Mungkin kamu pernah bertanya-tanya saat memakai Yoast. Kok saat kita pakai focus keyphrase yang pernah dipakai kok di-warning sama Yoast ya? Nah, sebenarnya kita diberi peringatan seperti itu agar tidak terjadi keyword cannibalization alias kanibalisasi keyword.
Loh kok kanibal? Maksudnya apa tuh memakan satu sama lain?
Keyword cannibalization atau kanibalisasi keyword adalah kondisi di mana dua laman atau lebih menarget pembahasan/kueri penelusuran yang sama, sehingga saling bersaing satu sama lain di SERP untuk ranking.
Jadi, bisa dibilang persaingan yang “tidak sehat” ini dapat “memakan” laman satu sama lain.
Beberapa penyebab kanibalisasi keyword adalah:
Contohnya pada kueri penelusuran hotel dua (lihat featured image), Tripadvisor muncul dua kali di SERP.
Hal ini tentunya merugikan laman Tripadvisor yang punya rank lebih di bawah.
Intinya, jika dua atau tiga situs yang sama muncul di SERP dengan kueri penelusuran yang sama. Itu adalah keyword cannibalization.
Mungkin kita merasa senang karena ada dua laman atau lebih dari situs kita yang ranking dalam SERP dengan kueri yang sama. Namun, sebenarnya Google mengalami kebingungan tentang mana laman dari situsmu yang lebih penting untuk ranking.
Bayangkan jika money page kita justru punya rank lebih di bawah dibanding “laman fondasi” yang tujuannya bukan untuk convertion. Rasanya agak disayangkan bukan? Padahal harusnya convert, tetapi karena rank lebih di rendah, sehingga tidak diklik user yang berakibat potensi convertion sirna.
Jika kita pernah membuat konten yang mirip, coba googling bersamaan dengan brand nama domain kita. Kalau laman kita keluar lebih dari satu di SERP, berarti ada kanibalisasi keyword.
Semrush punya cannibalization report dan tracking kanibalisasi keyword.
Di performance, kita bisa menambah kueri di samping tanggal.
Jika dari kueri yang kita ketik muncul lebih dari satu laman, maka ada kanibalisasi keyword yang terjadi.
Pada intinya, solusi dari kanibalisasi keyword adalah memberi tahu Google mana laman prioritas yang harus di-rank:
Terdapat beberapa solusi dari kanibalisasi keyword, yaitu:
Kalau ada beberapa laman dengan bahasan yang mirip, kita bisa melakukan redirect dari laman yang bukan prioritas ke laman yang diprioritaskan untuk ranking.
Jangan lupa refresh konten yang jadi fokus jadi arah redirect dengan info yang terdapat pada laman non prioritas.
Setelah redirect selesai, jangan lupa untuk remove tautan situs non prioritas dari sitemap dan update internal link ke laman prioritas.
Beberapa laman yang mirip seperti produk dan landing page untuk pay-per-click berpotensi terjadi kanibalisasi keyword. Solusi yang bisa digunakan adalah canonical tag.
Pasang canonical tag di laman yang diprioritaskan untuk ranking di Google SERP.
Pemasangan anchor text berisi internal link juga dapat memperbaiki masalah kanibalisasi keyword.
Contohnya, ada sesi kopi panas, dan kopi susu panas. Namun, kopi panas punya laman lebih banyak daripada kopi susu panas. Jadi, untuk memberi tahu Google laman prioritas kopi susu panas, kita bisa menggunakan anchor text kopi panas yang isi tautannya mengarah ke kopi susu panas.
Ingat bahwa penyebab dari kanibalisasi keyword adalah menarget keyword yang sama pada berbagai laman. Karena itulah, merevisi konten bisa jadi solusinya.
Perhatikan:
Revisi konten secara detail sekaligus keyword yang ditarget untuk mengatasi keyword cannibalization!
Noindex tag adalah HTML tag yang memberi instruksi ke Google agar tidak mengindeks laman yang dipasangi tag ini.
Pasang tag ini di laman yang bukan prioritas untuk ranking di Google SERP.
Dari penyebab kanibalisasi keyword, sebenarnya, cara pencegahan masalah ini cukup jelas, yaitu:
Semakin besar suatu situs, akan semakin berisiko untuk mengalami masalah ini. Jadi, jangan lupa audit secara berkala dan lihat content plan dengan baik.
Mungkin, ada kalimat motivasi bahwa saingan hidup atau lawan terbesar dalam hidup adalah diri sendiri, sehingga jadi bahan bakar agar kita bisa improve ke arah yang lebih baik. Namun, dalam dunia SEO justru sebaliknya. Bersaing dengan “diri sendiri” alias dengan laman sendiri di SERP justru akan merugikan.
Memang benar ada cara untuk mengatasi ini. Namun, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?
Untuk yang situsnya mulai tumbuh besar atau “rawan” seperti e-commerce atau online shop, yuk mulai perhatikan soal keyword cannibalization!
Happy optimizing!
Referensi:
https://yoast.com/keyword-cannibalization/#:~:text=Keyword%20cannibalization%20means%20that%20you,them%20for%20the%20same%20keyphrase.
https://www.semrush.com/blog/keyword-cannibalization-guide/#how-to-fix-keyword-cannibalization
Ketika sedang ingin mengetahui siapa untuk ditanya atau rujukan bagi ilmu SEO, maka Anda bisa…
Membangun Minimum Viable Product (MVP) untuk SaaS membutuhkan infrastruktur server yang stabil sekaligus efisien dari…
Bridge dari Kebiasaan Membaca Personal Blog dan Konten Naratif Mendalam ke Pengalaman JRPG Modern: Mengapa…
Traffic website turun biasanya jadi alarm atau peringatan, terutama bagi pengurus website atau SEO specialist.…
Alhamdulillah, saya menjadi pemenang Pintu Blog competition. Artikelnya ada pada tautan ini. Semoga bisa jadi…
Terdapat berbagai jenis backlink, tidak sekedar tautan yang mengarah ke situs kita saja dalam bentuk…