Apakah kamu pernah melihat hasil di SERP di mana suatu website tidak hanya ada satu hasil saja, namun juga turunan di bawahnya? Biasanya hal ini terjadi ketika kita mencari kueri brand atau navigational intent. Turunan tersebut bernama sitelink.
Sitelink termasuk fitur dari Google yang bisa kita manfaatkan loh! Yuk kenalan dengan fitur ini!
Dikutip dari situs resmi Google, sitelink adalah tautan dari domain yang sama dan dikelompokkan bersama sebagai text result.
Contohnya, kueri perusahaan akan memberikan situs perusahaan, sitelink akan berisi halaman tentang kami, karir, produk, dll seperti gambar di bawah ini.
Manfaat sitelink adalah membantu user untuk menghemat waktu dan menavigasi situs dengan lebih cepat, sehingga mereka bisa segera mendapatkan informasi yang mereka inginkan sesegera mungkin.
Bagi praktisi SEO, manfaat sitelink adalah mempermudah customer journey, sehingga sitelink bisa memudahkan user untuk segera berkenalan dengan brand, hingga bertransaksi atau dengan kata lain terjadi konversi.
Kamu tidak bisa membuat sitelink secara manual karena fitur ini bersifat otomatis, tergantung dari Google-nya sendiri.
Dikutip dari situs resmi Google, berikut best practice dari sitelink:
Dari panduan Google, untuk memengaruhi sitelink, maka optimasi internal link, anchor text, dan struktur situs adalah kuncinya.
Contohnya, coba untuk buat navigation bar yang berisikan laman penting (click depth rendah) agar mereka bisa masuk ke sitelink.
Pemilik blog ini menggunakan navbar dan memasukkan kategori yang relevan agar bisa masuk ke sitelink.
Jika kamu tidak ingin suatu tautan masuk ke sitelink, menurut Google, kamu bisa memasang noindex tag pada laman tersebut.
Dikutip dari Ahrefs, memasang <meta name=”google” content=”nositelinkssearchbox”/> pada homepage juga membuat tautan di website tidak masuk ke sitelink.
Sitelink bisa sangat bermanfaat bagi user dan praktisi SEO/pemilik website. Namun, kamu diperbolehkan kok untuk menghapus tautan pada sitelink jika merasa tidak dibutuhkan. Pastikan kalau tautan turunan di sitelink sudah cukup bermanfaat untuk user.
Kalau situsmu, apakah sudah mengeluarkan sitelink pada kueri yang bersifat navigational atau branded keyword? 🙂
Per November 2024, sitelink diberhentikan oleh Google.
Referensi:
https://developers.google.com/search/docs/appearance/sitelinks
https://ahrefs.com/blog/sitelinks/
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…