One Cannot Not Communicate – Kita Tidak Mungkin Tidak Berkomunikasi!
Pernah dengar tentang one cannot not communicate atau we/you cannot not communicate? Istilah ini adalah salah satu lima aksioma komunikasi. Aksioma ini punya makna mendalam dan bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi kita.
Yuk kita telusuri tentang one cannot not communicate!
Apa Maksud dari One Cannot Not Communicate?
Maksud dari one cannot not communicate adalah kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Apa pun yang kita lakukan, itu adalah bentuk komunikasi. Bahkan diam saja, tidak mengatakan atau tidak melakukan apa pun itu juga termasuk berkomunikasi. Bagaimana pun juga, pasti kamu berkomunikasi dengan oran lain.
Aksioma ini dipopulerkan oleh Paul Watzlawick.
Contoh Penerapan One Cannot Not Communicate di Kehidupan Sehari-Hari
Ketika istri dan suami bertengkar, mereka sama sekali tidak berbicara apa-apa atau melakukan silent treatment. Mereka pikir, mereka sedang tidak berkomunikasi, padahal sebenarnya, mereka sedang berkomunikasi. Pesannya adalah “aku tidak mau berbicara dulu denganmu”, terlihat dari aspek tidak terlihat dari komunikasinya.
Selain itu, kontak mata atau gerakan tangan antara pemain sepak bola juga adalah bentuk one cannot not communicate. Arah dari posisi badan seseorang sudah menunjukkan komunikasi. Begitu pula level kekencangan operan dan arah ke kaki terkuat atau terlemah. Ada pesan di sana.
Seseorang yang terburu-buru saat makan dan mandi ketika pagi hari, itu juga jadi pesan bahwa mereka ingin berangkat ke suatu tempat sesegera mungkin.
Apa pun yang dilakukan, semua adalah bentuk komunikasi. Kita tidak mungkin tidak berkomunikasi.
Manfaat Memahami One Cannot Not Communicate
Dengan memahami aksioma ini, kita bisa paham bahwa diam dan tidak melakukan apa pun juga merupakan bukti komunikasi. Jadi, sebaiknya lakukan komunikasi yang efektif dan hindari miskomunikasi. Ingat bahwa apa pun yang dilakukan, itu adalah komunikasi. Tidak harus berbicara atau dengan tulisan.
Berikan pesan yang dapat diterima dengan baik kepada komunikan atau target pesan kita. Bukan pesan yang polisemi/ambigu karena kelakuan atau gestur kita, atau bahkan pesan yang penuh dengan distorsi.
Mari lebih Bijak dalam Berkomunikasi!
Orang-orang mungkin berpikir jika mereka diam saja, itu berarti tidak berkomunikasi. Salah, apa pun yang dilakukan, itu adalah bentuk komunikasi. Komunikasi tidak selalu berbentuk lisan dan tulisan, bahkan diam saja atau gestur kecil itu adalah bentuk komunikasi.
Ayo bijak berkomunikasi agar pesan yang disampaikan ke komunikan atau target pesan bisa dimengerti dengan baik. Tidak lupa bahwa harus lebih hati-hati karena komunikasi bersifat irreversible.
Referensi:
https://library.ump.ac.id/you-cannot-not-communicate/