Content Writing

11 Cara Meningkatkan Motivasi Menulis – Penulis Wajib Tahu!

Demotivasi pasti pernah dialami oleh penulis, apalagi kalau habis dapat kritik keras dari editor atau tulisan yang dikirim ke media ternyata tidak lolos kurasi. Bagaimana cara meningkatkan motivasi menulis ya? Apalagi kalau baru dapat hal yang bikin unmood atau bosan. Bisa-bisa makin jarang menulis blog post.

Untuk penulis, berikut cara meningkatkan motivasi menulis!

1. Punya Tujuan yang SMART

Tujuan adalah sumber motivasi.

Namun, tujuan ini harus spesific, measureable, achieveable, relevant, dan time-based alias SMART agar motivasi bisa meningkat.

Target yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menyebabkan demotivasi.

2. Monetisasi Tulisan

Tidak bisa dipungkiri mendapatkan uang dari menulis adalah tujuan atau motivasi bagi penulis. Contoh buktinya adalah banyakya minat menulis artikel dibayar pada pencarian Google.

Tidak masalah sih, justru monetisasi tulisan juga termasuk cara meningkatkan motivasi menulis.

Dengan mendapatkan uang, kita bisa lebih termotivasi, apalagi kalau penghasilannya besar.

3. Lihat Komentar Positif pada Karya Tulisanmu

Coba pantau karya tulisanmu.

Jangan mental block dengan menganggap pasti isinya hujatan semua.

Cek lagi, siapa tahu ada komentar positif yang menambah motivasi menulismu.

Pemilik blog ini pernah lagi bosan, namun kembali menulis karena ada pujian kepada tulisan di blog ini 🙂

4. Menerima Masukan

Menerima masukan konstruktif juga jadi sumber motivasi. Namun, hal ini sayangnya tidak untuk semua orang.

Ada yang diberi masukan justru malah demotivasi.

Kalau kamu, yang mana? Demot atau termotivasi setelah dapat masukan?

5. Ingat Lagi, Mengapa Sejak Awal Kamu Menulis?

Ketika tidak ada motivasi menulis, coba ingat lagi mengapa kamu menulis?

Setelah ingat, motivasi bisa bertambah! Apalagi jika sudah berkeluarga.

6. Jangan Terlalu Banyak Mengambil Pekerjaan Menulis

Makin banyak pekerjaan yang diambil, makin banyak uang yang didapat beserta pengalamannya.

Sayangnya, mengambil pekerjaan menulis terlalu banyak rentan mengakibatkan burnout.

Terlalu banyak klien juga tidak baik.

7. Temukan Kondisi Ternyamanmu saat Menulis

Motivasi juga dipengaruhi kondisi atau lingkungan.

Lingkungan yang tepat bisa mendorong motivasi menulis.

Contohnya, penulis paling mood menulis di pagi hari setelah bangun karena kepala masih fresh.

Temukan sendiri kapan dan dimana kondisi ternyamanmu saat menulis 🙂

8. Bergabung dengan Komunitas Menulis/Penulis

Sendirian itu pasti tidak enak. Mau kejar sesuatu tapi sendirian.

Dengan bergabung di dalam komunitas menulis/penulis, maka kita bisa melihat penulis lain yang bisa memotivasi kita.

Jadi, kita juga punya semacam panutan atau rival dari komunitas agar bisa terus termotivasi.

9. Punya Mentor sesama Penulis

Selain komunitas, memiliki mentor juga bisa meningkatkan motivasi menulis.

Mentor menulis pemilik blog ini adalah Dwi Andika, founder dari certified impactful writer. Tulisan kerennya menjadi panutan saya, sehingga saya bisa termotivasi untuk terus menulis hingga bikin studi kasus.

10. Jangan Terlalu “Melihat ke Atas”

Melihat orang-orang yang sukses dengan menulis atau skill menulis di atas kita bisa jadi sumber motivasi yang bagus.

Namun, kalau terlalu “meliht ke atas”, yang ada justru kita bisa mengalami demotivasi.

Pelan-pelan progresnya agar motivasi tidak patah arang dan terus meningkat.

11. Istirahat ketika Lelah Menulis

Penulis bukan robot yang bisa terus dipaksa menulis, yang ada burnout dan kehilangan motivasi.

Recharge dan istirahatlah ketika lelah menulis, sehingga motivasi naik dan kita bisa kembali menulis lagi.

Mengapa Motivasi Menulis Itu Penting?

Motivasi penulis adalah basis dari konsistensi dalam menulis.

Selain itu, motivasi menulis juga merupakan hal yang harus dikelola oleh content writer profesional karena klien tidak akan mau menerima pekerjaan yang terlambat karena alasan tidak ada motivasi menulis.

Menulis tanpa motivasi dapat menyebabkan:

  1. Banyak kesalahan pada tulisan, misalnya typo
  2. Tulisannya tidak mengalir dengan baik atau tidak koheren
  3. Tujuan menulis makin sulit digapai

Ayo Jaga dan Tingkatkan Motivasi Menulis!

Baik itu content writer profesional atau bukan, menjaga dan meningkatkan motivasi menulis adalah hal yang penting.

Tanpa adanya motivasi menulis, tidak akan ada namanya karya tulisan di dunia ini.

Jadi, mari jaga dan tingkatkan terus motivasi menulis agar jadi content writer atau penulis tipe lain yang sukses!

Kalau kamu, bagaimana cara meningkatkan motivasi menulisnya?

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Blog vs Media Sosial – Ada Perbedaan, tetapi Integrasi lebih Baik!

Di era digital yang bergerak cepat, pertanyaan mengenai efektivitas antara blog dan media sosial sering…

4 hours ago

Mengenal Dunia Trading Saham: Antara Peluang Keuntungan dan Manajemen Emosi

Aktivitas perdagangan aktif di bursa efek menawarkan dinamika yang sangat menarik bagi mereka yang memiliki…

6 hours ago

Potensi dan Masa Depan Penerapan Sistem Solar Panel Indonesia

Sebagai negara kepulauan yang terletak tepat di garis khatulistiwa, Indonesia dianugerahi intensitas radiasi sinar matahari…

6 hours ago

Membalas Google Review dengan Template Pesan? Apakah Boleh?

Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…

21 hours ago

Uncertainty Reduction Theory – Mengelola Ketidakpastian Saat Berinteraksi

Ketika masuk kelas baru habis naik kelas atau naik tingkat, serta berbaur dengan mahasiswa jurusan…

1 day ago

Penjelasan tentang Domain Authority: Apa Artinya dan Bagaimana Cara Meningkatkannya

Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia SEO, Anda mungkin pernah mendengar istilah "domain authority." Banyak…

1 day ago