Setelah domain mendekati masa kadalursa, biasanya akan ada notifikasi bahwa kita harus memperpanjang hosting dari provider hosting yang kita beli.
Pertanyaannya, apa saja yang harus kita perhatikan sebelum memperpanjang hosting? Bagaimana cara memperpanjang hosting agar tidak kadaluarsa?
Pada dasarnya kita perlu memperpanjang hosting kalau kita ingin domain kita terus tetap eksis di dunia maya/internet, misalnya karena bisnis kita perlu situs untuk monetisasinya atau web pemerintahan menjadi garda terdepan dalam memberikan pengumuman kepada publik.
Tidak memperpanjang hosting juga berarti tidak melanjutkan kegiatan personal branding di situs lagi dan membiarkan domainnya bisa diambil namanya beserta menjadi expired domain.
Terdapat biaya yang dikeluarkan untuk memperpanjang hosting. Penulis sendiri kelur 700000-an rupiah saat memperpanjang hosting. Biaya ini dikenakan secara tahunan.
Kalau kamu tidak ada biaya, maka praktis tidak bisa memperpanjang hosting. Jadi, jangan lupa untuk sediakan budget-nya.
Jika ada budget, segera perpanjang hosting-nya. Jangan tunggu mepet-mepet dekat tanggal kadaluarsa.
Bagaimana progres perkembangan situsmu? Apakah tumbuh, jalan di tempat, atau malah hancur gara-gara update algoritma Google karena memakai black-hat SEO?
Kalau situsnya sudah kena hantam penalti dari Google, lebih baik buat yang baru lagi saja, namun tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Jika situsnya tumbuh terus, perpanjanglah!
Apakah tujuan situmu sudah tercapai? Kalau sudah dan merasa tidak butuh lagi, maka tidak perlu perpanjang hosting. Namun, kalau tujuan situsmu belum tercapai, sebaiknya tetap perpanjang.
Kalau situsmu kerap mengalami masalah dari provider hosting. Maka sepertinya jangan diperpanjang lagi hosting dari provider tersebut. Karena itulah, kita harus memilih provider hosting dengan tepat.
Jika domainnya ingin dijual, maka jangan lupa untuk memperpanjang hosting atau bicara dengan pembeli bahwa merekalah yang harus membayar perpanjangan hosting-nya dalam negosiasi.
Ketika kita tidak memperpanjang hosting, otomatis kita juga akan kehilangan akses menuju situs kita. Beberapa dampak lain adalah:
Karena dampaknya besar, jangan sembarangan memutuskan untuk tidak memperpanjang hosting ya!
Setiap provider hosting punya caranya sendiri. Contohnya di Domainesia:
Secara garis besar, perpanjang hosting seperti itu caranya. Mudah sekali bukan? Yang terpenting jangan lupa menyiapkan budget!
Sebagai pemilik website, apalagi untuk monetisasi. Sudah merupakan kewajiban untuk menyediakan budget agar bisa memperpanjang hosting agar website kita bisa terus eksis.
Jadi, kalau ada notice atau sebentar lagi hosting-nya mau kadaluarsa, segeralah untuk membayar tagihan untuk memperpanjang hosting-nya!
Kalau kamu sedang ingin punya website dan butuh hosting terpercaya, yuk klik tautan ini!
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…