SEO

Beli Backlink – Apakah Boleh untuk SEO?

Salah satu hal yang seringkali diperdebatkan dalam dunia SEO adalah apakah beli backlink itu diperbolehkan atau tidak. Ada tim pro beli backlink, ada juga yang tim kontra beli backlink.

Berikut pendapat Google mengenai beli backlink untuk off-page SEO.

Tanggapan Google Mengenai Membeli Backlink

Dikutip dari Google Spam Policies, setiap link yang digunakan untuk memanipulasi ranking di mesin pencari termasuk dalam spam. Hal ini termasuk mengeluarkan uang untuk mendapatkan backlink (beli backlink).

Cara Membeli Backlink yang Aman (Sesuai Panduan dari Google)

Eits, bukan berarti tidak boleh membeli backlink ya.

Dalam Google Spam Policies, Google sendiri memaklumi membeli dan menjual backlink adalah bagian dari ekonomi, terutama untuk periklanan dan sponsor. Namun, untuk backlink yang dibeli, maka harus mencantumkan rel=”nofollow” atau rel=”sponsored”.

Bagaimana dengan Membeli Backlink Dofollow?

Sayangnya, hal ini termasuk teknik black hat SEO jika tujuannya adalah biar cepat ranking atau ingin memanipulasi peringkat di mesin pencari.

Jika kamu membuat konten berkualitas dan membeli backlink, maka hal ini termasuk teknik grey hat SEO.

Praktek ini banyak dilakukan dalam bentuk content placement di blog atau media nasional.

Hal yang perlu Diperhatikan sebelum Membeli Backlink

a. Niche dari Website-nya

Bagaimana niche dari website tempat menyematkan backlink?

Yang ideal tentu adalah yang masih satu niche dengan website kita.

Misalnya, situs kita niche olahraga, lalu beli backlink di situs kesehatan.

b. Harga Backlink

Bagaimana harga backlink-nya? Harga yang terlalu murah atau terlalu mahal itu red flag loh!

Beberapa faktor yang biasanya menentukan harga backlink:

  1. Traffic
  2. Domain authority/Domain rating
  3. Berapa banyak laman yang terindeks di Google
  4. Profil pemilik website-nya

c. Jenis Backlink

Apakah backlink-nya bersifat dofollow, nofollow, sponsored, atau jenis lainnya?

Hal ini penting untuk dibahas sebelum membeli.

d. Traffic dari Website-nya

Traffic dari website tempat penyematan backlink tidak hanya soal traffic tinggi, tetapi juga pertumbuhan traffic yang positif.

Traffic dengan pertumbuhan yang bagus berpotensi mendatangkan referral traffic ke situs kita.

e. Profil Pemilik Website

Bagaimana profil pemilik website-nya? Apakah aneh atau jelas?

Kamu bisa cek halaman tentang kami untuk memastikannya.

Jangan beli backlink dari pihak yang tidak bisa dipercaya.

f. Output

Output dari beli backlink bisa berupa konten dan penyematan backlink di dalamnya atau hanya backlink profile saja.

Apakah harus Beli Backlink agar bisa Ranking di Mesin Pencari/Google?

Jawabannya tidak.

Situs masih bisa ranking meski tanpa membeli backlink, namun tentunya hal ini bergantung pada beberapa faktor, seperti seberapa kompetitif suatu niche.

Kalau situsnya punya niche dengan persaingan ketat, jelas backlink sangat dibutuhkan.

Apakah Membeli Backlink untuk SEO Itu Wajib?

Jawabannya tidak. Namun, kamu tetap harus melakukan content placement di blog atau website orang lain agar brand-mu semakin dikenal.

Anggap saja content placement tersebut adalah biaya beriklan di blog/situs orang lain. Jangan lupa untuk deal-deal-an dulu tentang jenis backlink-nya.

Membeli Backlink Itu Boleh, namun Google punya Aturan Terkait Hal Itu

Jadi, sebenarnya membeli backlink itu boleh-boleh saja, bahkan Google memakluminya karena merupakan bagian dari ekonomi. Namun, ada aturan bahwa backlink yang dibeli harus bersifat nofollow atau sponsored.

Namun, kalau tujuan membeli backlink-nya hanya agar bisa ranking cepat di Google, lebih baik urungkan saja. Membeli content placement jauh lebih bermanfaat agar situs/brand kita lebih dikenal masyarakat dan target audiens kita.

Kalau kamu? Tim pro beli backlink atau kontra beli backlink?

Jika mau membeli backlink, pastikan untuk membelinya langsung dari pemilik website atau ke jasa SEO dan link building terpercaya seperti Omni Rank.

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si., M.I.Kom (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Recent Posts

Blog vs Media Sosial – Ada Perbedaan, tetapi Integrasi lebih Baik!

Di era digital yang bergerak cepat, pertanyaan mengenai efektivitas antara blog dan media sosial sering…

3 hours ago

Mengenal Dunia Trading Saham: Antara Peluang Keuntungan dan Manajemen Emosi

Aktivitas perdagangan aktif di bursa efek menawarkan dinamika yang sangat menarik bagi mereka yang memiliki…

5 hours ago

Potensi dan Masa Depan Penerapan Sistem Solar Panel Indonesia

Sebagai negara kepulauan yang terletak tepat di garis khatulistiwa, Indonesia dianugerahi intensitas radiasi sinar matahari…

6 hours ago

Membalas Google Review dengan Template Pesan? Apakah Boleh?

Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…

21 hours ago

Uncertainty Reduction Theory – Mengelola Ketidakpastian Saat Berinteraksi

Ketika masuk kelas baru habis naik kelas atau naik tingkat, serta berbaur dengan mahasiswa jurusan…

1 day ago

Penjelasan tentang Domain Authority: Apa Artinya dan Bagaimana Cara Meningkatkannya

Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia SEO, Anda mungkin pernah mendengar istilah "domain authority." Banyak…

1 day ago