Content WritingSEO

Tulisan Dituduh AI-Generated/Dibuat oleh AI? Ini yang harus Dilakukan

Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia. Tidak jarang, terdapat tuduhan bahwa suatu tulisan adalah buatan AI. Umumnya, klaim tuduhan tulisan AI ini diberikan lewat hasil dari alat untuk mendeteksi tulisan AI (yang secara akademik juga hasilnya alat tersebut kurang reliable). Hal ini umumnya membuat pusing penulis seperti akademisi atau content writer.

Apa yang harus kamu lakukan jika tulisan dituduh buatan AI? Ini

Disclaimer: artikel ini untuk kasus tulisannya dibuat manual dan otentik. Bukan untuk penulis yang beneran pake AI.

1. Membantah

Tentu jika ada tuduhan, kamu harus membantahnya. Apalagi jika kamu beneran buat manual tanpa bantuan AI satu pun. Pembelaan ini pastinya kurang cukup.

2. Menunjukkan Bukti bahwa AI Detector Kurang Reliable/Risiko False Positif

https://link.springer.com/article/10.1007/s00701-025-06622-4 dari studi ini alat AI detector bisa kurang reliable dan berpotensi false positif, sehingga kurang bisa jadi bukti bahwa tulisan buatan AI padahal ditulis manual.

3. Sertakan Backlog

Coba tunjukkan backlog pekerjaanmu dalam menulis, terutama jika tulisanmu tidak terkait dengan kantor atau perusahaan. Menampilkan history AI generatif menjadi opsi terakhir.

Tetap Tenang jika Dituduh

Integritas itu mahal, jadi pasti jika dituduh pasti ada rasa sebal. Apalagi jika sudah capek-capek buat artikel atau tulisan, kemudian dituduh menggunakan AI.

Tetap tenang dan berargumen dengan jernih. Lagipula tulisan yang otentik bisa dilihat karena tulisan AI cenderung kaku dan tidak ada rasanya.

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *