/career-advice/career-development/how-to-learn-to-say-no
https://hbr.org/2020/09/learn-when-to-say-no
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…
Memiliki website di era digital bukan lagi sekadar gengsi atau formalitas. Banyak pemilik bisnis yang…