Digital MarketingKepenulisan

Keyword Cannibalization – “Kanibal” dalam Dunia SEO?

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya saat memakai Yoast. Kok saat kita pakai focus keyphrase yang pernah dipakai kok di-warning sama Yoast ya? Nah, sebenarnya kita diberi peringatan seperti itu agar tidak terjadi keyword cannibalization alias kanibalisasi keyword.

Loh kok kanibal? Maksudnya apa tuh memakan satu sama lain?

Apa Itu Keyword Cannibalization?

Keyword cannibalization atau kanibalisasi keyword adalah kondisi di mana dua laman atau lebih menarget pembahasan/kueri penelusuran yang sama, sehingga saling bersaing satu sama lain di SERP untuk ranking.

Jadi, bisa dibilang persaingan yang “tidak sehat” ini dapat “memakan” laman satu sama lain.

Penyebab Keyword Cannibalization

Beberapa penyebab kanibalisasi keyword adalah:

  • Topik pembahasan yang mirip, bahkan hampir duplikat
  • Mempublikasi laman baru tanpa redirect laman yang lama
  • Membuat path yang berbeda di kategori produk yang sama
  • Mengoptimasi laman yang mirip dengan fokus kata kunci yang sama
  • Tidak mengoptimasi laman pada subdirektori
  • Jumlah laman yang banyak atau situs besar, sehingga ada skip kalau pernah membahas konten yang mirip

Contoh Keyword Cannibalization

Contohnya pada kueri penelusuran hotel dua (lihat featured image), Tripadvisor muncul dua kali di SERP.

Hal ini tentunya merugikan laman Tripadvisor yang punya rank lebih di bawah.

Intinya, jika dua atau tiga situs yang sama muncul di SERP dengan kueri penelusuran yang sama. Itu adalah keyword cannibalization.

Mengapa Keyword Cannibalization Buruk untuk SEO?

Mungkin kita merasa senang karena ada dua laman atau lebih dari situs kita yang ranking dalam SERP dengan kueri yang sama. Namun, sebenarnya Google mengalami kebingungan tentang mana laman dari situsmu yang lebih penting untuk ranking.

Bayangkan jika money page kita justru punya rank lebih di bawah dibanding “laman fondasi” yang tujuannya bukan untuk convertion. Rasanya agak disayangkan bukan? Padahal harusnya convert, tetapi karena rank lebih di rendah, sehingga tidak diklik user yang berakibat potensi convertion sirna.

Bagaimana Cara Menemukan Keyword Cannibalization?

a. Googling

Jika kita pernah membuat konten yang mirip, coba googling bersamaan dengan brand nama domain kita. Kalau laman kita keluar lebih dari satu di SERP, berarti ada kanibalisasi keyword.

b. Semrush

Semrush punya cannibalization report dan tracking kanibalisasi keyword.

c. Google Search Console

Di performance, kita bisa menambah kueri di samping tanggal.

Jika dari kueri yang kita ketik muncul lebih dari satu laman, maka ada kanibalisasi keyword yang terjadi.

Cara Mengatasi Keyword Cannibalization

Pada intinya, solusi dari kanibalisasi keyword adalah memberi tahu Google mana laman prioritas yang harus di-rank:

Terdapat beberapa solusi dari kanibalisasi keyword, yaitu:

a. Redirect

Kalau ada beberapa laman dengan bahasan yang mirip, kita bisa melakukan redirect dari laman yang bukan prioritas ke laman yang diprioritaskan untuk ranking.

Jangan lupa refresh konten yang jadi fokus jadi arah redirect dengan info yang terdapat pada laman non prioritas.

Setelah redirect selesai, jangan lupa untuk remove tautan situs non prioritas dari sitemap dan update internal link ke laman prioritas.

b. Canonical Tag

Beberapa laman yang mirip seperti produk dan landing page untuk pay-per-click berpotensi terjadi kanibalisasi keyword. Solusi yang bisa digunakan adalah canonical tag.

Pasang canonical tag di laman yang diprioritaskan untuk ranking di Google SERP.

c. Optimasi Link

Pemasangan anchor text berisi internal link juga dapat memperbaiki masalah kanibalisasi keyword.

Contohnya, ada sesi kopi panas, dan kopi susu panas. Namun, kopi panas punya laman lebih banyak daripada kopi susu panas. Jadi, untuk memberi tahu Google laman prioritas kopi susu panas, kita bisa menggunakan anchor text kopi panas yang isi tautannya mengarah ke kopi susu panas.

d. Revisi Konten

Ingat bahwa penyebab dari kanibalisasi keyword adalah menarget keyword yang sama pada berbagai laman. Karena itulah, merevisi konten bisa jadi solusinya.

Perhatikan:

Revisi konten secara detail sekaligus keyword yang ditarget untuk mengatasi keyword cannibalization!

e. Noindex Tag

Noindex tag adalah HTML tag yang memberi instruksi ke Google agar tidak mengindeks laman yang dipasangi tag ini.

Pasang tag ini di laman yang bukan prioritas untuk ranking di Google SERP.

Bagaimana Cara Mencegah Keyword Cannibalization?

Dari penyebab kanibalisasi keyword, sebenarnya, cara pencegahan masalah ini cukup jelas, yaitu:

  • Jangan memisahkan pembuatan konten dengan topik yang terlalu berdekatan
  • Lakukan keyword cluster dan mapping dengan benar
  • Analisa SERP dari keyword cluster yang dibuat. Apakah isi SERP sama atau berbeda?
  • Memperhatikan warning dari Yoast
  • Buat dan audit content plan dengan seksama/hati-hati

Semakin besar suatu situs, akan semakin berisiko untuk mengalami masalah ini. Jadi, jangan lupa audit secara berkala dan lihat content plan dengan baik.

Dalam SEO, Bersaing dengan Diri Sendiri Itu Merugikan!

Mungkin, ada kalimat motivasi bahwa saingan hidup atau lawan terbesar dalam hidup adalah diri sendiri, sehingga jadi bahan bakar agar kita bisa improve ke arah yang lebih baik. Namun, dalam dunia SEO justru sebaliknya. Bersaing dengan “diri sendiri” alias dengan laman sendiri di SERP justru akan merugikan.

Memang benar ada cara untuk mengatasi ini. Namun, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Untuk yang situsnya mulai tumbuh besar atau “rawan” seperti e-commerce atau online shop, yuk mulai perhatikan soal keyword cannibalization!

Happy optimizing!

Referensi:

https://yoast.com/keyword-cannibalization/#:~:text=Keyword%20cannibalization%20means%20that%20you,them%20for%20the%20same%20keyphrase.

https://www.semrush.com/blog/keyword-cannibalization-guide/#how-to-fix-keyword-cannibalization

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *