Apakah Content Writer Boleh Memakai ChatGPT dalam Pekerjaannya?
ChatGPT serta AI generatif lainnya telah menjadi bagian dari hidup manusia, suka tidak suka. Profesi kreatif termasuk yang rutin menggunakannya. Nah, pertanyaannya, apakah pekerjaan penulis atau content writer boleh memakai ChatGPT serta AI generatif lainnya untuk pekerjaannya?
Oke, ini jawaban jujurnya!
ChatGPT Boleh Digunakan oleh Content Writer Selama Bukan untuk Menulis
Jawaban jujurnya, ChatGPT masih boleh digunakan oleh content writer. Hanya saja, tujuan penggunaan ini adalah bukan untuk menulis. Ingat bahwa employer membayar content writer untuk mendapatkan output berupa tulisan manual 100% buatan manusia. Bukan tulisan full AI.
Bahaya Menulis dengan Menggunakan ChatGPT untuk Content Writer
a. Fraud dalam Pekerjaan
Membuat artikel dengan ChatGPT oleh content writer menurut pemilik blog ini adalah bentuk fraud oleh content writer, selain plagiarisme copy paste penuh dari sumber lain.
b. Reputasi Hancur
Karena fraud, akhirnya reputasi dari content writer hancur. Tidak ada yang percaya lagi jika ia menulis secara manual, meski sebenarnya tulisannya tidak menggunakan AI generatif apa pun.
Cara Menggunakan ChatGPT yang Pas untuk Content Writer
a. Menjadi Asisten Editor
Content writer bisa memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten editor. Contohnya, ChatGPT bisa menemukan typo serta saran untuk membantu tulisanmu agar lebih baik.
b. Mencari Ide
Lagi pusing cari ide baru? ChatGPT bisa membantu.
Jangan Mencoba Fraud dengan ChatGPT
Content writer memang masih boleh menggunakan ChatGPT atau AI generatif lain, tetapi tidak boleh digunakan untuk murni membuat draft artikel.
Kejujuran dan integritas itu mahal di profesi apa pun. Jadi, jangan pernah menggadaikannya ya 🙂