Menulis artikel dibayar? Wah keren banget ya. Pertanyaannya bagaimana agar bisa dibayar karena menulis artikel?
Tanpa basa-basi, berikut cara agar kamu bisa menulis artikel dibayar!
Menulis artikel dan mengirimkannya ke media massa berpotensi dibayar loh jika hasilnya diterima oleh editornya.
Contoh media massa yang membayar untuk menulis artikel adalah IDN media dengan sistem poin.
Mengirim opini ke Sediksi juga dibayar jika tembus review editornya.
Beberapa media yang membayar tulisan:
Menulis artikel di blog pribadi juga bisa dibayar loh. Caranya ada dua, yaitu:
Kalau traffic lebih rame, maka bayaran adsense akan lebih tinggi dari sponsored post/guest post.
Menulis di blog pribadi juga punya kelebihan daripada blog orang lain, yaitu kamulah penguasa mutlaknya. Tidak ada intervensi dari editor (misalnya).
Menulis artikel di blog orang lain sebagai penulis lepas atau purnawaktu juga berpotensi dibayar, apalagi kebutuhan membangun topical authority untuk SEO sangat sedang digencarkan oleh banyak pebisnis/pemilk situs.
Biasanya kita bisa posting langsung artikelnya di blog atau sekedar mengirimkannya saja ke klien kita.
Pemilik blog ini juga menulis di Daily SEO ID.
Memenangkan lomba artikel seperti lomba blog juga berpotensi dibayar loh. Bahkan potensi bayarannya mencapai jutaan rupiah.
Sayangnya, dibalik potensi hadiahnya, cara ini paling sulit untuk dilakukan karena peluang kalah jauh lebih besar 🙂
Jawabannya tergantung klien.
Ada klien yang “miskin”, hanya sanggup membayar murah/tidak sepadan dan parahnya banyak juga penulis yang mau, sehingga merusak harga pasar.
Namun, ada juga klien royal yang bisa membayar tidak hanya sepadan, bahkan lebih tinggi dari seharusnya.
Kalau ketemu klien royal, usahakan untuk berhubungan baik agar bisa repeat order. Untuk klien yang kasih harga kurang pas, kamu bisa tinggalkan begitu portfolio sudah cukup matang.
Untuk juara lomba artikel, hampir mustahil bayarannya tidak sepadan, kecuali lomba blog/artikelnya palsu.
Artikel adalah bagian dari marketing atau jalan mendapatkan traffic. Jadi, sudah sewajarnya kalau artikel itu dibayar.
Belum lagi, membuat artikel butuh usaha dan waktu yang tidak sedikit, terutama artikel panjang dan in-depth.
Karena itu, jangan mau gratisan atau dibayar murah. Pastikan bayarannya sesuai.
Dibayar karena menulis artikel bisa jadi profesi purnawaktu, bisa juga jadi pekerjaan paruh waktu, terutama bagi kalangan yang mau menambah penghasilan seperti ibu rumah tangga dan mahasiswa.
Manfaatkan peluang ini agar pundi-pundi penghasilan bertambah, begitu juga dengan pengetahuan karena ketika menulis, maka wajib namanya membaca.
Sudah siap dan pantaskah kamu untuk dibayar dengan menulis?
Kalau soal menulis artikel tidak dibayar, kamu bisa baca opininya di tautan ini.
Terdapat berbagai jenis backlink, tidak sekedar tautan yang mengarah ke situs kita saja dalam bentuk…
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…