Terdapat banyak studi kasus SEO di dunia ini, termasuk studi kasus SEO di Indonesia. Nah, kali ini pemilik situs ini ingin memberikan sebuah studi kasus SEO, yaitu dari web ini, farisyudza.com.
Pembaca, terutama blogger atau praktisi SEO mungkin pernah kepo tentang “kalau aku update 1 konten per hari gimana ya perkembangannya setelah setahun?” atau “jika saya tidak beli backlink dan fokus di konten saja, bagaimana nanti perkembangan SEO situsnya?”.
Kalau kamu ada di dua kondisi tersebut. Studi kasus SEO ini akan menarik untuk dibaca. Apalagi mungkin pernah ada anggapan bahwa perlu beli backlink agar SEO situsnya berkembang.
Yuk simak studi kasus SEO ini!
Berikut gambaran kondisi farisyudza.com:
Berikut beberapa yang dilakukan oleh pemilik situs:
Dalam on-page SEO, pemilik situs melakukan hal berikut:
Untuk technical SEO, pemilik situs ini menerapkan:
Untuk off-page SEO, pemilik situs ini menerapkan:
Hosting dibeli 31 Mei 2023, jadi bisa diasumsikan farisyudza.com mulai jalan Juni 2024. Ada artikel bekas migrasi dari farisyudzaghifari.com, namun jumlahnya tidak sampai 10.
Saat Juni 2023 silam, klik organiknya hanya mencapai 51, total tayangan di Google juga tidak sampai 1000. Sangat wajar.
Klik organik terbanyak juga masih dari brand situs ini sendiri, yaitu farisyudza.com.
Pada September 2023, klik organik mulai bertambah karena semakin banyak juga laman yang terindeks meski posisi rata-ratanya masih sangat buruk.
Tayangan di Google meningkat drastis.
Navigational masih paling banyak mengingat klik organik paling banyak masih dari farisyudza.com.
Pada Desember 2023, terlihat ada kenaikan klik organik yang cukup signifikan, yaitu 317. Meningkat hampir 4 kali lipat daripada bulan September 2023.
Posisi rata-rata juga jadi jauh lebih baik, yaitu di 18,6.
Tayangan atau impresi paling naik drastis, yaitu dari 1600-an ke 24,6 ribu atau sekitar 15 kali lipat.
Namun, navigational masih menjadi penyumbang klik organik terbanyak.
Pada Mei 2024 atau bulan lalu, farisyudza.com mencatatkan klik organik dan impresi bulanan tertinggi sepanjang sejarah situs ini ada.
Yaitu 1502 klik dan 236692 impresi dalam sebulan. Itu berarti, klik organiknya hampir naik 5 kali lipat dan impresinya naik hampir 10 kali lipat daripada bulan Mei 2023.
Namun, ada penurunan signifikan pada CTR organik.
Selain itu, terlihat bahwa navigational tidak lagi menjadi penyumbang klik terbanyak. Justru artikel dengan tema hidden text menjadi penyumbang klik tertinggi. Kebetulan, artikel tersebut juga ranking 1 di Google pada keyword “hidden text”
Setelah setahun blogging ini, penulis mendapatkan beberapa hal yang bisa disimpulkan:
Tentu ada limitasi pada studi kasus SEO ini, yaitu:
Pemilik situs ini paham bahwa sebenarnya masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab pada studi kasus ini.
Hingga saat ini, pemilik situs ini pun masih rutin update konten untuk membangun topical authority dan tentunya membantu target audiens.
Kalau kamu ingin tahu studi kasus SEO lainnya, coba akses tautan ini.
Jika ingin tahu lebih lanjut soal studi kasus ini, hubungi faris.yudza@gmail.com atau LinkedIn penulis ya. Terima kasih 🙂
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…