Mungkin ada orang yang menganggap bahwa blog dan website itu sama, padahal sebenarnya berbeda loh! Ada perbedaan blog dan website secara mendasar. Kuncinya, website belum tentu merupakan blog, namun blog sudah pasti bagian dari website.
Berikut beberapa perbedaan blog dan website!
Blog adalah sebuah situs yang berisikan konten informatif, di mana kontennya sering update dan di-update secara terbalik dari kronologis, yaitu konten paling baru ditampilkan paling depan.
Sementara itu, dikutip dari Oxford Languages, website adalah kumpulan halaman yang saling berkaitan dan berada dalam satu domain.
Konten di dalam blog rutin di-update, bergantung pada sumber daya manusia yang mengurusnya. Misalnya, pada studi kasus SEO di tautan ini, pemilik situsnya update konten satu kali dalam sehari.
Untuk situs, kontennya tidak banyak di-update dan cenderung sama dalam waktu yang lama.
Ohh ya, konten ini bentuknya blog, dan belum tentu artikel (perbedaan blog dan artikel bisa kamu akses di tautan ini).
Cara monetisasi blog biasanya lewat Adsense dan affiliate. Bisa juga lewat jualan produk/jasa lewat call to action.
Sementara itu, cara monetisasi situs langsung lewat jualan produk atau jasa tanpa adanya customer journey lewat blog, misalnya lewat e-commerce.
Jumlah halaman di blog cenderung lebih banyak daripada website karena sering di-update. Namun, ada juga situs yang bisa punya halaman lebih banyak dari blog, contohnya adalah website e-commerce atau portal lamaran kerja.
Paling tidak, di situs ada halaman tentang kami dan kontak kami selain homepage-nya.
Contoh blog adalah situs ini sendiri, yaitu farisyudza.com.
Sementara itu, contoh website adalah Oatside. Cek saja, mereka tidak membuat blog sama sekali (hingga artikel ini ditulis).
Blog punya kelebihan di SEO seperti pembangunan topical authority dan organic traffic yang lebih tinggi, serta bisa menjangkau audiens lebih banyak.
Website yang statis dan hanya ada homepage saja, biasanya hanya mendapat traffic dari navigational search intent. Kalau brand-nya masih kecil, tentu belum banyak yang mencarinya.
Blog biasanya dikembangan dengan CMS (content management system) seperti WordPress, Wix, dan Blogspot. Sementara itu, website belum tentu butuh CMS (terutama kalau tidak ingin adanya blog), pengembangan yang dilakukan adalah dengan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan Javascript.
Jawabannya bergantung pada tujuanmu.
Jika kamu ingin merajai sebuah niche dalam pencarian Google dan menjangkau audiens lebih luas lewat SEO, jelas blog lebih baik daripada website.
Namun, kalau kamu hanya ingin paling tidak homepage saja terindeks di Google atau hanya sedikit halaman situs saja yang ada, maka website merupakan pilihan lebih baik. Apalagi kalau budget terbatas untuk merekrut tim editorial/konten dan SEO.
Kalau kamu ingin membuat blog atau website, maka harus punya hosting. Klik tautan ini jika kamu sedang ingin membuat blog atau pun website!
Referensi:
https://www.hostinger.com/tutorials/difference-between-blog-and-website
https://www.wpbeginner.com/beginners-guide/what-is-a-blog-and-how-is-it-different-from-a-website-explained/
https://www.wpbeginner.com/beginners-guide/what-is-a-blog-and-how-is-it-different-from-a-website-explained/
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…