Non-Commodity Content – Konten Unik dan Susah Direplikasi oleh AI
Google memperkenalkan terms non-commodity content, bahkan mendorong agar publisher membuat konten jenis tersebut.
Wow memangnya apa sih non-commodity content ini?
Apa itu Non-Commodity Content?
Non-commodity content adalah konten yang sumbernya berasal dari pengalaman dan bersifat orisinil serta menawarkan perspektif yang unik.
Bisa dibilang, information gain di konten ini sangat jelas hanya dengan sekali baca.
Kelebihan Non-Commodity Content
Kelebihan dari non-commodity content adalah tidak mudah di-copas, baik itu oleh AI atau pun manusia karena ada unsur pengalaman langsung dan perspektif yang terkadang bisa dibilang “unpopular”.
Dari sisi E-E-A-T, jelas bahwa non-commodity content ini menguntungkan karena menawarkan sudut pandang unik dan visibilitas tinggi di market yang tepat.
Kekurangan Non-Commodity Content
Kekurangan non-commodity content adalah belum tentu memiliki demand di mesin pencari. Bisa jadi search volume-nya 0.
Ditambah lagi, effort dalam membuat konten jenis ini sangat besar, sehingga butuh waktu, tenaga, dan sumber daya yang tidak sedikit.
Tips Membuat Non-Commodity Content
Berikut beberapa tips membuat non-commodity content berdasarkan pengalaman pemilik blog ini:
1. Narasikan bahwa memang punya pengalaman di sini (jangan ngarang ya)
2. Sertakan bukti kuat
3. Jangan mengulang punya kompetitor
4. Gunakan kata ganti orang pertama
Kapan Waktu yang Tepat untuk Membuat Non-Commodity Content?
Waktu yang tepat adalah ketika kamu menemukan low hanging fruit, terutama pengalaman yang orang jarang ulas.
Bagi brand, momen yang tepat adalah ketika ada pelanggan yang consent untuk dijadikan testimoni.
Contoh Non-Commodity Content
Konten yang berasal dari pengalaman yang umumnya dibuat blogger adalah contoh non-commodity content, serta studi kasus. Di blog ini ada:
1. https://www.farisyudza.com/persiapan-simak-ui-pascasarjana-berdasarkan-pengalaman/
2. https://www.farisyudza.com/pengalaman-menyusun-tesis-dari-bab-1-pendahuluan-hingga-bab-6-kesimpulan/
3. https://www.farisyudza.com/pengalaman-persiapan-sidang-seminar-hasil-tesis-sidang-tesis-itu-bisa-dilalui/
4. https://www.farisyudza.com/mendapatkan-backlink-dari-jurnal-ilmiah-pengalaman-dan-insight/
5. https://www.farisyudza.com/pengalaman-berhasil-verifikasi-google-ads-setelah-gagal-berkali-kali/
6. https://www.farisyudza.com/pengalaman-vaksin-meningitis-dan-polio-di-primecare-clinic-tebet-jakarta-selatan-untuk-keperluan-umroh-recommended/
7. https://www.farisyudza.com/pengalaman-perjalanan-karir-sebagai-seo-specialist-murni-dari-pengalaman-sendiri/
8. https://www.farisyudza.com/pengalaman-kerja-penuh-waktu-sambil-kuliah-s2-apa-yang-bisa-dipelajari/
9. https://www.farisyudza.com/diterima-di-s2-ilmu-komunikasi-ui-pengalaman/
10. https://www.farisyudza.com/pengalaman-mengikuti-simak-ui-pascasarjana-bukan-simak-ui-namanya-kalau-tidak-menantang/
11. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-geo-prompt-rekomendasi-bank-digital-untuk-menyimpan-uang-dengan-nominal-tertentu/
12. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-geo-prompt-rekomendasi-vaksin-meningitis-dan-polio-di-jakarta-selatan-dengan-bahasa-indonesia-dan-inggris/
13. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-seo-perbandingan-ctr-halaman-yang-menarget-transactional-intent-vs-informational-intent/
14. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-geo-indonesia-dengan-local-query-studi-pada-prompt-rekomendasi-nasi-goreng-terdekat-pada-gemini/
15. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-geo-indonesia-studi-pada-prompt-rekomendasi-blog-untuk-belajar-seo-yang-memakai-bahasa-indonesia/
16. https://www.farisyudza.com/studi-kasus-seo-apakah-total-ai-citation-memengaruhi-ctr-studi-pada-bing/
Untuk brand, kamu bisa membuat non-commodity content seperti pelanggan dan studi kasus.
Bagaimana Performa Non-Commodity Content?
Performa non commodity content bergantung pada demand di mesin pencari, termasuk musim.
Di blog ini sendiri, artikel pengalaman mengikuti SIMAK UI menjadi penyumbang klik terbanyak. Namun, cukup banyak klik tentang pengalaman kuliah sambil bekerja mendapat banyak klik dari Threads.
Apakah harus Membuat Non-Commodity Content Semua untuk SEO?
Jawabannya tidak juga. Hal ini karena non-commodity content belum tentu ada demand di mesin pencari.
Commodity content tetap penting untuk dibuat karena umumnya punya demand tinggi, tetapi perlu ada information gain yang relevan agar tidak terlalu mirip dengan situs lain.
Mau Buat Non-Commodity Content Apa?
Jadi, kamu mau buat non-commodity content apa? Pengalaman? Testimoni? Riset original?
Semoga non-commodity yang kamu buat banyak pembacanya ya.