Blogger bisa mendapatkan uang dari blognya sendiri. Terdapat berbagai cara monetisasi blog loh, tidak hanya satu cara saja!
Tentu sangat disayangkan kalau blog tidak dimonetisasi karena tentunya blogging memerlukan waktu dan tenaga. Salah satu tujuan dari blogging/punya situs tentu adalah monetisasi.
Berikut cara monetisasi blog:
Ini cara paling populer dalam monetisasi blog, yaitu menggunakan provider iklan seperti Google Adsense, Adsterra, atau MGID.
Kelebihannya, penghasilan yang kamu dapatkan sesuai dengan traffic, jadi benar-benar based on merit. Namun, sayangnya penghasilan yang didapat juga bergantung dari negara dan niche blognya.
Jika blogmu masih baru, jangan berharap banyak penghasilannya akan banyak dari Adsense, apalagi kalau target negaranya 2nd tier dan 3rd tier.
Mungkin cara monetisasi blog ini mirip dengan endorse KOL di media sosial. Bedanya, media yang digunakan adalah blog.
Pembuatan guest posting ini sebenarnya mirip dengan user-generated content, namun yang versi berbayar.
Hal ini tidak dilarang Google selama mengikuti “panduan” dari mereka.
Blog kita bisa digunakan untuk menjual produk/jasa loh.
Namun, tentunya kita harus memikirkan customer journey yang seamless agar produk/jasa yang kita jual di blog kita bisa laku.
Cara monetisasi blog ini paling lumrah dilakukan juga, terutama untuk blogger yang ambis dan kompetitif serta punya kemampuan menulis yang top markotop.
Namun, cara ini kurang bisa diandalkan karena tulisan itu subjektif dan juri punya bias dalam menilai.
Menang lomba blog tidak hanya soal skill, tetapi juga keberuntungan.
Bisa dibilang ini adalah last resort dalam monetisasi blog, kecuali kamu memang seorang peternak blog.
Di grup blogger Facebook, banyak yang menjual blog ketika Adsense mereka telah di-approve.
PR dari cara monetisasi ini tentu saja mencari pembelinya/memasarkan agar ada yang mau membeli blognya.
Cara monetisasi ini mirip dengan media luar yang menawarkan konten premium hasil produk jurnalisme mereka seperti NY Times.
Kamu bisa menawarkan pengunjung situsmu untuk berlangganan newsletter atau konten khusus yang tersedia untuk penikmat kontenmu.
Cara ini cukup sulit karena harus membangun pembaca setia terlebih dahulu.
Mengikuti program affiliate juga bisa jadi cara monetisasi blog.
Kamu bisa menempelkan papan affiliate di situsmu atau bisa juga lewat call to action pada artikelnya.
Monetisasi blog adalah pilihan bagi pemilik blognya.
Menurut penulis, sangat disayangkan jika blog tidak dimonetisasi karena kita (pemilik blog) pasti mengorbankan waktu, tenaga, serta uang dalam mengembangkan blog. Jadi, menurut penulis, blogger yang sukses adalah blogger yang berhasil memonetisasi situsnya hingga menjadi tempat penghidupannya.
Bisa dibilang, monetisasi blog adalah bentuk penghargaan terhadap blogmu.
Mungkin, blogmu tidak layak dimonetisasi jika hanya berisikan diary yang tidak ingin dibaca oleh orang lain.
Jadi, ada banyak sekali cara monetisasi blog. Kamu tinggal pilih mau pakai cara yang mana.
Meski ada banyak cara monetisasi blog, jangan pernah melanggar aturan ya seperti mempromosikan/menjual produk/jasa terlarang.
Semangat untuk semua blogger di dunia ini!
Google Autocomplete adalah fitur Google Search yang menampilkan prediksi kata atau frasa ketika pengguna mulai…
Selamat hari blogger nasional! Hari blogger nasional bertepatan pada tanggal 27 Oktober 2026. Bagaimana sejarahnya?…
Membuka usaha kuliner melalui badan usaha memiliki kebutuhan administrasi yang berbeda dibandingkan bisnis perorangan. Ketika…
Kompres gambar merupakan salah satu langkah optimasi website yang sering dilakukan untuk mengurangi ukuran file…
Majas alegori adalah gaya bahasa yang menyampaikan makna melalui cerita, gambaran, atau rangkaian lambang yang…
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata seperti "terbaik", "tertinggi", "tercepat", atau "paling besar" untuk…