Content Writing

Kalimat Deklaratif – Kalimat Simpel untuk Menyampaikan Informasi?

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak mungkin kita melewatkan satu hari tanpa memberikan suatu pernyataan, baik itu secara lisan, tertulis, atau pun dengan isyarat. Ternyata, ada loh jenis kalimat bernama kalimat deklaratif.

Kalimat deklaratif ini tidak hanya banyak kita pakai di kehidupan sehari-hari, tetapi juga dunia media seperti berita.

Apa itu kalimat deklaratif dan bagaimana contohnya?

Apa Itu Kalimat Deklaratif?

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang bertujuan untuk memberikan suatu informasi atau pernyataan. Sesuai dengan kata deklaratif/deklarasi. Saat mendeklarasikan sesuatu, berarti kita sedang mengumumkan suatu hal.

Kalimat ini juga menjadi salah satu bagian dari jenis kalimat berdasarkan respon, selain kalimat interogatif dan perintah (imperatif).

Ciri-Ciri Kalimat Deklaratif

Ciri-ciri kalimat deklaratif, antara lain:

  • Bertujuan untuk menginformasikan sesuatu atau mengumumkan suatu pertanyaan
  • Tidak membutuhkan jawaban
  • Tidak memaksa
  • Tidak persuasif, jadi tidak ada kalimat ajakan  (kalimat persuasif bisa kamu ketahui di tautan ini)
  • Tidak ada kata tanya, diakhiri dengan tanda titik
  • Diakhiri dengan tanda titik
  • Intonasi datar, tidak terlalu tinggi, terlalu rendah, atau pun campuran

Karena tujuan inilah, kalimat deklaratif banyak kita temukan dalam berita atau pun media.

Di marketing, justru lebih banyak penggunaan kalimat persuasif. Kalimat deklaratif kurang cocok menjadi call to action karena tidak ada unsur persuasif/ajakan.

Bagaimana Cara Membuat Kalimat Deklaratif

Mudah sekali, cara membuat kalimat deklaratif itu mirip dengan menulis berita atau sedang menyampaikan sesuatu, tetapi tidak bertujuan untuk mengajak atau pun bertanya.

Yang terpenting, pastikan siapa target pembacamu dan informasi apa yang ingin kamu sampaikan. Pastikan kalau informasi dalam kalimat deklaratifnya bersifat fakta.

Contoh Kalimat Deklaratif

  • Aku mencintai wanita ini.
  • Rumah itu baru saja direnovasi tadi pagi.
  • Warga lokal mengamankan maling di rumah bapak A.
  • Ada enam buah di meja.
  • Pertandingan sepak bola hanya berlangsung kurang dari 2 jam.
  • Mainan itu ada di atas meja.
  • Saya mendukung calon presiden B.
  • Tidak ada uang yang hilang sejak tadi pagi.
  • Sarung itu digantung di kamar mandi.
  • Brodi cukup hebat dalam basket.

Lihat, mudah sekali bukan contoh kalimatnya?

Penerapan Kalimat Deklaratif

Penerapan kalimat deklaratif itu banyak sekali, namun umumnya ada pada pekerjaan yang fokus menampilkan fakta dan deklarasi/pernyataan seperti:

  • Jurnalis (untuk menulis berita)
  • Public relation (untuk membuat press release)
  • Politikus (untuk mengumumkan koalisi atau kader yang maju)
  • HR (untuk menyatakan statement dari manajemen)

Membuat Kalimat Deklaratif itu Mudah

Membuat kalimat deklaratif itu mudah karena tujuannya hanya menyampaikan informasi saja. Bahkan tidak perlu ada seni persuasi di dalamnya. Selama target pembaca paham dengan kalimatnya, itu berarti kalimat deklaratifnya sudah bagus.

Kalau kamu punya contoh kalimat deklaratif lagi. Komentar di kolom komen ya!

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Share
Published by
Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Recent Posts

Salah Kaprah Penerapan E-E-A-T, Tidak Sesimple Ataupun Serumit Itu!

November 2022, pekerja kreatif di seluruh dunia dikejutkan oleh hadirnya produk OpenAI bernama ChatGPT. Perusahaan…

1 hour ago

CPL (Cost per Leads) – Biaya untuk Mendapatkan 1 Prospek

Metrik di performance marketing ada banyak, salah satunya adalah CPL atau cost per leads yang…

6 days ago

CAC (Customer Acquisition Cost) – Biaya yang Diperlukan untuk Mendapat 1 Pelanggan

Dalam performance marketing, bahkan SEO. Kita bisa menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi satu…

6 days ago

7 Perbedaan SEO dan GEO – Tidak hanya Beda di S dan G

Dengan kemunculan AI generatif, terdapat istilah baru, yaitu GEO. GEO cukup berbeda dengan SEO karena…

1 week ago

Studi Kasus GEO Indonesia dengan Local Query – Studi pada Prompt “Rekomendasi Nasi Goreng Terdekat” pada Gemini

Studi sebelumnya, pemilik blog ini menguji rekomendasi blog untuk belajar SEO. Studi dengan kueri lokal…

2 weeks ago

Studi Kasus GEO Indonesia – Studi pada Prompt “Rekomendasi Blog untuk Belajar SEO yang Memakai Bahasa Indonesia

Studi sebelumnya menyoroti bahwa GEO memberikan jawaban yang tidak selalu sama meski prompt-nya sama. Meski…

2 weeks ago