Di dunia ini, tidak hanya ada satu jenis artikel saja loh. Ada banyak sekali jenis media tulisan ini.
Berikut beberapa jenis artikel. Kalau kamu, suka menulis artikel yang mana?
Artikel narasi adalah artikel yang bertujuan untuk membuat suatu narasi dengan sistematis dan kronologis, sehingga alur tulisannya mudah dipahami oleh pembaca.
Jenis artikel ini sering ditemukan pada media berita atau blogger yang sedang menceritakan pengalamannya.
Seperti namanya, artikel deskriptif adalah artikel yang menggambarkan sesuatu secara detail, mungkin penggambarannya bisa mirip dengan bagaimana novelis menceritakan latar dari novelnya.
Terkadang, artikel ini bisa disangka sebagai artikel ulasan, namun perbedaannya, ulasan bertujuan untuk mengulas, bukan sekedar mendeskripsikan produk/jasa.
Mungkin kamu pernah bertemu artikel ini saat di masa sekolah silam.
Artikel eksposisi memiliki kemiripan dengan narasi, namun ada bukti kuat untuk membahas persoalan pada artikel ini.
Karena itu, tidak heran jenis artikel ini sering muncul pada tes TOEFL.
Artikel ilmiah populer adalah karya tulis yang biasanya dipublikasikan di media massa dan bertujuan untuk membahas suatu hal.
Biasanya, artikel ini panjangnya pendek dan tidak menggunakan referensi sama sekali serta memakai bahasa umum agar bisa menjangkau masyarakat luas.
Kalau kamu suka menulis artikel dibayar di media online, bisa saja sebenarnya kamu sedang menulis artikel dengan jenis ini.
Artikel ilmiah punya ciri khas di strukturnya, yaitu: judul-abstrak-pendahuluan-metode-hasil-diskusi-kesimpulan-saran-daftar pustaka.
Fungsi dari artikel ini adalah untuk menjabarkan hasil penelitian. Jadi, tidak heran akademisi sering membuat artikel ilmiah.
Artikel opini adalah artikel yang berisikan opini, biasanya terhadap suatu isu. Contohnya adalah surat pembaca di media massa atau kritik konstruktif di media sosial/microblog.
Tujuan dari artikel ini adalah menyampaikan opini saja, namun bisa jadi ada tujuan persuasif di dalamnya.
Artikel persuasi adalah artikel yang bertujuan untuk membujuk/mengajak pembacanya untuk melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penulisnya.
Karena itulah, jenis artikel ini lumrah dipakai dalam marketing. Contohnya, penyematan call to action pada penutup artikelnya. Diawali dulu dengan narasi atau penjelasan masalah agar tidak terkesan “jualan banget”.
Artikel argumentasi adalah artikel yang bertujuan untuk menyampaikan argumen dan meyakinkan pembaca agar setuju dengan argumennya.
Terkadang, jenis artikel ini dipakai untuk kegiatan marketing dan suka bercampur dengan artikel persuasif.
Namun, artikel opini juga bisa termasuk dalam artikel argumentasi jika ada poin argumen yang ingin dipertegas.
Suka menulis review produk? Artikel ini mungkin salah satu senjata andalan marketer dalam kampanye pemasaran yang mereka lakukan, biasanya dalam bentuk user-generated content.
Tujuan artikel review adalah sebagai social proof agar calon pembeli yakin dengan produk/jasa.
Artikel ringan adalah artikel yang punya pembahasan ringan alias tidak terlalu dalam, sehingga bisa dibahas siapa saja dan umumnya tidak banyak dalam segi jumlah kata.
Jenis artikel ini lumrah ditemukan pada blog dan media sosial.
Artikel SEO adalah artikel yang dibuat sedemikian rupa, sehingga mudah dipahami oleh mesin pencari serta memenuhi search intent dari user.
Banyak sekali permintaan untuk artikel ini loh karena membangun topical authority tidaklah mudah.
Artikel tutorial berisikan cara atau how to dalam menerapkan suatu hal.
Biasanya, artikel ini memiliki gambar atau embedded video agar penjelasannya bisa lebih dimengerti oleh pembaca.
Jenis artikel ini banyak ditemukan pada niche yang praktikal seperti memasak, teknik, dan olahraga.
Sebelum menentukan jenis artikel yang tepat, tentukan dulu tujuan dari artikelnya.
Contohnya, kalau butuh social proof, jelas artikel review berupa user-generated content adalah pilihan terbaik.
Kalau mau menyuarakan opini terhadap isu, maka artikel yang tepat adalah artikel opini.
Sebelum menulis, coba riset dulu contoh jenis artikel yang ingin kamu tulis.
Beberapa hal yang bisa kamu cek:
Tentu saja, hal paling dasar bagi penulisan apa pun adalah memahami target audiens.
Pastikan kamu sudah mengetahui siapa target audiensmu.
Setiap jenis artikel itu tidak ada yang terbaik karena masing-masing punya keunikan.
Artikel opini sangat cocok bagi kamu yang suka beropini, sementara artikel review adalah sarana marketing yang tepat untuk membangun social proof.
Kalau kamu, paling sering menulis artikel apa? Kalau pemilik blog ini sering menulis artikel narasi dan persuasi karena mau monetisasi 🙂
Referensi:
https://wordsmithgroup.com/id/5-jenis-artikel/
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-sidoarjo/baca-artikel/15593/Jenis-Jenis-dan-Cara-Penulisan-Artikel.html
Terdapat klaim bahwa CTR menurun untuk halaman yang menarget informational intent. Salah satu cara untuk…
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah banyak hal dalam dunia digital,…
Kamu lagi cari perusahaan shipping dan logistik untuk berbagai urusan seperti ekspor? Mau kirim barang…
Apakah bisnismu sudah menerapkan digital marketing? Jika belum, maka kamu bisa tertinggal dari kompetitor. Sekarang…
Salah satu cara agar kita punya penghasilan pasif adalah lewat investasi atau trading saham. Capital…
Memiliki website di era digital bukan lagi sekadar gengsi atau formalitas. Banyak pemilik bisnis yang…