Digital Marketing

Top-Level Domain – Apa Pilihan Ekstensi Domainmu?

Saat kita memilih nama domain, bukan sekedar www.(namadomain).com saja yang ditentukan (second level domain), tetapi juga top-level domain-nya. Bahkan ada beberapa syarat lomba blog tertentu yang mewajibkan domain yang TLD atau punya top-level domain.

Top-level domain itu bukan berarti domain level atas loh. Yuk simak artikel ini lalu tentukan pilihan TLD mana yang paling cocok untukmu!

Apa Itu Top-Level Domain/TLD?

Top-level domain atau biasa disingkat TLD adalah bagian terakhir dari sebuah nama domain. Terkadang, TLD disebut juga sebagai ekstensi dari sebuah domain.

Contohnya pada domain https://farisyudza.com, .com adalah top-level domain-nya.

Dari struktur di atas:

  • https:// adalah protocol
  • farisyudza adalah second-level domain (SLD)
  • .com adalah top-level domain (TLD)

Terkadang ada juga subdomain pada struktur URL tersebut, contohnya adalah blog.blabla,com.

Tipe Top-Level Domain

Top-level domain tidak hanya .com saja loh, ada juga beberapa tipe lainnya seperti:

a. Generic TLD (gTLDs)

Generic TLD bisa dimiliki oleh semua orang dan merupakan ekstensi paling umum di dunia internet.

Dikutip dari Semrush, generic TLD paling populer adalah:

  • .com
  • .org
  • .net

Biasanya, .com digunakan untuk bisnis atau situs secara umum, .org untuk organisasi, dan .net untuk networking.

Per tahun 2011, perusahaan bisa membuat generic TLD-nya sendiri, contohnya:

  • .google
  • .amazon
  • .apple

Pada tahun 2014, geoTLD diperkenalkan untuk situs yang punya karakteristik khusus seperti geografis, geopolitik, bahasa, budaya, dan komunitas. Kalau dilihat, sangat mirip dengan local SEO.

GeoTLD termasuk bagian dari generic TLD karena registrasinya tidak dibatasi.

Contoh dari geoTLD adalah:

  • .berlin
  • .london
  • .amsterdam

b. Generic-Restricted-Top-Level Domain (grTLDs)

grTLDs mirip dengan gTLDs, bedanya aksesnya lebih terbatas untuk kegunaan tertentu.

Contoh ekstensi dari grTLDs adalah:

  • .biz
  • .name
  • .pro

Biasaya .biz dipakai oleh perusahaan bonafid. Laman untuk affiliate marketing tidak bisa memakai top-level domain ini.

c. Sponsored  Top-Level Domain (sTLD)

sTLD biasanya dipakai oleh organisasi privat atau pemerintah.

Contoh ekstensinya:

  • .gov
  • .museum
  • .mil
  • .sch
  • .edu

Kelebihan dari sTLD adalah user bisa langsung paham gambaran situs dan kredibilitas cepat terbangun. Contohnya, kalau .gov, orang pasti tahu kalau situs tersebut dikelola oleh pemerintah.

d. Country-Code Top-Level Domain (ccTLD)

Mungkin mirip dengan geoTLD, tetapi ccTLD spesifik khusus ke negara tertentu.

Jadi, domain yang menggunakan ekstensi ini langsung ketahuan berasal dari negara mana.

Contohnya:

  • .id (Indonesia)
  • .au (Australia)
  • .jp (Jepang)
  • .ca (Kanada)
  • .br (Brazil)
  • .us (Amerika Serikat)
  • .uk (Inggris)
  • .de (Jerman)
  • .fr (Prancis)
  • .ie (Irlandia)
  • .io

Fun fact, TLD .io biasanya dipakai oleh perusahaan teknologi dan ekstensi seperti .es (Spanyol) dan .ly (Libya) digunakan juga oleh perusahaan, sehingga Google memperlakukan ccTLDs sebagai gTLDs.

e. Test Top-Level Domain (tTLDs)

tTLDs biasanya dipakai untuk testing dan development saja.

TLD tipe ini tidak bisa didaftarkan, sehingga tidak perlu khawatir ada nama domain yang duplikat.

Contoh tTLDs adalah:

  • .test
  • .example
  • .invalid
  • .localhost

f. Infrastructure Top-Level Domain 

TLD jenis ini memiliki ekstensi .arpa dan merupakan top-level domain pertama sepanjang sejarah. Biasanya, tipe TLD ini dipakai dengan tujuan untuk infrastruktur.

Apakah Top-Level Domain Berpengaruh pada SEO?

Top-level domain sebenarnya bukan merupakan Google ranking factor, bahkan meletakkan keyword di TLD juga tidak berpengaruh pada ranking di SERP, tetapi, ingat bahwa ada geoTLDs dan ccTLDs yang merujuk pada lokasi, kota, atau negara tertentu.

Jika menargetkan pencarian lokal, akan lebih baik untuk menggunakan top-level domain yang sesuai seperti kalau menarget orang Australia, maka pakai top-level domain .au.

Sebenarnya TLD juga berhubungan dengan kepercayaan. Menurut studi pada tahun 2022, .com dan .org adalah top-level domain yang paling dipercaya di dunia internet.

Ada juga beberapa TLD yang kurang bisa dipercaya. Menurut Syementac (perusahaan perangkat lunak komputer), berikut beberapa TLD yang kurang terpercaya:

  • .country
  • .stream
  • .download
  • .xin
  • .gdn
  • .racing
  • .jetzt
  • .win
  • .bid
  • .vip
  • .ren
  • .kim
  • .loan
  • .mom
  • .party
  • .review
  • .trade
  • .wang
  • .date
  • .accountants

Jadi, pilihlah TLD dengan bijak!

Mengapa Top-Level Domain Penting?

Sebenarnya, top-level domain itu penting bukan agar ranking lebih mudah di SERP, tetapi untuk memberikan user tentang gambaran situs kita dan meningkatkan kepercayaan mereka.

Jika untuk bisnis atau blogging, TLD .com bisa jadi pilihan yang bagus. Sementara kalau ingin membuat situs organisasi, maka pakailah TLD .org.

Bagaimana dengan penargetan geografis seperti local SEO? Kita bisa memakai TLD yang berhubungan dengan negara. Contohnya, kalau menarget user di Indonesia, maka pakailah TLD .id.

Yuk Pilih Top-Level Domain dengan Baik dan Bijak!

Tergantung tujuan kita, menentukan top-level domain bisa jadi langkah krusial untuk mencapai goal kita.

Contohnya, kalau hanya menarget audiens persona dengan demografi Indonesia, maka TLD .id bisa jadi pilihan yang bagus. Sementara, kalau untuk develop, maka tTLDS meruapakan opsi terbaik.

Penulis sendiri paling senang dengan top-level domain .com karena generic dan bisa menarget audiens yang jauh lebih luas. Bagaimana denganmu? Apa TLD yang menjadi pilihanmu?

Sumber:

https://www.semrush.com/blog/top-level-domains/

https://www.cloudflare.com/learning/dns/top-level-domain/

https://www.techopedia.com/definition/1348/top-level-domain-tld

Author

One thought on “Top-Level Domain – Apa Pilihan Ekstensi Domainmu?

  • Sama sih, dr awal bikin, pake nya juga .com mas.krn merasa itu udah familier aja . Tapi setelah baca ini aku jadi tahu ada banyak jenisnya yaaa, malah sampe ada yg kurang dipercaya juga. Tapi kalo lihat pilihan tld yg kurang dipercaya, memang langsung curiga gitu bacanya . Kayak link spam yg banyak dipake

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *