SEO

Studi Kasus SEO – Apakah Total AI Citation Memengaruhi Organic Traffic dari Bing?

Bing baru saja merilis AI performance report. Di metrik pada AI performance report-nya, terdapat total AI citation, average cited page per, kueri, dsb.

Selama ini, studi pengaruh jumlah AI citation ke organic traffic masih terbatas.

Studi kecil-kecilan ini akan menguji apakah ada pengaruh dari total AI citation terhadap organic traffic Bing dengan regresi linear sedehana.

Metode

Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik deskriptif dan inferens.

Data 30 hari terakhir dikumpulkan. Data AI citation didapat dari Bing, sementara data organic traffic Bing didapat dari Google Analytic.

Data tersebut kemudian dimasukkan ke software SPSS. AI citation menjadi variabel independen (yang memengaruhi) dan organic traffic dari Bing menjadi variabel dependen (yang dipengaruhi).

Kemudian, dilakukan regresi linear sederhana dengan tingkat kepercayaan 95%.

Data Mentah

AI Citation Organic Traffic
63.00 1.00
104.00 2.00
88.00 1.00
54.00 .00
35.00 .00
23.00 .00
38.00 1.00
71.00 3.00
130.00 1.00
45.00 .00
46.00 .00
31.00 4.00
50.00 1.00
20.00 1.00
63.00 1.00
45.00 2.00
45.00 .00
12.00 2.00
31.00 1.00
15.00 1.00
57.00 2.00
48.00 2.00
46.00 2.00
49.00 4.00
30.00 3.00
30.00 2.00
14.00 1.00
25.00 1.00
37.00 .00

Hasil

Dari hasil regresi linearnya. Didapatkan bahwa nilai R hanya 0,04 yang berarti korelasinya kecil sekali antara AI citation dengan organic traffic meski korelasinya bersifat positif. Secara inferens, nilai Sig. 0,83 (lebih besar dari 0,05) yang berarti pengaruh jumlah AI citation terhadap organic traffic tidak signifikan.

Diskusi/Penjelasan

Dari hasil regresi linearnya, terlihat bahwa jumlah AI citation tidak terlalu berpengaruh pada organic traffic. Implikasinya adalah orang-orang memang melihat halaman website yang disitasi, tetapi sama sekali tidak mengklik situsnya. Hal ini menunjukkan user behavior bahwa user yang melihat hasil dari AI cenderung tidak ingin mengklik situs yang menjadi referensinya.

Limitasi Studi

Studi ini hanya memakai 29 data saja atau dengan kata lain 30 hari terakhir dan dilakukan pada situs dengan jumlah halaman kurang dari 10000 (blog ini sendiri) dan berbahasa Indonesia. Studi kasus ini juga tidak mempertimbangkan ciri khusus halaman yang disitasi. Bisa saja judul yang lebih clickbait memancing CTR lebih bagus dan organic traffic lebih tinggi. Selain itu, data didapat dari Bing saja di mana pengguna Bing di Indonesia tidak terlalu banyak.

Studi di masa depan bisa dilakukan pada studi dengan jumlah halaman lebih besar serta organic traffic dari Bing yang lebih banyak untuk melihat signifikansi korelasi yang lebih baik karena datanya lebih banyak. Studi juga bisa dilakukan pada situs yang memakai bahasa Inggris karena merupakan bahasa global, sehingga peluang disitasi AI seharusnya lebih tinggi.

Kesimpulan: Jumlah AI Citation lebih Banyak Tidak Menjamin Organic Traffic lebih Tinggi

Terlepas ada hubungan positif antara AI citation dengan organic traffic, secara inferens, hubungan tersebut tidak signifikan. Jadi, jumlah AI citation yang banyak, tidak sama dengan organic traffic yang lebih tinggi.

Yang menarik, justru bagaimana jika penelitian ini dilakukan dengan data GSC (Google Search Console) selaku penguasa market share mesin pencari di Indonesia 🙂

Author

Faris Yudza Ghifari, S.Si. (Certified Impactful Writer)

Faris Yudza Ghifari. Digital Marketing & Website Associate di PrimeCare Clinic. Berpengalaman di niche kesehatan, pemasaran, dan engineering (alat laboratorium dan energi terbarukan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *