SEO

4 Cara Mengetahui Apakah Website sudah Terindex di Google atau Belum dan Manfaatnya

“Hmmmmm, berapa ya laman yang sudah terindex dari website-ku?” atau “bagaimana ya cara mengetahui apakah website sudah terindex Google atau belum?”. Pertanyaan ini suka ditanyakan oleh blogger atau praktisi SEO, terutama kalau laman pada website-nya tidak kunjung terindex.

Jadi, ada beberapa cara untuk mengetahui apakah website kita sudah terindex di Google atau belum. Berikut caranya:

1. Ketik Site:”nama situsmu” di Google Penelusuran

Ketik site:”nama situsmu” di Google penelusuran. Contoh untuk blog ini adalah site:farisyudza.com, berikut hasilnya pada gambar di bawah:

612 laman farisyudza.com terindex di Google

Terlihat bahwa ada 612 laman dari farisyudza.com yang terindex di Google. Hal ini cukup baik mengingat per 15 Juli 2024, konten di farisyudza.com hampir menyentuh 500.

2. Mengecek Bagian Laman di Google Search Console

Klik “halaman” pada Google Search Console, kemudian akan diperlihatkan berapa laman yang terindex dan tidak terindex beserta alasannya. Berikut contohnya pada gambar di bawah:

laman farisyudza.com yang terindex di Google berdasarkan Google Search Console

Bar hijau adalah jumlah laman yang diindex oleh Google. Ingat bahwa terindex bukan berarti ranking.

3. Menggunakan URL Inspection Tool pada Google Search Console

Gunakan URL inspection tools pada kotak dengan gambar di atas.

Ketik URL yang ingin kamu telsuri pada URL inspection tools. Jika lamannya terindex di Google maka akan ada output berupa “URL tersedia di Google”. Jika tidak, maka output-nya adalah “URL tidak ada di Google”.

4. Memakai Tools Alternatif

Terdapat tools alternatif untuk mengecek apakah website sudah terindex di Google atau belum. Contohnya adalah smallseotools.com dengan Google Index Checker-nya. Namun, hanya dibatasi hingga 5 URL saja.

Manfaat Mengetahui Apakah Website sudah Terindex di Google atau Belum

a. Mengaudit SEO Situs

Mengetahui berapa laman yang terindex di Google adalah bagian dari SEO audit yang esensial, terutama di bagian technical SEO. Justru, cara sepraktis ini tidak boleh sampai terlewat.

b. Mengecek Progres

Kalau kamu suka update konten atau menambah laman baru, mengetahui apakah website sudah terindex di Google atau belum juga jadi cara untuk mengecek progres.

Jika belum banyak laman yang terindex atau mengalami deindex, bisa jadi ada masalah pada technical atau kontennya.

c. Membuat Strategi lebih Lanjut

Mengetahui berapa laman yang terindex di Google juga merupakan basis dari pembuatan strategi SEO.

Contohnya, jika laman yang terindex masih sedikit sekali dibanding total halaman, maka perlu fokus ke strategi untuk memprioritaskan pembetulan technical SEO dulu baru pindah ke strategi off-page SEO.

d. Memantau Apakah Ada Deindex

Kalau jumlah laman di site: atau bar hijau di Google Search Console berkurang, berarti terjadi deindex.

Mengapa Laman Website yang Terindex di Google Sangat Sedikit?

Jika laman website-mu hanya sedikit saja yang terindex, maka ada beberapa kemungkinan, yaitu:

  • Jumlah lamannya memang sedikit
  • Ada masalah pada technical SEO-nya
  • Konten kurang berkualitas

Apa yang harus Dilakukan kalau Laman Website yang Terindex di Google masih Sedikit?

Sederhananya, inti dari yang harus kamu lakukan jika laman website yang terindex di Google masih adalah:

  • Mengaudit techincal SEO situsnya
  • Menyetor peta situs/sitemap ke Google Search Console
  • Melihat alasan mengapa laman tersebut tidak diindex oleh Google (ada report-nya di Google Search Console)
  • Melakukan cara agar website cepat terindex di Google, selengkapnya di tautan ini
  • Mengevaluasi apa saja optimasi yang telah kamu lakukan (audit riwayat optimasi)

Mengecek Apakah Website sudah Terindex di Google atau Belum Itu Mudah Caranya, namun Vital Manfaatnya!

Mengecek/mengetahui apakah website sudah terindex di Google atau belum adalah hal yang esensial untuk seorang praktisi SEO dan blogger. Bahkan caranya terbilang sangat mudah, modal Google saja cukup kok.

Namun, tidak perlu mengeceknya sering-sering ya, terutama kalau content velocity situsmu rendah. Kecuali kalau rutin menambah laman baru. Menurut pemilik blog ini, seminggu sekali hingga sebulan sekali cukup untuk mengecek status index suatu situs.

Kalau situsmu? Sudah berapa laman yang terindex di Google, apakah perbandingannya aman dengan yang tidak diindex?

Happy optimizing!

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Tulisan Dituduh AI-Generated/Dibuat oleh AI? Ini yang harus Dilakukan

Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…

3 days ago

Mendapatkan Backlink dari Jurnal Ilmiah – Pengalaman dan Insight

Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…

5 days ago

Siapa saja Pakar SEO di Indonesia?

Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…

3 weeks ago

Rekomendasi VPS Terbaik untuk MVP SaaS (Dilengkapi Estimasi Cost)

Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…

3 weeks ago

JRPG sebagai Novel Interaktif: Genre Game Penuh Cerita untuk Pembaca

Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…

4 weeks ago

Traffic Website Turun? Berikut Potensi Penyebab dan yang harus Dilakukan!

Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…

4 weeks ago