Meski biasanya kita baca dalam bentuk tulisan, perbedaan artikel dan berita itu sebenarnya ada loh. Kalau dibaca baik-baik, akan terlihat perbedaannya.
Nah, jadi apa saja perbedaan artikel dan berita?
Tujuan berita adalah menyampaikan suatu peristiwa/informasi terkini secara objektif untuk masyarakat. Sementara itu, tujuan dari artikel ada berbagai macam, seperti:
Gaya penulisan berita biasanya lebih kaku dan satu arah karena fokusnya adalah menyampaikan informasi. Jadi, jangan heran kalau tidak ada sapaan atau bentuk interaksi dengan pembaca saat membaca berita.
Sementara itu, untuk artikel, banyak sekali gaya penulisan yang bisa dipakai, tergantung dari branding dan tujuan dari artikelnya. Gaya penulisan naratif atau deskriptif menjadi teknik yang umum digunakan dalam penulisan artikel.
Memang betul terkadang sekarang berita ada yang mengambil referensi dari media sosial. Namun, salah satu karakteristik dari artikel berita adalah referensinya berasal dari wawancara tokoh atau investigasi mendalam. Bukan sekedar googling saja.
Untuk artikel, biasanya referensi yang digunakan adalah media digital seperti situs di internet atau jurnal yang bisa diakses lewat Google scholar.
Penulis berita biasanya adalah jurnalis atau tim redaksi dari perusahaan beritanya. Sementara, penulis artikel terbuka dari berbagai kalangan, terlepas apa pun latar belakangnya.
Berita berfokus pada fakta dan tidak ada opini (apalagi yang bias) dari penulisnya. Sementara itu, dalam artikel biasanya ada pandangan pribadi/opini dari penulis.
Struktur dari berita biasanya menggunakan inverted pyramid di mana informasi terpenting yang harus diketahui pembaca diberikan terlebih dahulu, sementara informasi trivial berada di paling belakang. Lalu, ada juga aturan 5W1H yang harus dipenuhi.
Sementara itu, struktur artikel sederhana lebih bebas meski standarnya adalah judul-pembuka-isi-penutup. Lalu, tidak semua 5W1H harus terpenuhi di artikel.
Karena berita ada yang cepat “basi”, butuh kecepatan dalam penulisan dan publikasinya. Biasanya berita ini termasuk kategori hard news seperti breaking news berita yang efeknya bersakla nasional atau internasional. Salah satu harga dari berita adalah waktu update-nya. Kalau sering beli koran dulu, pasti harga koran yang jadul sehari saja sudah turun banyak.
Kalau waktu penulisan artikel? Bebas saja, apalagi kalau topik yang dibahas bersifat evergreen.
Meski artikel dan berita sama-sama dalam bentuk tulisan, keduanya punya karakteristik yang unik. Contohnya adalah berita fokus pada fakta, sementara artikel biasanya punya opini/pandangan pribadi dari penulisnya.
Kalau kamu, lebih suka menulis artikel atau berita?
Tambahan, untuk perbedaan artikel dan makalah bisa kamu ketahui di tautan ini. Sementara itu, perbedaan artikel dan jurnal ilmiah bisa kamu akses di sini.
Happy writing!
Referensi:
https://fairgaze.com/fgnews/the-difference-between-article-and-news_193124.html
Google Autocomplete adalah fitur Google Search yang menampilkan prediksi kata atau frasa ketika pengguna mulai…
Selamat hari blogger nasional! Hari blogger nasional bertepatan pada tanggal 27 Oktober 2026. Bagaimana sejarahnya?…
Membuka usaha kuliner melalui badan usaha memiliki kebutuhan administrasi yang berbeda dibandingkan bisnis perorangan. Ketika…
Kompres gambar merupakan salah satu langkah optimasi website yang sering dilakukan untuk mengurangi ukuran file…
Majas alegori adalah gaya bahasa yang menyampaikan makna melalui cerita, gambaran, atau rangkaian lambang yang…
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata seperti "terbaik", "tertinggi", "tercepat", atau "paling besar" untuk…