Struktur makalah cukup berbeda dengan struktur artikel. Secara sederhana, struktur artikel lebih pendek yaitu pembuka, isi, dan penutup. Dilihat dari kasat mata, sebenarnya makalah juga seperti itu, namun terdapat beberapa tambahan.
Berikut struktur dari makalah.
Cover adalah bagian paling depan dari makalah.
Biasanya, isi dari cover adalah logo dan nama institusi pendidikan, judul, lembaga tempat makalahnya diterbitkan, nama pembuat makalah, serta tahun jadinya makalah.
Kata pengantar tidak hanya ada di buku saja, namun juga ada di makalah.
Biasanya, kata pengantar berisi ucapan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah berkontribusi atas jadinya suatu makalah.
Tujuan dari penelitian juga dibahas secara sekilas di kata pengantar.
Mirip seperti daftar isi pada buku juga, terdapat juga daftar isi pada suatu makalah.
Dengan daftar isi, pembaca makalah jadi bisa langsung mengetahui harus membaca halaman mana serta memperlihatkan flow dari penjelasan makalahnya.
Bagian ini berbeda dengan kata pengantar ya.
Isi pendahuluan adalah:
Asal muasal mengapa makalah dibuat.
Masalah yang akan dibahas di makalahnya.
Tujuan dari makalahnya.
Maksud di sini adalah manfaat yang didapat dari penelitian ini, baik itu untuk penulis makalahnya atau pun objek penelitiannya.
Namanya penelitian, pasti ada metodenya. Bagian ini menjelaskan metode tersebut.
Dalam skripsi, biasanya bab in dipisah dengan pendahuluan, tergantung dari institusinya.
Di jaman kuliah dulu, metode penelitian masuk ke bab III. Bab II justru adalah kajian pustaka/landasan teori.
Bab ini adalah inti yang ingin dibahas pada makalah. Jadi, biasanya bab ini memilki jumlah kata terbanyak dari suatu makalah.
Beberapa bagian dari bab II pembahasan adalah:
Dalam membahas suatu hal teoritis atau ilmiah, pasti wajib ada landasan teorinya.
Contohnya, kalau membahas fluida, maka landasan teorinya adalah persamaan Navier-Stokes dan jika meneliti gravitasi, maka mekanikas klasik bisa ikut dibahas.
Berbeda dengan metode penelitian. Bagian ini fokus pada cara mengumpulkan data (data mining) dan cara mengolahnya.
Misalnya, data didapat dari kuisioner berisikan pertanyaan dan diolah dengan software SPSS, kemudian dianalisa dengan metode anova.
Bagian ini menjelaskan hasil dari penelitian. Contohnya didapatkan bahwa memburuknya visi berkorelasi positif dengan durasi screen time.
Tidak cukup sampai hasil saja. Ada juga bagian analisa yang berisikan mengapa didapatkan hasil penelitian tersebut.
Contohnya, didapatkan dari penelitian bahwa tekanan darah akan semakin naik dengan konsumsi garam yang berlebihan. Hal ini karena garam (natrium) mengikat cairan.
Setelah pembahasan selesai, bab selanjutnya adalah penutup. Wah kok cepat ya? Tentu tidak. Bagian bab II pastinya akan sangat panjang.
Bab ini berisikan kesimpulan dan saran dari penelitiannya.
Bab III harus sesuai isinya dengan bab-bab sebelumnya. Misalnya, untuk membuat kesimpulan, maka kita harus melihat kembali latar belakang dari makalah kita.
Untuk saran, saran di sini adalah saran untuk penelitian lanjutan atau hal yang berhubungan dengan penelitiannya. Misalnya, ada hal yang bisa diteliti lebih lanjut, namun tidak bisa karena adanya keterbatasan/limitasi.
Setelah penutup, bagian selanjutnya adalah daftar pustaka.
Daftar pustaka berisikan referensi yang kamu pakai pada makalah, baik itu dari internet, buku, jurnal, video, dll. Pastinya gunakan referensi yang kredibel.
Tidak hanya sekedar untuk meningkatkan kepercayaan, menggunakan referensi juga menghindarkan kita dari perbuatan plagiarisme.
Tidak semua data atau gambar bisa diletakkan di tengah makalah. Karena itu biasanya ada bagian lampiran setelah daftar pustaka yang berisikan lampiran gambar, data penelitian, dll.
Sebagai pembuat makalah, struktur sangat penting agar makalah kita:
Terlihat mirip dengan mengapa kita harus menggunakan struktur artikel yang benar. Untuk perbedaan artikel dan makalah bisa kamu akses di tautan ini!
Jadi, tidak ada alasan lagi untuk membuat struktur makalah dengan asal-asalan.
Sebuah makalah tidak hanya memperlihatkan kualitas dari cara meneliti, namun juga kualitas pembuatnya secara keseluruhan. Makalah yang niat, berarti penulisnya bisa meneliti dan membuat gagasan yang rapih dan terstruktur.
Yuk buat makalah dengan struktur yang baik!
Karena sekarang AI bisa membuat teks, orang-orang jadi sulit untuk membedakan tulisan AI dan manusia.…
Mendapatkan backlink secara natural pastinya sulit, tetapi rasanya sepadan. Apalagi, jika ternyata backlink yang didapatkan…
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…