Terkadang kita mungkin kaget karena dapat backlink tidak jelas, apalagi jika dari situs terlarang. Nah, Google ternyata punya alat untuk menolak link atau di alatnya disebut juga sebagai disavow link.
Nah, apakah sebaiknya kamu disavow link? Bagaimana cara menggunakannya?
Disavow link adalah sebuah cara bagi website untuk memberi tahu mesin pencari agar “menolak” suatu backlink. Praktik ini biasanya diimplementasi untuk “memerangi” negative SEO.
Menurut situs resmi Google, sebaiknya hanya melakukan disavow link jika ada banyak sekali backlink yang bersifat spammy dan berkualitas rendah, serta berpotensi menimbulkan manual action.
Opsi ini juga bisa dilakukan jika kita tidak bisa menghapus backlink tersebut secara manual seperti menghubungi pemilik situs di mana terdapat backlink yang mengarah ke situsmu.
Pada dasarnya manfaat disavow link adalah:
1. Mencegah terjadinya manual action
2. “Membersihkan” off-page SEO, sehingga bisa jadi bahan negosiasi untuk SEO outreach
Pertama, disavow link itu opsional, jadi pikirkan dulu apakah langkah ini perlu atau tidak. Jika memenuhi syarat di sesi “kapan sebaiknya disavow link“, maka lanjut ke langkah berikutnya.
Cek backlink apa saja yang mengarah ke situsmu, kemudian lakukan backlink audit. Cara backlink audit selengkapnya ada di tautan ini.
Tidak semua backlink harus ditolak!
Simpan dan upload list URL yang mau ditolak. Syarat dari Google:
example.com/id/domain:“, misalnya: domain:example.comUntuk melakukan upload, kamu harus jadi pemilik properti dari situs yang mau menolak link-nya.
Bisa, buka: https://search.google.com/search-console/disavow-links, kemudian pilih properti, dan terakhir: batalkan penolakan.
Google mengklaim bahwa mereka butuh waktu beberapa minggu untuk crawl ulang.
Disavow link adalah tindakan yang menurut pemilik blog ini adalah hal yang tidak perlu dilakukan karena Google pastinya bisa mengidentifikasi mana backlink spam yang bukan. Jadi tidak perlu repot-repot. Kalau pun kita disavow, apa jaminan masa depan kalau tidak ada “serangan” lagi?
Selama bertahun-tahun sih, pemilik blog ini belom pernah disavow link. Kalau kamu? Bagaimana pengalamannya melakukan disavow link?
Referensi:
https://support.google.com/webmasters/answer/2648487?hl=id
Istilah writer (penulis) dan author (pengarang/pencipta) sering kali dianggap memiliki makna yang persis sama. Padahal,…
Memahami perbedaan antara content writer dan script writer sangat penting bagi pemilik bisnis, pemasar digital,…
Di era digital yang bergerak cepat, pertanyaan mengenai efektivitas antara blog dan media sosial sering…
Aktivitas perdagangan aktif di bursa efek menawarkan dinamika yang sangat menarik bagi mereka yang memiliki…
Sebagai negara kepulauan yang terletak tepat di garis khatulistiwa, Indonesia dianugerahi intensitas radiasi sinar matahari…
Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…