Terdapat sindiran halus (ironi dan satire) dan kasar (sinisme dan sarkasme). Namun, tahukah kamu bahwa ada satu jenis sindiran lagi, yaitu majas innuendo.
Majas sindiran yang satu ini punya ciri khasnya sendiri loh. Yuk kita telusuri!
Majas innuendo adalah sebuah majas sindiran berupa mengecilkan fakta yang ada. Jadi, cukup berbeda dengan ironi yang benar-benar memakai kebalikan atau sinisme yang frontal dan maknanya tersurat.
Selain itu, mirip dengan satire, innuendo juga kerap dipakai di media sosial, terutama untuk menyindir orang-orang sukses yang lupa bahwa mereka punya privilege atau unfair advantage.
Ciri-ciri majas innuendo yang khas selain mengecilkan fakta yang ada adalah maknanya tersirat. Jadi, setelah mendengarkan majas innuendo, bisa saja orangnya “loading” dulu untuk mencerna sindirannya.
Cara membaut kalimat/kata-kata dengan majas innuendo itu cukup mudah. Cukup temukan sebuah fakta, lalu “kecilkan”. Namun, pastikan bahwa yang kamu “kecilkan” itu beneran masih fakta. Kalau tidak faktual? Jatuhnya kita akan membuat hoax/fitnah.
Berikut contoh kalimat/kata-kata dengan majas innuendo:
Jadi, paham kan mengapa majas innuendo cukup laku di media sosial? Dari contohnya cukup terlihat 🙂
Majas innuendo mengecilkan fakta yang ada, tetapi ingat bahwa majas ini hanya “mengecilkan”, bukan membuat apa yang mereka sindir menjadi hoax. Berbeda dengan ironi yang justru adalah kebalikan dari apa yang diucapkan.
Biasanya orang-orang menggunakan majas innuendo ketika melihat ketidakadilan dalam hidup mereka. Jadi, jangan sembarangan meresponnya.
Kalau kita disindir dengan majas innuendo? Andai faktual, terimalah dengan bijak. Jika hoax? Jangan lupa untuk memperingatkan penyebarnya, beserta dengan bukti bahwa sindirannya salah.
Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…
Ketika masuk kelas baru habis naik kelas atau naik tingkat, serta berbaur dengan mahasiswa jurusan…
Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia SEO, Anda mungkin pernah mendengar istilah "domain authority." Banyak…
Memilih warna untuk hunian kadang terlihat sederhana, namun hasil akhirnya bisa sangat berbeda dari yang…
Memahami bagaimana audiens berinteraksi dengan media merupakan langkah awal yang krusial dalam menyusun strategi konten.…
Dalam tata bahasa Indonesia, setiap kata memiliki peran tertentu untuk menyampaikan pesan secara jelas dan…