Karena AI, banyak sekali tulisan yang diproduksi. Hal ini bisa jadi hal bagus dan buruk. Bagusnya memang kecepatan pembuatan artikel bisa dipercepat, namun buruknya adalah kualitasnya terkadang dipertanyakan karena tidak faktual, terlalu kaku, dan tidak ada emosi/pengalaman di dalamnya. Pertanyaannya, bagaimana cara mendeteksi tulisan AI? Hal ini perlu diketahui jika kamu membayar content writer atau merupakan tenaga pendidik (dosen/guru) agar tidak terjadi kecurangan.
Sebelum ke cara mendeteksi tulisan AI, kita tahu dulu ciri-ciri dari tulisan buatan AI.
Karakteristik dari tulisan AI adalah:
Dengan munculnya AI untuk menulis, muncul juga pendeteksi tulisan AI.
Beberapa rekomendasi software pendeteksi tulisan AI adalah:
Dari ciri-ciri tulisan buatan AI, kita sebenarnya bisa mendeteksinya sendiri dengan mata kita apakah suatu tulisan itu buatan AI atau manusia.
Namun, tentu saja hal ini tidak bulletproof.
Karena tulisan buatan AI itu punya plagiarisme yang tinggi, coba saja copy paste tulisan di Google search alias googling. Kalau banyak tulisan yang mirip, kemungkinan besar tulisannya merupakan buatan AI.
Kalau menggunakan software, membaca tulisan, googling, dengan seksama kurang meyakinkan untuk dirimu, maka cara paling ampuh adalah bertanya soal tulisan kepada pembuat tulisannya sendiri.
Dalam dunia akademik, seorang dosen/guru bisa bertanya kepada mahasiswa/siswanya tentang tulisan yang ia bikin. Kalau muridnya tidak bisa menjawab sama sekali atau bahkan kelihatan tidak aware dengan tulisannya sendiri, besar kemungkinan kalau tulisannya merupakan buatan AI.
Begitu juga untuk editor atau employer. Kamu bisa menggunakan cara yang sama dengan dosen/guru untuk mengetahui apakah content writer menggunakan AI atau tidak. Biasanya, penulis yang menggunakan AI tidak akan bisa menjawab ketika ditanya soal referensi kontennya. Lagipula, setiap penulis punya style menulis yang unik.
Cara mendeteksi tulisan AI ini terdengar seperti kita tidak percaya dengan penulisnya. Yah, bukan tidak percaya, tetapi menunjukkan kewaspadaan.
Tenang saja, setiap tulisan itu unik, jadi akan terlihat apakah seorang penulis menggunakan tangan dan otaknya sendiri untuk menulis atau menggunakan AI.
Kalau kamu baru menggunakan jasa penulis atau mengenal murid, maka tidak ada salahnya untuk memakai pendeteksi AI ini. Namun, kalau sudah percaya, tidak perlu menggunakannya karena kamu pasti sudah hafal dengan gaya tulisan penulis/muridmu.
Membalas Google review adalah cara optimasi local SEO yang mudah, tetapi repetitif. Meski demikian, hal…
Ketika masuk kelas baru habis naik kelas atau naik tingkat, serta berbaur dengan mahasiswa jurusan…
Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia SEO, Anda mungkin pernah mendengar istilah "domain authority." Banyak…
Memilih warna untuk hunian kadang terlihat sederhana, namun hasil akhirnya bisa sangat berbeda dari yang…
Memahami bagaimana audiens berinteraksi dengan media merupakan langkah awal yang krusial dalam menyusun strategi konten.…
Dalam tata bahasa Indonesia, setiap kata memiliki peran tertentu untuk menyampaikan pesan secara jelas dan…